Perbedaan Mainan Anak Jaman Dulu Dan Sekarang, Mana Lebih Menarik?

Waktu Baca: 4 menitSabtu, 11 Juli 2020 08:15 WIB
Mainan Jaman Dulu 90an
Sumber: Yandex.com

happinest.id - Bermain menjadi kegiatan yang sangat menyenangkan untuk sebagian besar orang, terutama anak-anak. Bahkan ada beragam jenis permainan yang dapat dilakukan baik secara individu maupun berkelompok. Terlepas dari bagaimana cara mainan tersebut dimainkan, tujuan dari sebuah permainan tidak lain yakni sebagai sarana hiburan dan mengisi waktu luang.

Dahulu mungkin HappyFams sudah tidak asing dengan berbagai jenis permainan tradisional yang bahkan mempunyai kesan dan kenangan tersendiri saat memainkannya. Hampir sebagian besar permainan jaman dahulu dilakukan secara berkelompok. Beberapa diantaranya membutuhkan alat bantu yang tentunya masih sangat sederhana.

Jika dibandingkan dengan mainan jaman sekarang, tentu keduanya memiliki banyak perbedaan. Seperti yang HappyFams ketahui, anak-anak jaman sekarang cenderung menyukai permainan yang terdapat pada gawai atau komputer. Bahkan beberapa jenis permainan tersebut menggunakan fasilitas internet untuk menjalankannya.

Baik mainan jaman dahulu ataupun jaman sekarang tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sebagai orang tua tidak ada salahnya mencari tahu perbedaan mainan anak jaman dulu dan sekarang yang nantinya bisa menjadi tambahan informasi untuk para HappyFams. Yuk mari disimak penjelasannya di bawah ini!

Mengingat Lagi Mainan Jadul Anak

HappyFams masih ingatkah apa saja mainan jaman dulu? Jika disebutkan satu per satu tentu sangatlah banyak seperti petak umpat, gangsing, layangan, lompat tali, engklek dan lain sebagainya. Selain dilakukan secara berkelompok, permainan jaman dulu juga membuat anak-anak menjadi lebih aktif dan kreatif.

mainan jaman dulu dari bambu
Sumber: Yandex.com

Mainan jadul identik menggunakan bahan-bahan sederhana yang sebagian besar berasal dari alam, salah satunya layang-layang yang menjadi mainan jaman dulu dari bambu tersebut sangat populer di beberapa daerah di Indonesia. Untuk membuatnya dibutuhkan sebilah bambu dan benang sebagai kerangkanya. Layang-layang sederhana biasanya berbentuk persegi namun adapula yang mengkreasikannya dengan berbagai bentuk.

mainan jadul dari kertas
Sumber: Yandex.com

Bagi Moms yang merupakan generasi 90an tentu sudah tidak asing dengan permainan bongkar pasang baju atau paper doll. Mainan jadul dari kertas ini cukup populer di kalangan anak perempuan. Berisi gambar wanita cantik lengkap dengan beberapa pakaiannya. Memainkannya cukup mudah, hanya cukup memasangkan pakaian tersebut kepada gambar wanita sesuai dengan keinginan. Untuk harga tentu sangat murah, yakni berkisar Rp200 – Rp500 di jaman tersebut dan harga tersebut sudah cukup memuaskan para anak perempuan dalam mengimajinasikan mainannya.

Mainan jaman dulu 90an lainnya yakni permainan kelereng yang paling banyak dilakukan oleh anak laki-laki. Permainan ini sering dilakukan secara berkelompok dan pemenangnya dapat dilihat dari banyaknya jumlah kelereng yang diperoleh dari lawannya. Pemain yang kalah akan memberikan kelereng yang dimilikinya kepada pemenang. Sedangkan bagi anak perempuan biasanya hanya menyukai kelereng dengan warna yang indah untuk dijadikan koleksi.

