Seks Setelah Punya Anak, Begini Perbedaannya Dads!

Waktu Baca: 6 menitSabtu, 15 Februari 2020 10:00 WIB
Seks Setelah Punya Anak 3264
Sumber: Yandex.com

Saat memutuskan menjadi suami, ada dua tipe nafkah yang wajib diberikan kepada istri, yakni nafkah lahir dan nafkah batin. Finansial yang baik, serta berbagai hal lain terkait material menjadi nafkah lahiriah untuk istri. Sementara, nafkah batin terkait dengan aspek spiritualitas dan kebahagiaan. Salah satu sumber kebahagiaan pasangan suami istri adalah seks yang melibatkan fisik, perasaan, dan rasa percaya.

Akan tetapi, tidak semua pasangan dapat melakukan seks dengan sempurna. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi batin dan kondisi fisik seseorang. Rasa percaya diri, rasa percaya pada pasangan, rasa cinta, rasa lelah, dan trauma tergolong hal yang mempengaruhi batin. Batasan fisik pun banyak ragamnya. Beberapa kondisi fisik yang dapat mempengaruhi lancarnya aktivitas seks adalah penyakit, kelainan, dan kondisi fisik setelah melahirkan.

Akan ada banyak perubahan ritme hubungan seks setelah melahirkan. Biasanya Dads sudah ‘kepengen’, tapi juga takut menyakiti Moms. Begitu pula Moms, takut dengan kondisi tubuhnya. Takut bila bekas jahitan terbuka lagi. Sudah terlanjur kelelahan mengasuh sang bayi, tapi juga sedih tidak bisa melayani sang suami. Artikel kali ini akan membahas perubahan tubuh Moms setelah melahirkan, perubahan seks setelah punya anak, dan bagaimana agar tetap intim setelah punya anak. Simak ya, Dads agar hubungan tetap harmonis setelah kehadiran anak!

Perubahan Tubuh Moms Adalah Bukti Perjuangan

perubahan seks setelah punya anak
Sumber: Pexels.com

Pahamilah Dads, sekecil apapun, tubuh Moms akan mengalami perubahan pasca melahirkan. Perubahan pertama adalah konsekuensi pertambahan berat ketika hamil, ada bekas robekan pada daerah perineum, bahkan bekas operasi sesar. Pada kebanyakan Moms, tubuh mereka akan lebih besar terutama di bagian sekitar perut.

Hal ini disebabkan oleh lemak dari makanan yang berlebih dikala hamil. Maka dari itu, penting untuk memperhatikan porsi makan Moms ketika hamil. Koreksi segera persepsi ‘Makan dua kali lebih banyak karena kini berbadan dua’ sehingga Moms makan nasi dua kali lipat dari banyak biasanya. Yang benar adalah mengatur kadar protein dan nutrisi lainnya dengan lebih seimbang.

malas berhubungan seks setelah punya anak
Sumber: Pexels.com

Hal penting kedua yang wajib Dads perhatikan adalah memahami bahwa tubuh Moms sedang mengalami perubahan saat hamil dan melahirkan. Di momen seperti inilah bagian rahim, leher rahim, dan vagina perempuan mengalami pelebaran. Tentu, situasi ini pun bukan situasi yang nyaman bagi Moms. Maka, maklumi saja jika Moms malas seks setelah melahirkan.

Berikan jeda 4 minggu hingga 6 minggu sampai Moms bisa berhubungan intim kembali ya, Dads. Ini adalah durasi umum relaksasi rahim dan vagina pada kasus kelahiran normal. Khusus kelahiran Caesar, Dads wajib konsultasikan dahulu ke dokter mengenai aman tidaknya berhubungan intim dan kondisi jahitan Moms.

berapa lama jahiitan melahirkan sembuh dan bisa berhubungan intim
Sumber: Pexels.com

Selain itu, Moms tidak jarang akan mengalami pembengkakan payudara. Hal ini wajar karena produksi ASI yang terus-menerus. Dads juga akan mengamati bahwa Moms bisa saja terlihat lebih kusam, atau rambut Moms mengalami rontok. Hal ini wajar, dan dukunglah Moms dengan memberinya makanan bergizi seimbang dan kasih sayang yang berlimpah ruah walaupun mungkin bagi Dads, Moms tidak terlihat seksi seperti dulu lagi.

Menghadapi hal ini, ada pola pikir yang harus diterapkan agar Dads semakin mencintai dan menghargai Moms. Kondisi Moms saat ini adalah hasil perjuangannya mengandung dan melahirkan sang buah hati. Mungkin Dads dan Moms telah menanti kehadirannya selama bertahun-tahun. Ingat juga masa perjuangan program hamil yang lalu. Masa berjuang berdua. Kini, hasil perjuangan itu telah lahir. Tugas Moms dan Dads saat ini adalah memberikan pengasuhan terbaik untuk si kecil. Tetaplah hadir bersama di sisi Moms ya, Dads.

