Yuk Pahami Penyakit Pembengkakan Jantung Disebabkan Oleh Apa Saja

Waktu Baca: 4 menitRabu, 18 Agustus 2021 08:33 WIB
penyakit pembengkakan jantung
Sumber: healthmint.co.au

HappyFams mungkin belum pernah mendengar tentang kondisi pembengkakan jantung, yaitu kondisi ukuran jantungnya membesar dibandingkan ukuran normalnya. Kondisi tersebut secara medis dikenal dengan istilah kardiomegali (cardiomegaly). Yuk kenali lebih dalam supaya lebih paham di kemudian hari!

Membesarnya ukuran jantung tersebut bukanlah sebuah deretan penyakit, namun adanya pembengkakan merupakan tanda akan kondisi klinis atau adanya penyakit tertentu. Berdasarkan sebab pembengkakannya, kardiomegali dibagi menjadi 2 jenis.

Pertama adalah kardiomegali dilatasi atau pembengkakan karena otot-otot jantungnya mulai melonggar, ini akan membuat kondisi bilik otomatis membesar. Kedua adalah kardiomegali hipertrofi, atau terjadi penebalan pada otot jantung.

Kenali Pembengkakan Jantung Akibat Apa Saya Yuk!

BACA JUGA:

Adanya perbedaan ukuran jantung dari ukuran normal bisa terjadi karena faktor bawaan atau berkembang seiring bertambahnya usia. Perkembangan ketika usia bertambah ini disebabkan oleh berbagai hal, termasuk pola makan dan gaya hidup.

Pada dasarnya bengkak karena penebalan otot jantung bisa terjadi karena kondisi apa saja, terlebih apabila memerlukan tenaga otot ekstra untuk memompa darah. Sama seperti ketika olah raga, otot bisa terlatih dan bertambah besar ketika sering digunakan.

Kondisi paling sering yang menyebabkan penebalan ototnya tersebut adalah tekanan darah tinggi. Adanya penyempitan pada alteri akibat timbunan lemak membuat otot bekerja lebih keras untuk memompa darah, akibatnya besar potensi terjadi pembengkakan.

Kondisi lainnya yang menjadi penyebabnya adalah adanya kerusakan pada otot jantung, kerusakan tersebut mengakibatkan lemahnya otot-otot jantungnya dalam memompa darah. Efeknya adalah bilik menjadi lebih besar dari biasanya.

Kondisi lainnya yang menjadi pemicunya adalah kurang berfungsinya katup, sehingga darah bisa mengalir kembali ke jantung. Kondisi tersebut mengharuskan jantung memacu lebih kuat agar alirannya bisa lebih stabil dan dalam jangka panjang terjadilah pembengkakan.

Pembengkakan jantung disebabkan oleh gagalnya katup tersebut akan menyebabkan terjadinya kardiomegali hipertropi, atau bengkak karena penebalan otot-otot. Kondisi ini perlu diwaspadai, karena bisa berefek pada ketersediaan oksigen dalam tubuh.

Terdapat beberapa kondisi lainnya yang menjadi penyebab terjadinya bengkak, seperti obesitas, anemia, jantung koroner, dan kehamilan. Beberapa perilaku atau kebiasaan buruk juga bisa menjadi penyebab terjadinya gangguan pada organ vital ini.

Sedangkan perilaku yang baik dapat menjaga jantung lebih sehat lagi, contoh paling sederhana adalah rutin berolahraga. Olahraga bagus untuk kesehatan jantung seperti olahraga lari pagi, karena melatih jantung memicu secara teratur dan melancarkan aliran darah. Selain itu juga bisa membantu membentuk tubuh agar lebih bugar dan sehat.

Pembengkakan Jantung Gejala Penyakit Apa?

penyakit pembengkakan jantung

Pada awal pembahasan, HappyFams telah mendapatkan informasi bahwa adanya pelebaran ukuran atau bengkak pada organ vital satu ini bukanlah sebuah penyakit. Bengkaknya jantung adalah sebuah respons terhadap kondisi tubuh tertentu.

Contohnya, pada kondisi kardiomegali hipertropi atau penebalan pada otot menjadikan indikasi adanya proses pacu yang berlebihan. Proses pacu berlebihan ini bisa menjadi tanda akan adanya suatu penyakit tertentu, seperti darah tinggi atau masalah pada katup.

Begitu juga pada kondisi pelebaran karena ototnya melemah, bisa menjadi pertanda adanya masalah pada kesehatan otot jantung. Seperti kurangnya pasokan oksigen pada otot, adanya beberapa penyakit tertentu, dan berbagai kondisi lainnya.

Pembengkakan jantung adalah sebuah tanda bahwa kondisi tubuh tidak sedang baik-baik saja, terlebih apabila kondisi ini terjadi seiring bertambahnya usia. Karenanya apabila HappyFams menemui gejala-gejala adanya pembengkakan segeralah berkonsultasi pada dokter.

Beberapa gejala yang sering dialami oleh penderita adalah sesak nafas, biasanya terjadi dan terasa ketika tubuh tidur terlentang. Penambahan berat badan juga bisa menjadi indikator adanya masalah pada jantung, karena pertambahan volume tubuh menyebabkan pertambahan berat.

HappyFams juga bisa mendeteksinya melalui irama atau detak jantung, bisa melakukan pengukuran secara manual atau menggunakan alat. Apabila ada lonjakan detak atau irama kurang teratur, ada indikasi tinggi bahwa telah terjadi pelebaran.

Beberapa tanda sederhana tadi bisa HappyFams pantau dan terlihat secara jelas untuk secara mandiri. Apabila sudah mendapati tanda-tanda, bersegeralah menemui dokter untuk diperiksa lebih lanjut dan mendapatkan perawatan yang sesuai.

Selain perawatan, HappyFams bisa melakukan pencegahan secara dini, seperti menjaga pola hidup seimbang dan sehat. Salah satunya adalah rutin dalam berolahraga, misalnya 3 kali seminggu atau 2 kali seminggu. Jaga juga pola istirahat, jangan sampai kurang istirahat.

Menjaga kesehatan memang lebih baik daripada mengobati, namun juga harus jeli terhadap beberapa gejala pada tubuh. Adanya kondisi pembengkakan jantung merupakan sebuah tanda bahwa tubuh sedang dalam kondisi tidak baik-baik saja, segera konsultasikan ke dokter.

Semoga kita semua terhindar dari penyakit ini ya HappyFams.

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "Yuk Pahami Penyakit Pembengkakan Jantung Disebabkan Oleh Apa Saja"
related post
Ini Dia Nih Bahaya Gula Darah Rendah Maupun Tinggi, Bisa Mematikan!

Sudah bukan rahasia lagi bahwa bahaya gula darah merupakan penyebab penyakit diabetes yang dapat berdampak ... Lanjut Baca

Hubungan Toxic Itu Gimana Sih & Bagaimana Cara Melepas Hubungan Toxic?

Hubungan toxic menjadi hubungan yang tidak baik untuk kesehatan fisik maupun mental pasangan. Bila HappyFams ... Lanjut Baca

Menjaga Pola Hidup Sehat Dan Bersih Anak Terlepas Dari Penyakit

Sebagai orang tua yang peduli terhadap pola hidup sehat, maka perlu pula untuk menerapkan pola ... Lanjut Baca