Si Balita Susah Makan? Ikuti Yuk 5 Siasat Cerdas Mengatasinya Berikut Ini!

Waktu Baca: 4 menitSelasa, 19 Maret 2019 13:47 WIB
Balita Susah Makan
Sumber: Unsplash.com/Tanaphong Tochinda

Balita yang susah makan dan rewel, apalagi sering memilih-milih makanan (picky eaters) bisa jadi tantangan tersendiri. Setuju ya, Moms? Tantangan ini pun secara tidak langsung turut memicu para orang tua untuk bisa lebih dalam memahami karakter, juga selera makan anak tanpa mengesampingkan kemampuan dan kebutuhan gizi anak itu sendiri.

Pahamilah terlebih dahulu, permasalahan mengenai balita susah makan ini bukan hanya terjadi hanya karena kebiasaan, budaya, tingkat ekonomi, dan usia balita, namun faktor eksternal seperti konsumsi obat-obatan tertentu juga bisa mempengaruhi kondisi balita susah makan dan minum susu. Lantas, bagaimana solusinya? Berikut ini ada beberapa siasat cerdas yang bisa Moms lakukan untuk mengatasi anak susah makan.

1. Hitung Kebutuhan Asupan Gizi Si Kecil Selama 1 Minggu

hitung asupan gizi
Sumber: Unsplash.com/Calum Macaulay

Ketahuilah Moms, biasanya balita susah makan dimulai setelah menginjak usia satu tahun. Pada periode tersebut, pertumbuhan anak akan mulai melambat dibandingkan dengan periode sebelumnya. Tentu hal ini juga bisa mempengaruhi selera makan si kecil sehingga ia tampak makan lebih sedikit. Dalam kondisi tersebut, sikap yang tepat memiliki peran yang penting supaya anak tetap lahap menghabiskan makanannya. Jangan hilang kesabaran ya Moms bila balita benar-benar menolak makanan. Untuk menyiasatinya, Moms bisa hitung dan catat asupan makanan yang dibutuhkan si kecil selama 1 minggu sebelumnya untuk memastikan apakah semua kebutuhan gizi si kecil telah tercukupi. Sayang sekali bukan bila Moms memusingkan bagaimana kerasnya si kecil menolak makanan yang diberikan padahal sebenarnya asupan yang dibutuhkan selama seminggu sudah terpenuhi?

2. Kenalkan Menu Makanan Baru Dengan Perlahan

menu makanan baru
Sumber: Unsplash.com/Dose juice

Bagi anak usia bawah lima tahun, mengkonsumsi makanan padat adalah hal baru. Mereka belum terbiasa dengan variasi rasa, warna, dan tekstur dari bahan makanan. Oleh karena itu, Moms harus memperkenalkan makanan baru dengan perlahan. Sajikan bahan yang sama beberapa kali agar anak terbiasa dan mulailah tingkatkan porsi ketika si kecil sudah mulai tertarik untuk makan. Kemudian, untuk mengatasi balita yang susah makan sayur, sebaiknya sajikan satu jenis sayuran saja. Dengan begitu, balita tidak kebingungan dengan ragam rasa sayur yang berbeda-beda. Terakhir, usahakan mengatur waktu makan tidak berdekatan dengan waktu tidur ya, Moms!

3. Sediakan Makanan Sehat Di Tempat Yang Mudah Dijangkau Oleh Si Kecil

makanan sehat si kecil
Sumber: Unsplash.com/Elli O.

Usia lima tahun kebawah merupakan masa dimana anak sangat aktif bergerak. Pada masa tersebut, anak diliputi rasa penasaran, serta mulai ingin menggapai dan menggenggam apapun yang berada di dekatnya. Moms bisa memanfaatkan hal ini dengan menyediakan makanan sehat di tempat yang mudah diraih si kecil. Sediakan potongan buah atau yogurt di meja yang paling dekat dengan aktifitas si kecil. Hindari meletakkan makanan cepat saji seperti permen, minuman soda, dan makanan lain dengan kandungan gizi rendah di tempat yang mudah anak raih.

4. Ada Kalanya Moms Harus Tentukan Batas Waktu Makan Si Kecil

batas waktu makan anak
Sumber: Unsplash.com/Lukas Blazek

Moms perlu tahu, sebenarnya anak mampu mengenali rasa lapar lebih baik daripada orang dewasa, lho! Walaupun ketika usia 12 bulan hingga 3 tahun, anak umumnya akan lebih sering menolak makan yang disediakan. Namun, perhatikan juga, ada kalanya selera makan si kecil tampak besar, dan hal yang berkebalikan bisa saja terjadi di esok hari. Moms sebaiknya menghindari memaksa anak pada masa fluktuatif anak seperti ini. Bila nafsu makan si kecil sedang meningkat, tentukan batas waktu untuk si kecil dalam mengonsumsi makanan yang sudah disediakan. Moms juga bisa mengatur intensitas konsumsi jus dan susu untuk si kecil karena kedua minuman ini dapat membuat nafsu makan menurun.

5. Jangan Panik Jika Si Kecil Menolak Makan

panik anak menolak makan
Sumber: Unsplash.com/Alexander Dummer

Seringkali kita menemui balita susah makan nasi. Atau secara tiba-tiba, balita susah minum susu yang biasa ia konsumsi sehari-hari. Moms tidak perlu panik, karena bisa saja hal ini hanya sementara. Balita menolak nasi atau susu bukan berarti ia menolak nasi dan susu selamanya. Moms bisa menyiasati hal ini dengan memberi makanan yang mengandung asupan gizi yang sama. Ketika balita susah minum susu, Moms bisa memberikan keju atau yogurt. Moms juga harus tetap menawarkan makanan yang ditolak pada hari berikutnya. Tetap sabar ya, Moms!

Faktanya, memang balita susah makan bukanlah sesuatu yang mudah diselesaikan. Dibutuhkan kesabaran dan perhatian ekstra dari Moms dan Dads ketika si kecil berada di dalam tahapan ini. Jika Moms belum yakin terhadap asupan gizi anak, tidak ada salahnya bagi Moms untuk berkonsultasi langsung kepada ahli gizi atau dokter spesialis anak.

Apakah Moms punya tips khusus untuk mengatasi balita susah makan? Yuk share di kolom komentar!

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "Si Balita Susah Makan? Ikuti Yuk 5 Siasat Cerdas Mengatasinya Berikut Ini!"