Daftar Menu Mpasi 6 Bulan Yang Tepat Untuk Si Kecil

Waktu Baca: 3 menitMinggu, 24 Maret 2019 15:21 WIB
Menu Mpasi Si Kecil
Sumber: Parenting.com

Sebagai orang tua, tentu kita akan memberikan yang terbaik untuk si kecil ya, HAPPYfams? Termasuk dalam memenuhi kebutuhan nutrisinya. Tahukah Moms dan Dads bahwa bayi memerlukan Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif selama 6 bulan, yaitu pemberian ASI saja tanpa makanan dan minuman lain hingga bayi berusia 6 bulan. Setelah itu, bayi dapat mengkonsumi makanan yang biasa disebut menu mpasi.

Kapan Sebaiknya Memulai Program MPASI Bagi Si Kecil?

Mpasi adalah Makanan Pendamping Air Susu Ibu yang diberikan setelah bayi berusia 6 bulan hingga berusia 2 tahun. Mungkin Moms bertanya, kenapa memberikan mpasi kepada bayi ini perlu dilakukan? Pahamilah dulu bahwa pemberian makanan yang baik sejak lahir hingga usia dua tahun merupakan salah satu upaya mendasar untuk menjamin pencapaian kualitas tumbuh kembang sekaligus memenuhi hak anak.

Menurut World Health Organization (WHO)/United Nations Children’s Fund (UNICEF), lebih dari 50% kematian balita terkait dengan keadaan kurang gizi, dan 2/3 di antara kematian tersebut terkait dengan praktik pemberian makanan yang kurang tepat pada bayi dan anak. Bahkan, Global Strategy on Infant and Child Feedingmerekomendasikan bahwa pola pemberian makan terbaik bagi bayi dan anak adalah sejak lahir sampai usia 24 bulan.

Hal-Hal Penting Yang Wajib Diperhatikan HappyFams Saat Mempersiapkan Daftar Menu MPASI Si Kecil

Jangan lupakan juga dalam memberikan Mpasi, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan ya Moms. Yaitu usia bayi, frekuensi makan, jumlah mpasi, tekstur mpasi, variasi makanan, responsif, serta kebersihannya. Daftar menu mpasi biasanya diberikan pada 3 kelompok usia bayi. Yaitu 6-9 bulan, 9-12 bulan, dan 12-24 bulan. Perbedaan usia ini juga mempengaruhi perbedaan kebutuhan nutrisi.

Sementara, frekuensi menu mpasi bayi adalah waktu pemberian makan dalam 1 hari, dan jumlah mpasi bayi adalah porsi makanan yang diberikan kepada bayi dalam 1 kali makan. Ada juga tiga istilah lain yang mengenai MPASI bayi, seperti tekstur, variasi, dan responsif yang wajib dipahami Moms dan Dads dalam menyiapkan daftar menu mpasi 6 bulan yang tepat untuk si kecil.

Tekstur yaitu kekentalan makanan yang diberikan untuk bayi. Variasi adalah keberagaman makanan yang diberikan dengan mengandung komponen makanan 4 bintang. Responsif yaitu perilaku ibu dalam memberikan makan anak yaitu dengan mengerti keadaan anak. Sedangkan, kebersihan yang baik juga sangat penting untuk diperhatikan agar menghindari bayi terkena diare dan penyakit infeksi.

Ragam Pilihan Menu Makanan Yang Wajib Dihindari Saat Memberikan MPASI Bayi

Namun, tidak semua makanan dapat dijadikan Mpasi lho, Moms! Terdapat beberapa bahan makanan yang perlu dihindari atau dikurangi, yaitu garam, telur setengah matang, makanan kalengan, serta makanan instan. Sebaiknya, kurangi juga penggunaan garam karena dapat menyebabkan gangguan fungsi ginjal jika terdapat kandungan garam berlebih pada bayi berusia kurang dari 1 tahun. Telur setengah matang pun tidak boleh dijadikan sebagai Mpasi karena bisa mengandung bakteri Salmonella. Sedangkan, makanan kalengan atau makanan instan biasanya mengandung pengawet, pewarna, serta penyedap rasa yang dapat mengganggu kesehatan bayi.

