Mengungkap Nasehat Orang Tua Jaman Dulu Kepada Anaknya, Yuk Cari Tahu!

Waktu Baca: 4 menitRabu, 10 November 2021 09:30 WIB
nasehat orang tua
Sumber: xframe.io

Mungkin HappyFams masih pernah mengingat nasehat orang tua yang dari dulu sering diberikan ketika masih kecil. Pada dasarnya, ada berbagai macam karakter yang dimiliki oleh orang tua di dunia ini.

Tentu saja semuanya mempunyai kebijakan pengasuhan berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya. Cara menasehati anak memang berbeda di setiap keluarga, ada orang tua yang mengatur anaknya, namun ada orang tua yang membebaskan anaknya untuk memilih sesuatu, dan lainnya.

Hal ini yang membuat anak dilema, pilih mengikuti insting yang dimilikinya atau memilih mendengarkan nasehat orang tua kita.

Berbagai Nasehat Orang Tua Jaman Dulu

BACA JUGA:

Nasehat orang tua pastinya tidak akan pernah terlupakan sejak jaman dulu karena memang mempunyai kesan tersendiri bagi sang anak. Berikut berbagai macam nasehat yang diberikan orang tua kepada anaknya, mungkin saja ada beberapa nasehatnya terdengar aneh seperti:

1. Jangan menduduki bantal karena bisa bisulan

Nasehat orang tua kepada anaknya ini pasti sering HappyFams dengar. Orang tua pada zaman dahulu sangat sering mengingatkan kita agar tidak duduk di bantal, alasannya agar tidak bisulan.

Konon, munculnya nasehat yang diberikan orang tua zaman dulu karena orang jaman dulu menderita penyakit bisul. Oleh sebab itu mereka membuat istilah tersebut pada anak-anak saat ini agar memberikan sedikit ancaman penyakit.

Bukan hanya itu, larangan ini juga secara tidak langsung bisa mengajarkan tata karma kesopanan dari dini.

2. Menyapu yang bersih agar suami tidak brewokan

Nasehat orang tua zaman dulu ini mungkin sulit dipercaya. Biasanya, nasehat ini diberikan untuk anak perempuan, karena dalam kesehariannya anak perempuan yang diminta oleh orang tua untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan rumah.

Sebenarnya, makna dari nasehat ini ialah mengajarkan buah hati agar selalu hidup bersih, apalagi nantinya anak perempuan akan mengurus rumah. Jika perempuannya malas-malasan, bagaimana keadaan rumah nantinya.

3. Jangan menonton televisi terlalu dekat

Tidak sedikit remaja di Indonesia yang sekarang ini sudah menggunakan kacamata, bahkan anak-anak kecil juga sudah mengenakan kacamata anti radiasi anak agar bisa menyelamatkan kesehatan matanya dari radiasi gadget.

Orang tua zaman dulu sering mengingatkan kita agar tidak menonton televisi dalam jarak yang terlalu dekat, bermain ponsel setiap waktu hingga membaca sembari tiduran. Ini alasan mereka mengingatkan kita agar buah hati tidak menggunakan kacamata.

4. Pulang di waktu mahgrib

Ketika pamit pergi bermain ke rumah tertangga, biasanya Moms sering berpesan agar pulang sebelum mahgrib. Mungkin HappyFams bertanya-tanya mengapa harus terdapat nasehat tersebut. Hal ini disebabkan karena agar kita bisa mengatur waktu bermain, dan melakukan tanggung jawab lainnya seperti mengerjakan tugas sekolah.

Alasan Mengapa Harus Mendengarkan Nasehat Orang Tua

nasehat orang tua
Sumber: pexels

Cara menasehati anak jaman dulu dengan cara menasehati anak remaja zaman now mungkin sudah berbeda, tapi orang tua memilki alasannya tersendiri degan cara mereka menasehati anak. Ada berbagai macam alasan mengapa nasehat orang tua harus kita ikuti, berikut berbagai alasannya:

1. Orang tua pernah muda

Banyak yang mengatakan jika orang tua tidak pernah mengerti anak muda, padahal, orang tua pernah muda serta memahami seperti apa celah-celah di masa muda.

Jika bukan mereka yang mengalaminya sendiri, mereka juga melihat dari masa lalu atau dari teman-temannya. Oleh sebab itu bagaimanapun juga tidak ada salahnya mengikuti anjuran nasehat mereka atau menurunkannya kepada anak.

2. Nasehat adalah bentuk kepedulian

Ketika orang tua mengingatkan, hal ini menunjukkan jika mereka peduli pada kehidupan buah hatinya. Apalagi, tujuan orang tua memberikan nasehat adalah agar anaknya tidak jauh dalam penderitaan.

Contohnya saja kita sering kesal diberitahu agar pulang sebelum mahgrib tiba, karena sedang asyik-asyiknya bermain bersama dengan teman.

Padahal, dengan mengikuti aturan tersebut, kita bisa belajar untuk mengatur waktu dan bertanggung jawab pada seluruh tugas yang dimiliki.

3. Menguatkan ikatan antara anak dan orang tua

Dengan mempertimbangkan dan mendengarkan nasehat mereka, anak dan orang tua bisa memiliki kedekatan lebih. Bahkan, mungkin dulunya HappyFams tidak mengikuti nasehat tersebut, namun dengan menghargainya, pasti sekarang kedekatan HappyFams dengan orang tua lebih terasa. Bahkan dengan menghargainya dapat membuat orang tua menjadi lebih tenang.

Mengikuti atau menghargai nashet orang tua dapat membuat mereka merasakan jika anaknya masih percaya serta menyayangi mereka.

4. Mengurangi rasa penyesalan

Tidak sedikit anak yang mengaku jika apa yang dikatakan orang tua adalah hal yang benar, dan akhirnya menyesal dengan nasehat yang tidak pernah diikuti.

Memang, rasa penasaran di masa muda begitu banyak, untuk saat ini sebenarnya tidak ada salahnya memberikan anak nasehat tersebut. Jika perlu nasehat orang tua di jaman dulu bisa sedikit disesuaikan agar anak lebih mudah memahaminya.

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "Mengungkap Nasehat Orang Tua Jaman Dulu Kepada Anaknya, Yuk Cari Tahu!"
related post
Bagaimana Cara Menghadapi Orang Tua Toxic Yang Selalu Marah?

Orang tua toxic menjadi hal yang paling dihindari anak di dalam sebuah keluarga. Hubungan yang ... Lanjut Baca

7 Contoh Berbakti Kepada Orang Tua Dalam Kehidupan Sehari-hari

Ada banyak kegiatan yang menggambarkan contoh berbakti kepada orang tua. Berbakti kepada orang tua merupakan ... Lanjut Baca

Membantu Orang Tua Merupakan Contoh Kebiasaan Anak Hebat Indonesia

Membantu orang tua adalah salah satu kewajiban bagi anak yang dapat bermanfaat terhadap tumbuh kembangnya ... Lanjut Baca