Pendidikan Anak Usia Dini Ini Yang Harus Orangtua Pahami Lebih Lengkap

Waktu Baca: 7 menitRabu, 30 September 2020 10:30 WIB
pendidikan-anak-usia-dini
Sumber: pexels

Moms, sejatinya pendidikan anak usia dini atau yang kerap disingkat menjadi PAUD adalah sebuah investasi jangka panjang yang akan sangat mempengaruhi perkembangan kecerdasan dan sosial anak, agar sukses di masa yang akan datang. Mungkin banyak dari Moms yang kurang menyadari pentingnya PAUD, dan hanya memasukkan anaknya ke sembarang sekolah, namun yang Moms tidak ketahui, jika salah memilih langkah, maka hal ini akan cukup berpengaruh pada mental dan kesiapan dirinya dalam menghadapi masa depannya kelak!

Apa itu pendidikan anak usia dini

PAUD atau singkatan dari Pendidikan Anak Usia Dini adalah sebuah jenjang pendidikan yang nantinya diberikan pada anak yang usianya masih dini. Pengertian anak usia dini yang dimaksud disini adalah anak yang usianya belum masuk kategori Sekolah Dasar / SD.

Jadi Moms, pendidikan yang nantinya diberikan ini didasarkan pada pembinaan anak mulai dari sejak lahir hingga usia 6 tahun. Mulai dari memberikan melatih rangsangan terhadap berbagai macam ilmu pengetahuan yang ada, membantu proses tumbuh kembang anak, memberikan informasi tentang kesehatan jasmani dan rohani, serta mempersiapkan anak untuk memasuki jenjang SD atau Sekolah Dasar kelak. Baik yang dilakukan melalui jalur formal, non formal atau bahkan informal.

Tujuan dari pendidikan anak usia dini

Adapun tujuan dari diselenggarakannya pendidikan anak usia dini ini adalah dengan menitikberatkan peletakan dasar, ke arah pertumbuhan dan perkembangan anak, mulai dari Agama dan moral, kognitif, fisik, motorik, bahasa, sosial emosional, dan juga seni. Tentunya Moms, hal-hal seperti ini akan didasarkan pada keunikan dan tahapan perkembangan anak, sesuai dengan kelompok usianya.

Jadi dengan kata lain Moms, tujuan diselenggarakannya pembelajaran pada anak usia dini ini adalah untuk :

  • Membentuk anak anak yang lebih berkualitas. Dengan proses tubuh kembangnya, agar nantinya anak lebih siap ketika memasuki jenjang pendidikan berikutnya, atau dalam hal ini SD, dan kehidupannya di masa yang akan datang.
  • Membantu mempersiapkan anak dalam menerima materi belajar akademik. Hal ini dilakukan guna memutus rantai usia putus sekolah, lantaran dirinya kurang mampu bersaing secara sehat pada jenjang pendidikan berikutnya.

Memilih PAUD yang tepat

Jadi Moms, dari ulasan di atas jelas sudah, memilih sekolah PAUD yang tepat, tidak boleh sembarangan dan serampangan. Ada beberapa faktor yang harus diperhatikan dengan baik.

1. Cari informasi tentang PAUD

Hal pertama yang perlu Moms perhatikan dalam memilih PAUD adalah, informasi. Kali ini Moms, sebaiknya cari informasi tentang PAUD yang ada di lingkungan sekitar. Moms dapat menari informasinya dari teman yang anaknya pernah sekolah di tempat tersebut, atau melalui website atau blog yang dimiliki oleh pihak sekolah. Baca juga ulasan tentang sekolah dan review tentang sekolah tersebut.

2. Perhatikan kurikulum dan metode pengajaran yang diberikan

Cari tahu juga bagaimana kurikulum, metode pengajaran, dan juga sistem pemetaan mutu pendidikan anak usia dini, yang diberikan di sekolah tersebut. Yang perlu Moms ketahui disini, masing-masing sekolah, biasanya mempunyai sistem yang berbeda-beda, perhatikan dan pilih sekolah yang dinilai sesuai dengan buah hati.

3. Perhatikan tenaga pendidik yang ada

tenaga pendidik
Sumber: pinterest

Seperti sekolah pada umumnya, tenaga pendidik adalah ujung tonggak, dalam membimbing dan mengajarkan anak di sekolah. Namun karena ini adalah PAUD, maka prinsip pembelajaran paud lebih menitik beratkan pada sistem pola asuh yang tepat, yang mampu membuat anak merasa nyaman di kelas. Tidak hanya itu, seorang tenaga pendidik juga harus paham akan karakter dan hal-hal yang memang dibutuhkan oleh sang anak di dalam kelas.

Karena umumnya Moms, anak-anak lebih sulit untuk mengemukakan pendapat dan ide kepada orang lain, ini yang harus para guru tangkap, untuk kemudian dikembangkan. Jika anak-anak menemukan kendala, maka hal tersebut akan dikomunikasikan kembali pada orangtuanya.

