Hobi Otomotif Jadi Bisnis. Ini 7 Aspek Yang Dads Perlu Persiapkan

Waktu Baca: 5 menitSabtu, 22 Juni 2019 10:20 WIB
Otomotif Dari Iseng Jadi Bisnis
Sumber: Unsplash.com/Aj Yorio

Melakukan hal yang kita sukai memang menyenangkan, apalagi yang berhubungan dengan kegemaran atau hobi. Berawal dari hobi, kini sudah banyak orang membuka bisnis atau usaha sampingan yang pastinya bisa menambah pundi-pundi. Nah, bagi Dads yang memiliki hobi “mengobrak-abrik” mesin kendaran, bisa juga lho mencoba membuka peluang bisnis hobi otomotif. Selain bisa menyalurkan hobi, Dads juga akan mendapat dana tambahan. Sebelum memulai bisnis ini, ada baiknya disimak terlebih beberapa hal penting yang wajib diketahui agar bisnis yang Dads jalani bisa berjalan dengan lancar.

1. Pilihlah Tempat Yang Stategis Untuk Membuka Usaha

tempat strtegis membuka usaha
Sumber: Unsplash/Luke Seretis

Hal pertama yang bisa Dads lakukan sebelum membuka usaha yaitu pemilihan lokasi. Tentunya bukan sembarang tempat bisa dipilih, sebab kedepannya akan menentukan ramai atau bahkan sepi tempat usaha yang dirintis oleh, Dads. Pilihlah tempat yang ramai, strategis, dan mudah diakses oleh kendaraan, terutama kendaran beroda empat. Sebab, hal ini bisa jadi pertimbangan bagi para pemilik kendaraan untuk memperbaiki kendaraan mereka di tempat Dads atau tidak. Satu lagi, cari tempat atau lokasi yang memang banyak orang memiliki kendaraan, meskipun ini bukan sesuai yang penting tapi bisa dimasukkan ke dalam perencanaan dalam memilih lokasi.

2. Bagi Pemilik Kendaraan Roda Empat, Tidak Perlu Khawatir Untuk Memarkirkan Kendaraannya

parkir kendaraan roda empat
Sumber: Unsplash.com/Ruffa Jane Reyes

Jika lokasi usaha Dads berada di pinggir jalan, pastikan memiliki lahan parkir yang cukup luas terutama untuk kendaraan roda empat. Selain memberikan kenyamanan, para pengunjung juga akan merasa aman saat mengunjungi tempat usaha, Dads. Ditambah saat jumlah pengunjung meningkat terutama pada hari-hari mendekati Hari Raya seperti Lebaran dan juga liburan sekolah. Lahan parkir yang luas juga bisa dimanfaatkan untuk menampung kendaraan yang memang harus “menginap” atau memiliki kerusakan parah.

3. Sesuaikan Dengan Hobi Dan Aplikasikan Di Dalam Usaha

hobi dan aplikasikan usaha
Sumber: Unsplash/Kayle Kaupanger

Apabila Dads mempunyai hobi dan juga mampu melakukan pekerjaan perbengkelan yang meliputi ganti oli, memasang spare part dan lain sebagainya, ada baiknya untuk memilih membuka bengkel umum. Jika Dads hobi modifikasi mesin pada kendaraan baik motor maupun mobil, bengkel tune up bisa jadi pilihan. Kendaraan tidak akan terlihat menarik jika tidak memiliki aksesoris pendukung, terutama bagi pemilik yang ingin mengubah penampilan kendaraannya. Dan bengkel yang khusus memodifikasi serta menjual berbagai macam aksesoris pendukung kendaraan adalah pilihan yang tepat. Sekarang tinggal sesuaikan dengan hobi otomotif Dads ya!