Perubahan Seks Setelah Punya Anak

perubahan seks setelah punya anak
Sumber: Pexels.com

Setelah buah hati hadir, aktivitas seks akan mengalami perubahan salah satunya dari segi frekuensi dan durasi. Untuk 6 minggu pertama pasca melahirkan, Dads belum dapat berhubungan intim dengan Moms. Kalaupun sudah bisa, tidak bisa terlalu sering atau lama. Bahkan, seringkali Moms merasa malas atau malah ‘terganggu’ oleh tangisan si kecil. Akibatnya beberapa Dads merasa ‘cemburu’ karena sang bayi mendapat perhatian lebih dari ibunya.

Perlu Dads ingat bahwa di antara Dads dan Moms, yang akan lebih banyak berinteraksi dengan si kecil adalah Moms. Yang menyusui adalah Moms. Menyusui, walau menyenangkan, juga melelahkan. Bisa jadi Moms sudah mengantuk, namun menjaga dirinya agar tetap terjaga. Dengan mengingat hal-hal tersebut, Dads akan lebih mampu memaklumi jika Moms malas berhubungan seks setelah punya anak. Pahamilah dari sisi Moms juga ya, Dads.

Bisa jadi Moms terlanjur letih dan masih merasa fisiknya kurang prima. Jika sudah bisa berhubungan seks, Dads dapat gunakan posisi seks yang tidak memberikan banyak tekanan pada tubuh Moms. Hati-hati dengan kondisi rahim yang masih sensitif dengan goncangan atau kondisi jahitan di perut Moms. Hati-hati pula ketika menyentuh payudara. Sebagaimana kondisi seks saat awal pernikahan, lakukan eksplorasi titik-titik foreplay terbaik yang disukai Moms.

Prioritaskan Keamanan Moms Dibandingkan Keinginan Dads Semata, Ya!

tetap intim setelah punya anak
Sumber: Pexels.com

Supaya tidak ‘garing’, berikut ini adalah beberapa cara agar Moms dan Dads tetap intim setelah punya anak. Pertama, usahakan untuk melakukan kontak fisik tanda sayang sebanyak mungkin. Berikan Moms ciuman mesra minimal ketika bangun tidur, saat Dads akan berangkat kerja, saat Dads pulang kerja, dan ketika akan tidur. Peluklah ia sering-sering, terutama ketika tidur (tentu saja cari posisi yang nyaman ya, Dads!).

Kedua, Dads bisa memuji Moms, membelikannya hadiah-hadiah kecil seperti makanan kesukaan yang kadang tidak terpikir untuk membelinya karena Moms ‘terpaku’ pada sang buah hati, atau mengajaknya jalan-jalan. Ingat selalu hal-hal favorit Moms dan berikan kejutan sesekali. Atau selalu bantu Moms dalam menjaga si kecil. Mengganti popok bayi, menyuapi bayi, menidurkan bayi, adalah bentuk kegiatan kecil yang membuat Moms jatuh cinta lagi. Hal ini membuat Moms percaya pada Dads bahwa Dads masih mencintai dan memperhatikannya.

Kebanyakan perempuan takut tidak dianggap menarik lagi setelah melahirkan. Ketiga, ungkapkan rasa syukur Dads memiliki Moms kepada Tuhan. Berterima kasih kepada-Nya karena Ia telah menitipkan perempuan hebat ini kepada Dads. Dads bisa mengungkapkan rasa syukur ini juga kepada Moms melalui ucapan, puisi, atau lagu yang Dads buat. Tidak ada yang lebih romantis daripada romantis yang relijius, bukan?

Yuk, share pengalaman Dads dalam menghadapi perbedaan seks setelah melahirkan! Selain itu, jika kehidupan rumah tangga Dads tetap intim setelah Moms melahirkan, ditunggu juga ceritanya di kolom komentar! Sharing is caring!

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "Seks Setelah Punya Anak, Begini Perbedaannya Dads!"
related post
Pengertian Laktasi Untuk Ibu Menyusui, Agar Bayi Lancar Menghisap ASI

Menyusui merupakan sebuah tahap berikutnya bagi wanita setelah melakukan proses persalinan. Kegiatan menyusui tidak hanya ... Lanjut Baca

Menyembuhkan Gigi Geraham Bungsu Sakit Karena Bolong Pada Anak Anak

Gigi menjadi bagian dari organ mulut yang memiliki tugas penting dalam melumat makanan sebelum dicerna ... Lanjut Baca

7 Lagu Anak-Anak Jaman Dulu Yang Tidak Akan Hilang Walau Zaman Berubah

Dahulu kehidupan anak-anak tentu berbeda dengan kehidupan anak jaman sekarang. Ada beragam permainan tradisional ... Lanjut Baca