Tips Cara Berkendara Di Jalan Tol Bagi Pemula Supaya Selamat Di Tujuan

Waktu Baca: 5 menitJum'at, 17 Desember 2021 11:20 WIB
berkendara di jalan tol
Sumber: pexels

Liburan Natal dan Tahun Baru sudah di depan mata, walau masih dilarang untuk berpergian keluar rumah karena kondisi pandemi tapi hasrat untuk berlibur tidak dapat terelakkan lagi. Liburan berwisata tidak lepas dengan berkendara, baik berkendara di jalan arteri maupun di jalan tol.

Berkendara di jalan tol terkadang membuat para pengendara pemula gugup dan panik karena aturan yang cukup berbeda dengan melalui jalur biasa. Menggunakan jalan tol, pengendara sebaiknya berjalan dengan kecepatan cukup tinggi dan tetap konstan.

Ada juga beberapa etika berkendara di jalan tol yang sebaiknya dilakukan agar tidak terjadi sesuatu tidak diinginkan. Oleh karena itu, ada baiknya mengetahui etika tersebut sebelum mencoba melewati jalur ini. Bila gagal liburan keluar rumah, tetap bisa liburan di rumah aja degan mengunjungi destinasi virtual traveling lho!

Memang cukup banyak kejadian kecelakaan yang terjadi di jalan tol dengan berbagai faktor. Meski begitu, dengan berhati-hati dan menggunakan beberapa tips yang tepat bisa mengurangi risiko sehingga bisa sampai tujuan dengan selamat. Namun bila belum cukup keberanian untuk berkedara di dalam jalur tol, bisa juga kok liburan dengan kereta api, sudah pasti lebih tenang perjalanannya.

BACA JUGA:

Tips Cara Berkendara Di Jalan Tol Bagi Pemula

Jalur Berkendara di Jalan Tol

Sebelum berkendara di jalan tol bagi pemula ada baiknya mengetahui terlebih dahulu kegunaan lajur-lajur yang ada agar tidak bingung. Ada empat lajur dengan fungsi berbeda seperti berikut.

1. Lajur Kiri

Lajur kiri biasa juga disebut dengan bahu jalan. Fungsinya untuk emergency (kondisi darurat), yaitu ketika mobil bermasalah atau mogok sehingga tidak menganggu mobil lain. Jika kendaraan tidak ada masalah, pengendara tidak boleh berada pada lajur kiri, apalagi untuk mendahului kendaraan lain.

2. Lajur Pertama

Lajur pertama disebut juga jalur lambat dan biasa digunakan untuk kendaraan dengan kecepatan rendah dan konstan, misalnya saja truk dan bus. Jika berada pada lajur ini, pengendara sebaiknya berpindah ke lajur dua untuk memberi kendaraan yang baru masuk tol.

3. Lajur Dua dan Tiga

Lajur dua dan tiga digunakan untuk kendaraan dengan kecepatan konstan. Berkendara di jalan tol juga bisa mendahului kendaraan yang berada pada lajur pertama saat berada di jalur dua dan tiga ini.

4. Lajur Keempat

Lajur keempat merupakan bagian paling kanan dan digunakan untuk mendahului kendaraan-kendaraan lain. Oleh karena itu, kecepatan sebaiknya lebih tinggi namun masih sesuai dengan aturan berkendara di jalan tol.

Tips Berkendara di Jalan Tol untuk Pemula

cara berkendara di jalan tol

Ada beberapa tips berkendara di jalan tol terutama untuk pemula agar bisa melaluinya dengan selamat sampai tujuan. Berikut adalah penjelasannya.

1. Perhatikan Kecepatan

Kecepatan berkendara di jalan tol perlu memperhatikan kecepatan karena sudah terdapat aturan batas kecepatan. Batas minimum kecepatan kendaraan adalah 60km/jam sementara itu untuk maksimal kecepatan kendaraan hingga 100km/jam.

2. Perhatikan Lajur

Seperti penjelasan sebelumnya, terdapat empat lajur dengan fungsi masing-masing yang sebaiknya diketahui jika berkendara di jalan tol. Sebaiknya berada pada lajur paling kanan hanya jika ingin mendahului pengendara lain.

Beberapa pengendara, terutama pemula yang tidak tahu fungsi lajur biasanya berada di kanan jalan dengan kecepatan konstan dan lebih pelan. Hal ini sudah tentu akan menghambat perjalanan dan menganggu kendaraan lain.

3. Lampu Tanda (sein)

Dengan kecepatan tinggi, maka berkendara di sebuah jalan tol sangat rawan kecelakaan. Oleh karena itu lampu tanda sein sangat penting digunakan sebelum berpindah lajur. Selain itu, sebaiknya tidak tergesa ketika memotong jalur sehingga pengendara lain bisa menjaga jarak aman.

4. Menjaga Jarak

Salah satu aturan berkendara di jalan tol adalah dengan menjaga jarak aman. Hal ini merupakan salah satu upaya dalam meminimalisir kecelakaan. Umumnya jarak aman setiap kendaraan berkisar 10 hingga 20 meter dengan pengendara lain, sehingga cukup waktu untuk menghindar bila adanya terjadi tabrakan.

5. Fokus

Cukup banyak kecelakaan terjadi akibat pengendara merasa mengantuk atau melamun. Fokus sangat penting agar bisa sampai tujuan dengan selamat. Oleh karena itu, sebaiknya berhenti dahulu di rest area jika dirasa terlalu lelah untuk berkendara.

6. Jalur Lambat

Berkendara di jalan tol mungkin menakutkan bagi pemula karena sebaiknya menggunakan kecepatan lebih tinggi. Oleh karena itu, sebaiknya menggunakan jalur lambat dan memberi kesempatan kendaraan lain untuk mendahului pada jalur kanan.

Meski begitu, perlu diingat bahwa penggunaan lajur paling kiri hanya jika terdapat masalah dengan kendaraan. Jika tidak mematuhi hal tersebut, maka juga bisa menganggu pengendara lain.

7. Melihat Spion

Jika ingin mendahului kendaraan lain, maka sebaiknya lihat dulu kaca spion untuk memastikan bahwa tidak ada kendaraan lain yang berada pada lajur sama. Cara ini juga dapat mengurangi risiko kecelakaan.

Bagi pengedara pemula yang tidak terbiasa berkendara menggunakan kecepatan tinggi pasti merasa gugup untuk melintasi jalan tol. Oleh karena itu, beberapa tips ini dapat membantu HappyFams dalam berkendara di jalan tol agar selamat sampai tujuan.

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "Tips Cara Berkendara Di Jalan Tol Bagi Pemula Supaya Selamat Di Tujuan"
related post
5 Posisi Tidur Yang Baik Untuk Ibu Hamil Muda Sampai Hamil Tua

Memperhatikan posisi tidur ibu hamil sangat penting ketika Moms sedang mengandung. Menjalani masa kehamilan adalah ... Lanjut Baca

7 Kebutuhan Nutrisi Ibu Menyusui Ini, Dapat Berpengaruh Pada Gizi Bayi

Untuk Moms setelah melahirkan adalah saat yang paling tepat untuk memberikan ASI kepada sang buah ... Lanjut Baca