4. Pilih yang dekat dengan rumah

Walaupun PAUD saat ini sudah cukup banyak. Tidak ada salahnya jika memilih PAUD yang lokasinya dekat dengan rumah. Bukan tanpa alasan, kenapa sebaiknya Moms memilih sekolah yang dekat dengan rumah.

Memilih PAUD yang lokasinya dekat dengan rumah selain tidak membutuhkan perjalanan yang panjang, juga menghindari anak kelelahan dalam perjalanan. Hal ini yang membuat sistem pembelajaran jadi kurang maksimal.

Selain itu, alasan lainnya adalah Moms jadi lebih mudah untuk mengantar jemput anak, lantaran jaraknya yang dekat. Cara seperti ini juga cukup efektif, untuk mempersempit celah anak dijemput orang tidak dikenal.

5. Jumlah anak dalam 1 kelas

jumlah anak sekolah paud
Sumber: pixabay

Agar suasana belajar di kelas lebih kondusif, dan guru dapat mengajar secara maksimal. Tidak ada salahnya jika mempertimbangkan jumlah siswa yang ada di dalam kelas. Jumlah anak yang sedikit, membuat suasana belajar jadi lebih terkontrol, dan guru pun mampu mengawasi dan mendidik anak-anak dengan lebih baik.

6. Perhatikan kondisi lingkungan sekolah

Moms, perhatikan juga kondisi lingkungan sekolah, mulai dari kebersihan sekolah, kebersihan kantin, taman yang ada di sekolah, standar keamanan sekolah dan yang lainnya. Pastikan semuanya benar-benar dalam kondisi aman, jadi ketika Moms meninggalkannya di sekolah, Moms tak perlu merasa khawatir lagi.

7. PAUD yang sudah terakreditasi

Pilih sekolah yang sudah memperoleh Akreditasi Nasional, yang langsung berada di bawah Departemen Pendidikan. Sekolah yang sudah mempunyai Akreditasi seperti ini, pastinya akan membantu dan menjamin keberlangsungan sistem pendidikan anak ke jenjang yang berikutnya.

8. Perhatikan fasilitas pendidikan dan permainan yang ada

fasilitas permainan sekolah
Sumber: pexels

Selain memperhatikan kondisi lingkungan sekolah, Moms juga perlu memperhatikan fasilitas pendidikan dan permainan yang ada di sekolah tersebut. Fasilitas permainan di sini adalah adanya aneka macam mainan yang mendidik untuk anak. Adanya perpustakaan untuk anak-anak memilih dan membaca buku, adanya ruang untuk anak beristirahat, adanya berbagai macam perlengkapan menari, musik, atau bahkan pengajaran tentang olahraga.

Tentuya berbagai macam alat peraga dan permainan tersebut berguna untuk menunjang anak agar mampu mengeksplorasi kemampuannya sendiri.

9. Perhatikan keunikan anak

Perlu Moms ketahui, pada dasarnya setiap anak itu unik. Keunikan ini keluar, dengan caranya sendiri. Ada anak-anak yang suka belajar di dalam kelas, ada pula anak yang suka belajar di luar kelas, ada anak yang berbakat menggambar, namun ada pula anak yang berbakat pada sains, dan yang lainnya.

Bakat unik yang berbeda-beda ini membutuhkan teknik pengajaran yang berbeda-beda pula. Jangan disamaratakan, walaupun misalnya 2 anak yang sama, sama-sama menyukai sains, namun sudut pandang mereka biasanya berbeda.

Ini yang harus Moms perhatikan dengan baik, demikian pula gurunya di sekolah, agar tepat dalam memilih sistem pengajaran yang tepat, agar perkembangan kecerdasan, dan sosial anak, jauh lebih baik dari sebelumya.

10. Ajak anak untuk memilih sekolahnya

Satu hal yang tidak boleh Moms lewatkan. Karena ini adalah sekolah untuk anak, sebaiknya libatkan anak dalam memilih sekolah yang diinginkan. Tentunya dibarengi dengan informasi yang berimbang.

Dengan memilih pendidikan anak usia dini / PAUD yang tepat, tidak hanya membuat Moms jadi lebih nyaman dalam menitipkan perkembangan anak di sekolah. Anak pun akan merasa nyaman ketika dirinya berada di sekolah, walau tanpa didampingi orangtuanya.

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "Pendidikan Anak Usia Dini Ini Yang Harus Orangtua Pahami Lebih Lengkap"
related post
Pentingnya Pendidikan Seksual Pada Anak Usia Dini Di Indonesia

Terkadang membicarakan seks kepada anak adalah sesuatu yang dianggap tabu dan banyak orang tua lebih ... Lanjut Baca