Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah. Jam kerja menjadi lebih berkurang, jalanan lebih lengang dari biasanya, dan para umat Muslim saling berlomba melakukan amal ibadah. Kewajiban berpuasa di bulan Ramadan yang hanya terjadi satu tahun sekali merupakan waktu yang tepat untuk mengajarkan si kecil berbagai ilmu agama, termasuk puasa lho, Dads. Ditambah lagi, dengan melihat lingkungannya yang dipenuhi orang yang menjalani ibadah puasa, tentu saja akan mendorong si kecil untuk belajar berpuasa bersama Dads.
Memang, si kecil saat ini mungkin belum baligh, dan belum berkewajiban melaksanakan puasa Ramadhan. Namun, tidak ada salahnya melatih anak puasa sejak dini agar ia memahami makna berpuasa dan tahu bagaimana pelaksanaannya kelak. Tantangannya adalah anak laki-laki cenderung sangat aktif dan senang bermain sehingga di awal latihan puasa, ia biasanya akan merasa kesulitan menahan lapar saat perutnya keroncongan.
Bisa saja nih, si kecil malah diam-diam ke dapur dan mengambil makanan kesukaannya disana. Hayo, apakah Dads juga pernah melakukan hal tersebut saat masih kecil? Untuk itulah, mengenalkan puasa pada anak sedini mungkin dapat membuat ia terbiasa dengan puasa Ramadhan yang hukumnya wajib bagi umat Islam. Sehingga saat besar nanti (sudah baligh), ia bisa melakukan ibadah wajib ini dengan sebaik-baiknya dan mendapatkan berkah dalam berpuasa penuh sebulan lamanya.
Sebagai orangtua yang baik, Dads perlu melatih anak berpuasa dengan cara yang tepat agar si kecil merasa sukarela dan senang melakukan ibadah puasa.Dads tidak perlu memaksa ia berpuasa, sebab khawatir jagoan Dads malah membantah dan tidak mau melaksanakannya. Pendekatan yang tepat tentu saja perlu Dads lakukan agar anak laki-laki Dads melakukan ibadah puasa sesuai dengan keinginannya sendiri. Lalu, bagaimana sih cara mengajarkan puasa pada anak yang ampuh dan mudah Dads lakukan? Yuk mari simak beberapa tips berikut ini!