Penyakit Serangan Jantung Ringan Dapat Terselamatkan Dengan Cara Ini

Waktu Baca: 6 menitJum'at, 08 Oktober 2021 10:25 WIB
Serangan Jantung
Sumber: shutterstock

Serangan jantung menjadi salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Meskipun begitu banyak orang yang kurang peduli akan kesehatan jantungnya dan cendrung pergi ke rumah sakit saat kondisi jantung telah parah. Walau terdengar sepele, salah satu yang harus HappyFams waspadai adalah serangan jantung ringan yang bisa dicegah dengan pola hidup seimbang.

Jangan pernah pernah mengabaikan serangan jantung ringan ini sebab dapat menjadi awal dari gagal jantung apabila tidak mendapatkan penanganan lebih lanjut. Pada dasarnya apapun bentuk serangan jantung yang dialami seseorang harus ditanganai dengan serius.

Apa Itu Serangan Jantung Ringan?

Dalam dunia medis serangan jantung ringan disebut sebagai infark miokard elevasi non-ST (NSTEMI) yakni tersumbatnya sebagian dari salah satu pembuluh darah arteri koroner jantung. Kondisi ini dapat menyebabkan pasokan darah yang mengandung oksigen dan akan dialirkan ke jantung berkurang jumlahnya.

Meskipun demikian, kerusakan jantung yang disebabkan oleh serangan jantung ringan tidak terlalu parah dan jantung masih dapat bekerja menyumplai darah namun tidak optimal. Sekali lagi jangan pernah mengabaikan segala bentuk serangan jantung sehingga harus diwaspadai bahwa serangan jantung ringan juga dapat merusak otot jantung jika tidak mendapat penanganan medis sesegera mungkin.

BACA JUGA:

Penyebab Serangan Jantung Ringan

Pada dasarnya serangan jantung disebabkan oleh adanya sumbatan pada pembuluh darah. Untuk kasus serangan jantung ringan penyumbatan terjadi pada salah satu arteri koroner akibat adanya penyempitan atau aterosklerosis dan juga pengerasan pembuluh darah. Penyempitan ini terjadi saat kolesterol ataupun zat lain yang disebut sebagai plak terakumulasi di dalam dinding arteri sehingga menghalangi aliran darah.

Seiring berjalannya waktu, plak tersebut akan membuat dinding arteri mengeras dan akhirnya menyempit sehingga aliran darah menjadi tersumbat. Jika dibiarkan hal ini bisa menjadi penyebab seseorang mengalami serangan jantung koroner. Perlu diketahui juga apabila plak ini pecah dapat mengakibatkan terjadi gumpalan darah yang bisa menyumbat arteri.

Selain itu, serangan jantung ringan juga dapat disebabkan adanya spasme atau kontraksi pada arteri koroner. Kontraksi tersebut membuat arteri menjadi mengencang dan menghentikan aliran darah. Penyebab kontraksi atau spasme ini masih belum diketahui hingga saat ini.

Bagaimana Gejala Serangan Jantung Ringan?

Serangan jantung ringan mempunyai gejala yang mirip dengan masalah kesehatan lain. Bahkan menurut Tri-City Cardiology, gejala serangan jantung ringan sama seperti gejala stroke ringan yang berlangsung singkat dan tidak terlalu parah. Apa sajakah gejalanya?

  1. Dada terasa tertekan, sakit, atau terjepit selama kurun waktu beberapa menit
  2. Badan lemas
  3. Sesak napas sebelum ataupun ketika nyeri dada
  4. Rasa sakit yang menjalar hingga ke bagian tenggorokan
  5. Punggung bagian atas, perut, leher, atau rahang terasa kurang nyaman
  6. Pusing, mual, dan keringat dingin.

Jika diperhatikan gejala-gejala tersebut mirip seperti serangan penyakit pembengkakan jantung namun dengan skala yang lebih ringan dan dapat hilang dengan melakukan istirahat. Meskipun begitu jika gejala tersebut diabaikan bukan tidak mungkin seseorang dapat mengalami serangan jantung mendadak terutama jika terjadi secara berulang.

Dapat Terjadi Ketika Sedang Tidur

serangan jantung disebabkan oleh
Sumber: freepik

Serangan jantung dapat terjadi kapan dan di mana saja tak terkecuali ketika sedang tidur. Serangan jantung saat tidur terjadi akibat pecahnya plak pembuluh darah arteri yang mengarah ke jantung. Dan resikonya semakin besar jika penderita memiliki kebiasan buruk seperti merokok, kurang berolah raga, dan sering mengkonsumsi makanan tidak sehat.

