Metode Yang Paling Tepat Untuk Diet Setelah Melahirkan

Waktu Baca: 5 menitSenin, 23 Maret 2020 10:00 WIB
Diet Setelah Melahirkan
Sumber: Freepik.com

Setiap wanita hamil pasti mengalami perubahan pada bentuk tubuhnya. Selain perut yang membesar, berat badan juga ikut bertambah. Hal ini wajar terjadi mengingat saat hamil pola makan menjadi tidak terkendali, sehingga terjadi peningkatan jumlah kalori yang dibutuhkan untuk ibu dan bayi yang dikandung. Masalah baru yang muncul setelah melahirkan, yakni bagaimana cara menurunkan berat badan agar kembali ke ukuran semula.

Menurunkan berat badan setelah melahirnya berbeda dengan diet penurunan berat badan pada umumnya. Sebab, setelah melahirkan, wanita akan memasuki masa nifas kurang lebih selama 40 hari. Kemudian, di saat yang sama tidak diperbolehkan untuk melakukan olahraga. Bahkan, saat menyusui pun sangat tidak dianjurkan bagi wanita untuk langsung berolahraga. Menjalankan diet setelah melahirkan juga tidak boleh sembarangan.

Kapan Saat Yang Tepat Untuk Memulai Diet?

waktu yang tepat untuk diet setela melahirkan
Sumber: Freepik.com

Setelah melahirkan, tubuh membutuhkan waktu untuk pulih dan kembali dalam kondisi normal sehingga secara medis, Moms tidak disarankan untuk berolahraga. Diet ketat pun juga tidak dianjurkan untuk dilakukan. Biasanya setelah 3 – 4 minggu setelah melahirkan, Moms akan melakukan pemeriksaan prenatal. Di saat yang sama, Moms bisa berkonsultasi dengan dokter mengenai program diet penurunan berat badan yang akan dilakukan nantinya.

Pahami juga waktu yang tepat untuk diet setelah melahirkan, yakni jika sudah mendapat lampu hijau dari dokter dan mendapat istirahat yang cukup. Mengkonsumsi makanan bergizi dan berolahraga ringan menjadi cara terbaik untuk memulai program penurunan berat badan setelah melahirkan yang aman bagi Moms.

Diet Untuk Moms Setelah Melahirkan

Berolahraga memang tidak dianjurkan untuk dilakukan oleh Moms setelah melahirkan. Sebagai gantinya, metode penurunan berat badan yang bisa Moms tiru adalah dengan mengatur pola makan atau diet. Diet yang dimaksud ini bukan berarti mengurangi porsi makanan. Justru sebaliknya, Moms harus menambah jumlah makanan yang dikonsumsi.

Jika dalam sehari membutuhkan 1.500 kkal, maka setelah melahirkan bertambah menjadi 2.100 kkal. Tidak perlu takut dengan penambahan jumlah kalori ini. Justru inilah cara yang sangat efektif, terutama bagi Moms untuk bisa fokus pada pemberian ASI eksklusif. Kalori tersebut justru malah bisa dimanfaatkan sebagai sumber ASI yang akan dinikmati oleh bayi Moms.

Cara Diet Yang Aman Setelah Melahirkan

Melakukan diet setelah melahirkan tidak boleh sembarangan. Bila keliru dilakukan, justru dapat membahayakan Moms dan buah hati yang sedang menyusui. Berikut ini ada beberapa cara diet yang bisa Moms tiru agar program penurunan berat badan aman.

1. Usahakan Selalu Makan Secara Teratur

Seperti yang telah dijelaskan, saat menyususi kebutuhan kalori tubuh justru lebih banyak. Namun pada kenyataannya, banyak wanita yang mengurangi asupan kalori demi menurunkan berat badan dengan cepat. Padahal, menjadi seorang ibu yang baru memiliki anak, secara tidak langsung memberikan beban mental tersendiri hingga membuat stres dan berujung pada pola makan yang tidak teratur. Jadi, sebaiknya Moms biasakan untuk makan teratur dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan seimbang, karena jika tidak dilakukan, maka kenaikan berat badan justru yang akan dialami oleh Moms.

