Ilmu Penting Sebelum Memilih Mainan Anak Sesuai Usia Si Kecil

Waktu Baca: 2 menitSabtu, 06 Juni 2020 14:26 WIB
Memilih Mainan Anak
Sumber: freepik

Sebagai orangtua tentunya ingin melihat anak-anaknya senang dan bahagia, salah satunya bisa dengan membelikan berbagai mainan. Namun bukan sembarang membelikan mainan lho Moms, selain harus aman juga sebaiknya sesuai dengan usia si kecil.

Menemukan mainan yang sesuai dengan usianya berarti memberikan media belajar dan bermain yang tepat dengan minat dan keterampilannya. Biar tidak salah pilih mainan, ikuti beberapa tips yang kami pelajari dari situs WebMD berikut ini:

Keep It Simple

Memberikan terlalu banyak mainan dalam waktu bersamaan malah bikin anak bingung untuk mengembangkan imajinasinya. Boneka yang dapat bernyanyi atau berbicara atau mainan yang melibatkan tombol-tombol tertentu justru akan membatasi kemampuan anak untuk menggunakan imajinasinya. Justru mainan yang tampak sederhana dan dianggap ketinggalan zaman, seperti building blocks, memungkinkan anak menjadi lebih kreatif dan spontan.

Berikan Batasan Saat Bermain Gadget dan Permainan Elektronik

Kita hidup di zaman perkembangan teknologi yang sangat pesat dan kebanyakan orangtua akan mengalami kesulitan untuk menjauhkan si kecil dari gadget. Walau memiliki banyak manfaat dan menawarkan kemudahan, pembatasan tetap tegas dilakukan. Terlalu sering memainkan gadget dapat menimbulkan gangguan pendengaran dan penglihatan, mudah obesitas, hingga penundaan kemampuan berbicara.

Tidak hanya itu, peralatan elektronik juga dapat mempengaruhi tingkat konsentrasi anak, seperti yang diungkapkan Linda Crowe, PhD, profesor Communication Sciences and Disorders Program, Kansas State University. Mainan dengan lampu berkedip dan gerakan yang konstan bikin anak cenderung kurang memperhatikan hal lain seperti buku atau mainan yang tidak bergerak.

Hati-hati Memilih Mainan Edukatif

Orangtua mana pun akan berusaha mempersiapkan kemampuan anak untuk menghadapi masa depan. Salah satunya dengan mengenalkan mainan edukatif yang dianggap dapat melatih kecerdasan dan kemampuan kognitif.

Walau termasuk mainan yang bermanfaat, tetap saja kenalkan sesuai dengan umur dan perkembangan kemampuannya. Hati-hati memilih mainan yang dipromosikan dapat meningkatkan kemampuan otak dan mengajarkan anak membaca lebih awal, karena ternyata tidak didukung dengan fakta yang sebenarnya.

Berikan Beberapa Mainan Saja

Terlalu banyak mainan akan membuat anak kesulitan memusatkan perhatian. Sebaiknya simpan mainan-mainan yang sudah jarang digunakan pada satu kotak, kemudian keluarkan kembali setelah beberapa minggu. Si kecil akan merasa bermain dengan yang baru dan berbeda, tanpa harus memaksa orangtua membelikan yang baru.

Selain itu, tidak perlu buru-buru mengganti mainan lama dengan yang baru hanya karena anak terlihat bosan. Bermain balok misalnya, setelah bisa menyusunnya nantinya si kecil akan belajar mengembangkan bahasa, imajinasi, dan kreativitas dengan mainan yang sama. Biasakan juga untuk bermain bersama kakak, adik, atau teman yang akan mengajarkan toleransi dan kerjasama dengan orang lain.

Sah-sah saja ingin membahagiakan anak dengan mainan-mainan baru, namun tetap memperhatikan kualitas, keamanan, dan kemampuan memainkan yang sesuai dengan usianya.

Last but not least, jangan hanya diam saja, tapi ikutlah bermain bersama si kecil yang tidak hanya baik buat tumbuh kembangnya, juga mempererat hubungan orangtua-anak. Yuk bermain!

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "Ilmu Penting Sebelum Memilih Mainan Anak Sesuai Usia Si Kecil"
related post
Pola Asuh Anak Dan Remaja Yang Mulai Nampak Perilaku Tidak Terbuka

Moms, memiliki buah hati yang masih sangat belia tentunya menjadi sebuah tugas istimewa ya, karena ... Lanjut Baca

Jenis-jenis Makanan Biar Cepat Hamil Untuk Dipahami Ibu Muda

Kehamilan menjadi idaman setiap ibu muda yang baru menikah, namun walau sudah dicoba dan diprogram ... Lanjut Baca

5 Permainan Di Rumah Yang Menyenangkan & Tidak Bosan Bersama Keluarga

Rasa jenuh dan bosan pasti akan dirasakan oleh semua orang. Mencari kegiatan atau suasana baru ... Lanjut Baca