Cara Mengurus IMB Sendiri Agar Lebih Murah, Mudah & Cepat

Kamis, 12 Maret 2020 10:00 WIB
Cara Mengurus Imb Sendiri
Sumber: berlinpatten.com

Happinest.id - Izin Mendirikan Bangunan atau IMB merupakan salah satu berkas penting yang harus Dads miliki ketika akan mendirikan suatu bangunan. IMB sendiri juga menjadi bukti tertulis mengenai perizinan untuk mendirikan, merenovasi, menambah, dan memperbaiki bangunan. Dan berkas ini pun menunjukkan kelayakan huni suatu bangunan.

Hanya saja, pembuatan IMB seringkali dianggap sulit oleh masyarakat karena peraturan ini juga belum terlalu lama diberlakukan. Padahal prosedur untuk membuat IMB tidaklah serumit yang dibayangkan. Bahkan Dads bisa mengurusnya sendiri tanpa bantuan orang lain. Jika Dads ingin mendapatkan IMB ini, berikut cara mengurus IMB sendiri agar lebih murah, mudah, dan cepat.

1. Persiapkan Syarat Yang Ditetapkan

Cara Mengurus Imb Di Kecamatan
Sumber: wtkr.com

Langkah pertama yang harus Dads lakukan ketika ingin mengurus IMB adalah menyiapkan semua persyaratan yang ditetapkan secara lengkap. Hal ini berlaku untuk membuat IMB baru ataupun memperbaharui IMB lama, Dads. Biasanya syarat pengajuan IMB antara satu daerah dengan daerah lainnya berbeda. Oleh sebab itu, sebaiknya Dads mencari tahu syarat yang ditetapkan oleh pemerintah setempat.

Perlu juga Dads ketahui bahwa syarat mengajukan IMB rumah tinggal dan non rumah tinggal berbeda. Hal ini juga dipengaruhi oleh fungsi dari kedua jenis bangunan tersebut yang memang tidak sama. Secara umum, berikut ini adalah beberapa syarat yang biasanya dibutuhkan untuk mengurus IMB rumah tinggal.

  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari pemilik rumah.
  • Fotokopi tanda bukti kepemilikan atas tanah yang ditempati untuk membangun rumah.
  • Formulir permohonan untuk izin rumah tinggal sebagai pengajuan IMB yang sudah ditandatangani lengkap dengan materai 6000.
  • Melampirkan surat yang menunjukkan bahwa tanah tersebut merupakan hak milik dan tidak sedang mengalami masalah sengketa lahan.
  • Gambar yang berisi konstruksi bangunan pada berbagai sisi mulai dari tampak depan, belakang, samping, rencana utilitas, hingga denah lokasi.
  • Bukti pelunasan dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dalam tahun terakhir.
  • Formulir pengajuan yang sudah dilegalisir oleh pihak kelurahan dan kecamatan sesuai dengan lokasi pembangunan rumah.
  • Data yang berisi hasil pemeriksaan atau penyelidikan terhadap tanah.
  • Apabila rumah berhimpitan dengan bangunan lain, maka perlu melampirkan surat persetujuan tetangga.
  • Apabila tanah bukan atas nama atau hak milik dari pemohon, maka sertakan surat perjanjian untuk mengelola tanah.
  • Apabila proses pembangunan rumah dilakukan dengan sistem ‘borongan’, maka pemohon wajib menyertakan Surat Perintah Kerja atau SPK.

Sementara itu, cara urus IMB sendiri untuk rumah non tinggal juga memerlukan beberapa persyaratan , Dads. Persyaratannya kurang lebih sama dengan syarat mengurus IMB rumah tinggal seperti yang telah disebutkan. Hanya saja Dads perlu beberapa tambahan berkas lain seperti berikut ini.

  • Apabila pemohon mengatasnamakan pendirian bangunan kepada yayasan, badan, atau perusahaan, maka siapkan akta pendirian.
  • Ketetapan Rencana Kota (KRK).
  • Gambar instalasi bangunan secara lengkap. Khusus untuk tanah yang luasnya lebih dari 5.000 meter persegi, lampirkan SIPPT.
  • Izin Pelaku Teknis Bangunan (ITB) mulai dari konstruksi, instalasi, dan arsitektur yang sudah dilegalisir.