2. Makan Dalam Porsi Kecil, Namun Sering

cara diet setelah melahirkan secara alami
Sumber: Freepik.com

Tips diet setelah melahirkan selanjutnya yakni dengan cara mengatur makan dalam jumlah kecil namun cukup sering. Pola makan ini justru lebih efektif jika dibandingkan makan tiga kali sehari dalam jumlah banyak. Moms cukup mengatur makan sebanyak enam kali dalam jumlah kecil atau memberi jarak 2 jam untuk setiap kali makan untuk menghindari rasa lapar.

3. Perbanyak Makanan Dengan Protein Tinggi

Untuk Moms yang melahirkan secara caesar, masih bisa kok menjalankan diet. Cara diet setelah melahirkan caesar yang bisa dilakukan, yakni dengan mengkonsumsi makanan tinggi protein. Protein berguna untuk mempercepat penyembuhan luka pasca operasi sesar dengan meregenerasikan sel-sel tubuh. Tidak hanya itu saja, protein juga dapat meningkatkan produksi ASI sehingga sangat disarankan bagi Moms untuk mengkonsumsi produk kacang-kacangan, daging tanpa lemak, ikan, telur, yogurt, dan gandum.

4. Perbanyak Konsumsi Sayuran dan Buah

menu diet setelah melahirkan
Sumber: Freepik.com

Salah satu menu diet setelah melahirkan yang bisa Moms tiru adalah dengan banyak mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan. Sayuran hijau dan buah-buahan yang kaya serat sangat dianjurkan untuk menghindari konstipasi atau sembelit pada Moms setelah melahirkan. Menghindari makanan penyebab gas, seperti ubi dan kubis juga bisa menjadi tips diet setelah melahirkan sesar. Makanan yang mengandung serat tinggi membuat Moms merasa kenyang lebih lama, sehingga memperlambat proses pencernaan dan mengurangi rasa lapar.

5. Jangan Lupa Minum Air Putih Yang Cukup

Ternyata, air putih dapat membantu Moms dalam proses penurunan berat badan setelah melahirkan. Mengkonsumsi air putih dapat membuat perut menjadi terasa kenyang dan mencegah Moms untuk mengkonsumsi cemilan berkalori tinggi. Tidak hanya itu saja, saat menyusui, biasanya tubuh Moms akan kehilangan banyak cairan, sehingga sangat disarankan bagi Moms untuk mengkonsumsi air putih 1–2 liter sehari untuk mencegah dehidrasi.

Itulah tadi beberapa metode yang bisa Moms tiru dalam melakukan diet setelah melahirkan. Agar maksimal, lakukan juga olahraga ringan seperti berjalan, yoga, dan berenang untuk menjaga kebugaran tubuh. Selamat mencoba semua cara diet setelah melahirkan secara alami yang benar dan efektif dalam menurunkan berat badan ini ya, Moms!

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "Metode Yang Paling Tepat Untuk Diet Setelah Melahirkan"
related post
Penyebab Darah Haid Hitam Pekat Dan Bau Di Awal Menstruasi, Bahayakah?

Apakah Moms pernah mengalami ketika datang bulan dengan kondisi darah haid hitam dan bau? Hal ... Lanjut Baca

Kenapa Ketika Bangun Pagi Kepala Pusing Dan Mulut Terasa Pahit

Bangun pagi merupakan kebiasaan yang positif, mampu menjaga mood tetap dalam keadaan bahagia sepanjang hari. ... Lanjut Baca

7 Manfaat Memeluk Anak Setiap Hari, Kunci Mendidik Mental Anak Sehat

Memeluk anak merupakan kesempatan yang bahagaia bagi semua orang tua. Ketika sang buah hati baru ... Lanjut Baca