Gejala serangan jantung saat tidur kurang lebih sama seperti yang telah disebutkan sebelumnya dan tidak boleh diabaikan begitu saja. Meskipun tergolong ringan, sebaiknya segera periksa ke rumah sakit untuk mencegah terjadinya serangan jantung berikutnya dengan potensi lebih berbahaya.

Cara Mengatasi Serangan Jantung Ringan

serangan jantung saat tidur
Sumber: Yandex

Jika seseorang di sekitar HappyFams mengalami gejala yang mengarah pada serangan jantung ringan, HappyFams dapat melakukan pertolongan pertama berupa:

1. Apabila Dalam Kondisi Sadar

Pertolongan pertama jika serangan jantung dialami oleh seseorang yang masih dalam kondisi sadar yakni cobalah untuk menenangkannya terlebih dahulu dan segera hubungi ambulans. Saat menunggu ambulans tiba, bimbing pasien untuk duduk pada sebuah kursi atau lantai dengan posisi bersandar. Duduk di lantai lebih disarankan untuk mengurangi cedera jika tiba-tiba pasien pingsan.

Longgarkan semua pakaian yang dikenakan, jika pasien menggunakan sabuk harus dilepaskan. Jika pasien mengkonsumsi obat nitrogliserin yang diresepkan dokter, segera berikan dengan meletakkannya di bawah lidah pasien. Jika ada berikan aspirin 325 mg dan minta pasien untuk mengunyahnya (dengan catatan jika pasien tidak memiliki riwayat pendarahan dan alergi terhadap aspirin).

Usahakan untuk hindari pemberian makanan atau minum dalam bentuk apapun dari mulut. Apabila segala bentuk pertolongan pertama telah diberikan dan ambulas tiba, segera bawa ke rumah sakit atau UGD terdekat. Namun jika dalam prosesnya pasien tidak sadarkan diri atau pingsan, segera lakukan resusitasi jantung paru (RJP).

2. Apabila Dalam Kondisi Tidak Sadar

Untuk pasien yang tidak sadarkan diri, pertolongan pertama yang bisa dilakukan yakni segera hubungi ambulans atau minta orang terdekat untuk menghubungi ambulans serta rumah sakit terdekat. Ketika menunggu ambulans tiba, baringkan pasien pada tempat yang datar dan segera lakukan resusitasi jantung paru.

Untuk HappyFams yang belum memperoleh pelatihan resusitasi jantung paru, lakukan kompresi dada dengan cara meletakkan satu telapak tangan pada bagian tengah dada pasien, kemudian letakkan tangan lainnya di atas tangan pertama. Eratkan jari-jari tangan kedua di antara sela jari tangan pertama. Lakukan penekanan pada dada sekitar 5-6 cm ke bawah dan lepaskan.

Lakukan kompresi dada sebanyak 100-120 kali per menit sampai dengan ambulans tiba atau pasien merespon. Kompresi dada ini sangat melelahkan, cobalah meminta bantuan orang lain untuk bergantian melakukannya. Terakhir bawa pasien ke UGD atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

3. Apabila Terjadi Pada Diri Sendiri

Jika HappyFams mengalami gejala yang mengarah pada serangan jantung ringan, jangan panik. Segera hentikan semua kegiatan apapun dan cari tempat yang aman. Beri tahu orang terdekat dan minta mereka untuk menghubungi ambulans. Apabila mempunyai obat nitrogliserin atau aspirin yang telah disesuaikan dengan resep dokter, segera konsumsi.

Sangat tidak disarankan untuk pergi ke rumah sakit dengan mengemudikan sendiri kendaraan untuk menghindari kecelakaan.

Nah, itulah tadi cara melakukan pertolongan pertama jika penyakit serangan jantung ringan terjadi pada orang terdekat ataupun pada diri sendiri. Pertolongan pertama ini harus segera dilakukan agar harapan hidup seseorang tinggi dan mengurangi kerusakan jantung. Maka dari itu menjaga kesehatan jasmani dan rohani sangatlah penting HappyFams. Semoga informasi ini bermanfaat.

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "Penyakit Serangan Jantung Ringan Dapat Terselamatkan Dengan Cara Ini"