Makanan Yang Aman Untuk Daftar Menu Mpasi 6 Bulan Yang Tepat Untuk Si Kecil

Apa aja sih menu makanan yang bisa kita jadikan makanan mpasi pertama? Yuk, Moms, kita simak informasi berikut ini!

1. Bubur

MPASI dengan bahan dasar makanan pokok berupa beras ini dapat dimasak sebagai mpasi pertama bayi. Sebagai variasi, Moms dapat menambahkan bubur beras lembut dengan bayam, wortel, atau kentang yang sudah dihaluskan.

2. Bubur Kentang

Moms dapat menggunakan kentang sebagai bahan dasar Mpasi, lho! Caranya, kukus kentang hingga lunak, lalu haluskan kentang. Kemudian, tambahkan ASI, campurkan hingga ASI dan kentang tercampur rata. Kentang merupakan salah satu bahan pangan yang bermanfaat sebagai sumber energi tubuh. Teksturnya yang halus setelah dimasak membuat kentang aman untuk dikonsumsi bayi.

3. Puree

Untuk membuat puree, Moms dapat menggunakan buah-buahan seperti pepaya, pisang, alpukat, dll. Cara membuat puree ini, Moms cukup menghaluskan buah-buahan dengan menggunakan blender. Mudah sekali ya, Moms? Meskipun mudah, kandungan gizi dalam buah-buahan ini sangat bermanfaat untuk bayi lho, Moms! Seperti alpukat yang kaya akan vitamin E serta pepaya yang kaya akan vitamin A, C, E, dan serat.

4. Bubur Pisang

Moms, untuk membuat bubur pisang, bahan yang diperlukan hanyalah buah pisang dan tepung beras merah. Pisang adalah buah yang kaya akan vitamin C sedangkan beras merah kaya akan karbohidrat dan kalori. Memasak bubur pisang ini cukup mudah lho, Moms! Pertama, larutkan tepung beras merah dengan air, aduk hingga rata. Lalu, panaskan larutan tersebut sambil diaduk hingga mendidih dan kental. Sesaat sebelum diangkat, tambahkan buah pisang yang telah dilembutkan. Kemudian angkat, dan sajikan.

Nah, itulah beberapa referensi menu MPASI untuk HAPPYfams semua. Selain itu, jangan lupa tetap berikan ASI sesering mungkin ya, Moms! Bagaimana dengan pengalaman HAPPYfams dalam membuat daftar menu mpasi si kecil? Share di komentar yuk!

Sumber :

Sudaryanto, Gatot. (2014). MPASI SUPER LENGKAP. Penebar Plus (Penebar Swadaya Grup) : Jakarta.

Sutomo, Budi. (2013). Menu Harian MPASI Praktis Sehat & Alami untuk Bayi usia 6-24 bulan. Anak Kita : Jakarta.

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "Daftar Menu Mpasi 6 Bulan Yang Tepat Untuk Si Kecil"
related post
Jadwal Pemberian Imunisasi Lengkap Pada Anak, Moms Wajib Catat!

Menjaga selalu kesehatan anak adalah tugas dari orang tua salah satunya dengan selalu memperkuat sistem ... Lanjut Baca

Melahirkan Normal VS Operasi Caesar, Mana Yang Lebih Baik Ya, Moms?

Melahirkan adalah proses yang paling dinanti oleh semua wanita hamil. Setelah menunggu selama kurang lebih ... Lanjut Baca

Tips Ibu Muda Menyusui Bayi Yang Baru Lahir Dengan Baik Dan Benar

Menjadi seorang ibu muda memang tidaklah mudah. Setelah melawati proses melahirkan, tahap berikutnya yang juga ... Lanjut Baca