4. Lihat Juga Jumlah Kompetitor, Cari Sesuatu Yang Berbeda Yang Tidak Dimiliki Di Tempat Lain

jumlah kompetitior usaha mobil
Sumber: Unsplash/Startae Team

Aspek ini juga sangat penting, mengingat ini juga berpengaruh pada tingkat keberhasilan dari usaha yang dijalani. Jika Dads sudah terlanjur mendapat lokasi yang sesuai namun di sisi lain terdapat banyak usaha serupa, tidak perlu berkecil hati. Hal yang mungkin bisa Dads lakukan yaitu berikan pelayanan berbeda dari tempat lain. Persaingan pasti ada, namun jangan sesekali melakukan pelayanan yang serupa, secara tidak langsung Dads menciptakan persaingan tidak sehat. Melakukan analisis SWAT terlebih dahulu bisa menjadi pilihan, agar usaha bisa berjalan dengan lancar.

5. Siapkan Perlengkapan Dan Peralatan Pendukung Pekerjaan

perlengkapan dan pendukung
Sumber: Unsplash.com/Lachlan Donald

Sudah pasti ini merupakan hal yang paling penting dan keberadaannya tidak dapat dipisahkan terutama di bidang otomotif. Lengkap atau tidaknya peralatan akan berdampak pada lancar atau tidaknya usaha perbengkelan yang dirintis. Melakukan pergantian peralatan secara berkala serta menggantinya dengan yang lebih baik dengan mengikuti perkembangan teknologi terbaru tentu akan mempercepat dalam menyelesaikan pekerjaan. Selain mempercepat pekerjaan, para konsumen yakin mengenai kinerja yang terdapat di bengkel Dads miliki. Sehingga bisa dipastikan para konsumen akan datang kembali untuk memperbaiki kendaraan mereka.

6. Tidak Ada Salahnya Merekrut Tenaga Ahli

merekrut tenaga ahli
Sumber: Unsplash.com/Fancy Crave

Bagi Dads yang masih bekerja di tempat lain, sudah pasti membuat Dads tidak bisa fokus terhadap usaha yang sedang dilakoni. Melakukan pencarian tenaga kerja seperti montir bisa menjadi alternatif. Cari seorang montir ahli yang sudah berpengalaman serta satu atau dua asisten yang siap membantu jika terdapat banyak pekerjaan di tempat. Selain itu, dalam sistem penggajian jangan pernah terlambat serta berikan juga insentif agar mereka betah bekerja di tempat, Dads.

7. Perbanyak Informasi Mengenai Supplier Suku Cadang Kendaraan

informasi supplier suku cadang
Sumber: Unsplash.com/Fancy Crave

Berbicara mengenai otomotif, tidak akan terasa lengkap jika tidak ada bahasan mengenai suku cadang untuk kendaraan. Sudah menjadi hal yang lumrah bagi sebuah bengkel untuk menyediakan berbagai macam benda-benda penting serta dibutuhkan untuk kendaraan. Sebagai pemilik bengkel, tentunya Dads perlu mencari tahu terlebih dahulu di mana saja supplier yang menjual suku cadang kendaraan terlengkap dan yang terpenting memiliki harga jual yang lebih murah jika dibandingkan dengan supplier lain. Hal tersebut penting untuk menjadi pertimbangan, mengingat Dads akan menjual kembali suku cadang dengan harga yang murah juga. Ada baiknya jika Dads mencari sendiri supplier agar dapat dengan mudah mengetahui harga jual barang di pasaran. Jika mengalami kesulitan saat mencari suatu barang, Dads bisa tanyakan kepada komunitas otomotif. Tetapi perlu diperhatikan saat membeli barang dari supplier, terdapat beberapa barang yang tidak dapat dibeli satuan sehingga mau tidak mau Dads terkadang harus mengeluarkan dana lebih.

Nah, itu tadi beberapa aspek penting yang harus dipersiapkan untuk mewujudkan hobi otomotif menjadi sebuah bisnis. Memang akan menyenangkan jika apa yang kita sukai bisa menjadi peluang bisnis yang menguntungkan, bukan? Apakah Dads salah satu yang tertarik ingin berbisnis di bidang otomotif? Share di komentar ya!

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "Hobi Otomotif Jadi Bisnis. Ini 7 Aspek Yang Dads Perlu Persiapkan"