Tips Membedakan Masker Palsu Dan Asli Yang Beredar Di Masyarakat

Waktu Baca: 4 menitMinggu, 18 Juli 2021 08:34 WIB
membedakan masker palsu dan asli
Sumber: xframe.io

Cara membedakan masker palsu menjadi hal yang harus dipahami, bukan hanya mencuci tangan, cara lain yang harus diterapkan agar bisa terhindar dari virus COVID-19 adalah menggunakan masker.

Jika dulunya hanya ada beberapa merek masker di pasaran, sekarang HappyFams bisa menemukan banyak masker bertebaran di pasaran. Sebagai pembeli, jangan sampai HappyFams terkecoh dan membeli masker palsu.

Banyak pedagang nakal yang menjual masker tidak asli pada pelanggan. Sayangnya, tidak banyak orang yang mengetahui perbedaan antara masker palsu dan masker yang asli. Dan juga ternyata terlalu lama menggunakan masker palsu maupun asli bisa menimbulkan jerawat berlebih karena masker lho!

Tips Membedakan Masker Palsu dan Asli

Ada beberapa cara yang bisa HappyFams lakukan untuk membedakan masker yang palsu serta asli di tengah pasar sekarang ini. berikut beberapa cara yang dapat HappyFams lakukan, seperti:

1. Bakar lapisan tengah masker

Umumnya, masker sekali pakai atau masker bedah memiliki lapisan khusus yang berguna untuk menyaring bakteri, debu dan virus.

Pada bagian dalam masker bedah bisa HappyFams ambil, HappyFams bisa memperhatikan, apakah ketika dibakar menggunakan korek, masker meleleh serta tidak terbakar maka artinya itu adalah masker asli.

BACA JUGA:

2. Menuang air ke masker

Selain membakar masker, cara untuk membedakan masker palsu dari tepung dan masker asli bisa dengan menuangkan air pada masker. Tuangkan air ke masker dengan jumlah cukup banyak.

Masker bedah yang asli akan bisa menahan air dengan jumlah lebih banyak serta tidak mudah bocor. Beda dengan masker palsu yang dibuat dari tepung, hanya bisa menahan sedikit air dan tidak bisa menahan kebocoran.

Lapisan anti air pada masker bertujuan agar ketika orang yang mengenakan masker sedang sakit dan bersin, masker tidak melepaskan virus yang berasal dari penderita, sehingga penting memilih masker medis yang dapat menahan air.

3. Tes bernapas

membedakan masker palsu

Mungkin HappyFams sudah sering mendengar mengenai tes bernapas ini. tes bernapas dapat HappyFams lakukan dengan menggunakan masker. Ketika menggunakan masker, HappyFams bisa menyalakan korek di luar.

Jika HappyFams bisa meniup api korek atau mematikan korek tersebut, berarti masker tersebut palsu. Masker yang asli tentu saja sulit digunakan untuk memadamkan api karena terdapat bahan khusus untuk menahan cairan, sehingga akan sulit memadamkan api.

4. Memperhatikan material yang digunakan

Banyak masker palsu merk yang sulit dibedakan. Salah satu cara membedakannya dengan memperhatikan material yang digunakan.

Masker bedah menggunakan material khusus dengan nama SMS yakni Spunbond, Meltlown serta Spunbond. HappyFams bisa mencermati, apakah masker medis yang dibeli mempergunakan material tersebut.

Seringnya, produsen masker terpercaya akan memberikan keterangan bahan baku di kemasan sehingga konsumen mudah membacanya. Bukan hanya itu, masker medis asli juga mempunyai lapisan yang bisa menutupi mulut serta hidung pengguna.

5. Di produksi oleh pabrik terpercaya

Banyak produsen abal-abal menjual masker palsu kemenkes. Masker bahkan mudah ditemukan di penjualan secara online maupun offline. Pastikan membeli masker di tempat terpercaya serta produsen terpercaya.

Akan lebih baik lagi jika HappyFams mengetahui cara pembuatan masker tersebut. Cara pembuatan atau produksi masker harus menggunakan mesin, selain itu tenaga kerja yang mengerjakannya juga harus menggunakan pelindung.

Sehingga masker benar-benar bersih. Sebelum melakukan pembelian, HappyFams bisa mengecek bagaimana merek memproduksi masker tersebut.

6. Mempunyai izin edar

Masker bedah asli sudah pasti mempunyai izin edar resmi yang berasal dari Kementerian Kesehatan. Selama 1 tahun belakangan ini, sudah ada 996 industri masker medis yang mengantongi legalitas.

Oleh sebab itu, HappyFams cukup memiliki banyak pilihan yang aman. Selain itu akan lebih baik lagi jika HappyFams juga memperhatikan label SNI atau standar nasional Indonesia.

Sehingga, masker tersebut bukan hanya mengantongi izin dari Kementerian Kesehatan namun juga mempunyai label SNI.

Izin edar yang dikeluarkan dari Kementerian Kesehatan membuktikan jika masker tersebut layak dikategorikan menjadi masker bedah. Hal tersebut juga berarti sudah memenuhi syarat serta mutu keamanan.

7. Lulus uji BFE

Masker medis asli harus lolos uji VFE atau uji Bacterioal Filtration Efficiency, PFE dan serangkaian uji lainnya. uji ini dilakukan sebagai syarat pencegahan penularan bakteri dan virus.

Sebenarnya untuk mengecek produsen serta jenis produksi masker yang mereka lakukan, HappyFams bahkan bisa mengeceknya secara online, dengan cara ini, HappyFams tidak akan mendapatkan masker palsu beredar.

Tetap sehat selalu ya HappyFams!

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "Tips Membedakan Masker Palsu Dan Asli Yang Beredar Di Masyarakat"