2. Urus Berkas Lampiran

Cara Mengurus Imb Rumah Pribadi
Sumber: groupxs.com

Berhubung ada banyak sekali berkas yang harus Dads lampirkan untuk mengurus IMB ini, maka segeralah untuk menyiapkan dan mengurus semua berkas yang diperlukan. Beberapa berkas tersebut biasanya diperoleh dari kelurahan atau kecamatan, baru kemudian Dads bisa urus IMB di kelurahan kembali. Berkas yang diurus tentunya bekas yang menjadi persyaratan pembuatan IMB yang telah disebutkan di atas.

3. Cari Tahu Biaya Pembuatan IMB

Kantor Pengurusan Imb
Sumber: clinicalpainadvisor.com

Pengurusan IMB juga memerlukan biaya lho, Dads. Namun biaya ini lebih kecil apabila Dads sendiri yang menurusnya. Pasalnya, jika menggunakan jasa pihak lain tentunya Dads juga harus mengeluarkan uang jasa dan kemungkinan akan ada banyak biaya tambahan lain diperlukan untuk pengurusan. Ada beberapa pertimbangan yang juga menjadi tolak ukur besarnya budget yang diperlukan saat mengurus IMB ini, Dads.

Di antaranya adalah luas bangunan, indeks konstruksi, indeks fungsi yang menunjukkan tujuan penggunaan bangunan, tarif dasar, dan juga indeks lokasi. Semua poin tersebut perlu diketahui untuk menghasilkan prakiraan biaya. Khusus untuk rumah tinggal, biaya yang diperlukan pada saat mengurus IMB disesuaikan dengan luas rumah, umumnya sekitar Rp 2.500 untuk satu meter persegi. Sementara untuk rumah non tinggal biayanya adalah hasil kali antara indeks bangunan, luas bangunan, dan harga satuan retribusi.

Waktu yang diperlukan untuk pengurusan IMB hingga selesai dibuat juga berbeda, Dads. Kalau IMB untuk rumah tinggal biasanya membutuhkan waktu sekitar 15 hari kerja, sedangkan untuk rumah non tinggal waktunya sedikit lebih lama yaitu kurang lebih sekitar 25 hari kerja. Lokasi pengambilan IMB ini di PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) kota setempat.

4. Kunjungi Kantor Setempat Untuk Membuat IMB

Urus Imb Di Kelurahan
Sumber: tirto.id

Sedangkan, untuk cara mengurus IMB rumah pribadi dengan ukuran luas tidak lebih dari 500 meter persegi cukup mudah koq, Dads. Setelah semua berkas persyaratan sudah lengkap, Dads bisa langsung mengunjungi Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau PTSP Kecamatan untuk mengisi formulir pengajuan.

Biasanya satu minggu setelah itu akan ada petugas kecamatan yang mengunjungi lokasi rumah atau bangunan untuk diukur dan dibuatkan denah. Hasil dari pengukuran dan gambar tersebut nantinya akan dijadikan sebagai blueprint untuk Izin Mendirikan Bangunan atau IMB. Cukup mudah kan, Dads?

Alur ini juga berlaku untuk pengurusan IMB rumah non tinggal, baik yang tingginya maksimal delapan lantai ataupun sembilan lantai ke atas. Hanya saja untuk bangunan yang melebihi delapan lantai, biasanya prosesnya jadi sedikit lebih lama. Pasalnya, semua berkas yang diajukan masih harus melalui tahap persidangan sebelum akhirnya disetujui jika memang layak.

Nah, itulah cara mengurus IMB sendiri yang wajib Dads ketahui. Keberadaan IMB ini juga perlu Dads  tanyakan jika nanti ingin membeli rumah bekas huni. Apa Dads punya pertanyaan seputar pembuatan IMB ini? Atau punya pengalaman lain saat mengurus IMB ini? Share di komentar ya!

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "Cara Mengurus IMB Sendiri Agar Lebih Murah, Mudah & Cepat"
related post
Ternyata Inilah 7 Zodiak Yang Gengsinya Tinggi Dalam Menyatakan Cinta

Happinest.id - Jatuh cinta menjadi sebuah momen paling mendebarkan untuk semua orang. Tidak sedikit yang ... Lanjut Baca

5 Pertimbangan Sebelum Membeli Rumah Supaya Dads Nggak Menyesal

Happinest.id - Memiliki rumah sendiri pastinya menjadi impian semua orang, terlebih bagi pasangan yang baru ... Lanjut Baca

Pasutri Jarang Bercinta? Berikut Dampak Buruknya!

Happinest.id - Seks tentu menjadi aktifitas pasangan suami istri yang menyenangkan bagi ... Lanjut Baca