Pinta anak untuk menceritakan segala keluh kesahnya, cerita sehari-harinya. Namun, jangan menghakimi mereka ya, Moms. Biarkan mereka bercerita mengalir sampai selesai. Hal ini akan membuat Moms memahami bagaimana mengatasi anak puber sesuai dengan emosi yang sedang dialaminya. Jadi tidak ada lagi perdebatan dan perkelahian tidak perlu antara Moms dan Dads dengan anak remaja, hanya karena emosi yang tidak terungkapkan.

Sumber: Pixabay.com/Gornostai_nastya
Anak memasuki puber sangat riskan akan pengaruh seks bebas dan narkoba. Waspadai hal ini ya, HappyFams! Jangan sampai anak remaja kita terkena pengaruhnya. Daripada terlambat, sejak anak mulai menunjukkan ciri masa puber segera ingatkan sedini mungkin akan bahayanya. Biasanya, sifat anak pubertas ingin mencoba hal yang tidak diketahuinya. Itulah mengapa biasanya mereka tidak takut mencoba seks bebas dan narkoba.