Mainan Jaman Dulu VS Sekarang

mainan jaman dulu vs sekarang
Sumber: Freepik.com

Untuk HappyFams pasti memiliki kesan tersendiri terhadap mainan jaman dulu atau sekarang. Mainan sekarang memang mengandalkan teknologi dan disesuaikan dengan perkembangan jaman. Jauh berbeda dengan mainan jaman dulu yang menggunakan peralatan tradisional dan tentu keseruannya tidak dapat bandingkan dengan mainan jaman sekarang. Dan berikut penjelasan lebih lanjut perbedaan mainan jaman dulu dan mainan jaman sekarang.

  1. Jaman dulu hampir semua jenis permainan memaksa anak-anak untuk bergerak terutama yang melibatkan gerakan fisik. Tidak heran jika jaman dulu permainan terasa menyenangkan dan tentunya lebih seru sebab membutuhkan banyak peserta, seperti gerobak sodor, petak umpet, kasti, dan lain sebagainya.
  2. Jika dilihat dari alat yang digunakan, mainan jaman dulu tentu menggunakan alat-alat tradisional seperti bambu, ranting, kayu, batu dan lainnya. Dibandingkan dengan jaman sekarang, tentu untuk melakukan suatu permainan banyak menggunakan perangkat elektronik atau gadget tertentu.
  3. Permainan jaman dulu terasa menyenangkan karena dilakukan secara bersama-sama. Semakian banyak peserta, semakin seru suatu permainan. Bahkan permainan jaman dulu terbukti dapat mengasah kemampuan motorik, kerja sama, serta komunikasi dengan orang lain. Sedangkan mainan jaman sekarang cendrung dilakukan sendiri menggunakan gedget, dan apabila dilakukan bersama-sama tentu tidak akan seru, bahkan terkesan mengganggu.
  4. Untuk permainan jaman dulu tentu tidak membutuhkan modal yang besar dalam hal ini berupa uang. Sebab untuk menciptakan suatu permainan hanya membutuhkan bahan-bahan yang tersedia di alam atau terdapat di lingkungan sekitar. Coba bandingkan dengan permainan jaman sekarang, tanpa adanya peralatan yang mendukung seperti smartphone, perangkat komputer, dan juga jaringan internet yang baik tentu tidak akan mungkin memainkan suatu permainan dengan baik. Tidak heran untuk memainkannya membutuhkan modal yang tidak sedikit.
  5. Permainan jaman dulu akan lebih menyenangkan jika dilakukan di luar ruangan, sebab membutuhkan area yang luas. Contohnya petak umpet di mana pemain dapat bersembunyi di tempat yang tidak terbatas. Untuk permainan jaman sekarang lebih banyak dilakukan di dalam ruang dengan mencari posisi tempat yang nyaman. 

Jaman telah berubah dan permainan tradisional telah banyak ditinggalkan. Mainan jaman sekarang memang terkesan lebih mudah dan hanya membutuhkan smartphone atau komputer saja. Namun dibalik kemudahannya ternyata permainan jaman sekarang memiliki dampak negatif yakni berkurangnya hubungan sosial dengan orang lain.

Tidak heran jika anak-anak sekarang ini lebih terkesan individualis dibandingkan dengan anak jaman dulu. Selain itu, mereka cendrung kurang memiliki teman bermain sebab sejak kecil telah belajar melakukan permainan secara mandiri.

Akan tetapi dibalik efek negatif yang ditimbulkannya, ternyata dampak positif dari mainan jaman sekarang yakni membuat anak menjadi lebih fokus dan penuh konsentrasi. Sebagai orang tua tentunya harus berperan aktif dalam mengawasi jenis permainan yang dimainkan oleh anak. Jangan sampai anak kehilangan rasa bersosialisasinya dengan lingkungan sekitar.

Tidak ada salahnya juga mengenalkan permainan tradisional kepada anak agar mereka tahu bahwa permainan jaman dahulu merupakan bagian dari kebudayaan yang dimiliki oleh Indonesia. Semoga informasi ini menginspirasi.

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "Perbedaan Mainan Anak Jaman Dulu Dan Sekarang, Mana Lebih Menarik?"