Cara Mendisiplinkan Anak Usia Dini Tanpa Harus Memarahi. Sudah Tahu?

Waktu Baca: 6 menitJum'at, 31 Mei 2019 11:00 WIB
Cara Mendisiplinkan Anak Usia Dini Tanpa Memarahi
Sumber: Pexels.com/Pragyan Bezbaruah

Memiliki anak yang patuh dan disiplin adalah impian setiap orangtua. Namun, untuk mencapainya tentu perlu proses yang berliku-liku, serta melibatkan pertarungan emosi antara orangtua dan anak. Di sisi lain, terkadang orangtua juga tidak sadar dalam proses mendisiplinkan anak ini seringkali terjadi kesalahan yang bisa menimbulkan bekas luka pada batin anak. Oleh karena itu, tidak ada salahnya kembali mengevaluasi kesalahan orangtua mendisiplinkan anak dan mempelajari kembali tips mendisiplinkan bayi dan anak balita berikut!

1. Banyak Berkata Negatif

cara mendisiplinkan anak usia dini tanpa berkata negatif pada anak
Sumber: Unsplash.com/Fahri Ramdani

Berkata negatif yang dimaksud adalah menghadirkan kalimat-kalimat negatif yang bernada melarang secara otoriter. Contohnya, "Jangan seperti itu, Mama tidak suka!", dan lain sebagainya. Lagipula, daripada memenuhi kalimat perintah dengan larangan, HappyFams dapat menggantinya dengan kalimat yang bersifat lebih memandu.

Akan lebih baik lagi apabila Moms dan Dads menjelaskan mengapa si kecil harus melakukan hal tersebut. Misal, "Makannya sudah selesai kan? Piringnya langsung dicuci ya," dan dapat ditambah dengan "Piringnya harus segera dicuci supaya rumah tetap bersih." Dengan begitu, anak pun menjadi lebih terarah tanpa harus dimarahi.

Akan tetapi, jika anak masih belum dapat mematuhi, maka HappyFams masih dapat menggunakan kata larangan yang jelas. Dalam menggunakan kata larangan, HappyFams disarankan memberikan contoh yang baik. Perhatikan juga, ketika melarang anak melakukan sesuatu, maka konsistenkan antara perkataan dan perbuatan.

Jika memang melarang, maka hambatlah semua fasilitas yang mampu mengarahkannya melakukan sesuatu, dan jangan sampai justru HappyFams melakukan hal yang dilarang tersebut. Jika ia marah atau menangis, segera dekap, berikan ia pengertian, dan bantu anak mengatur emosinya. Jangan menghardik apalagi balas memarahi.

2. Menyerah Untuk Melarang dan Membiarkan Perlakuan Negatif Terjadi

cara mendisiplinkan anak usia dini tidak membiarkan anak berlaku salah
Sumber: Unsplash.com/Mi Pham

Dalam mendisiplinkan anak, janganlah cepat menyerah untuk ingatkan anak akan perbuatan buruknya. Ketika ia tidak kunjung melaksanakan apa yang diperintahkan atau dilarang, HappyFams jangan menyerah dan lantas membiarkan anak melakukan apa yang disukainya. Mungkin ada sedikit rasa kesal dalam hati HappyFams dan itu sangat wajar. Akan tetapi hal tersebut dapat ditangani dengan mengambil jarak sebentar, lalu aturlah emosi HappyFams hingga dapat menjumpai anak dan membantunya melakukan perintah atau larangan tersebut.

3. Menyamakan Cara Mendisiplinkan Semua Anak

cara mendisiplinkan setiap anak berbeda
Sumber: Pexels.com/Iqwan Alif

Tiap anak dilahirkan dengan karakter spesifik dan keunikan masing-masing. Ada yang sangat patuh, namun sulit berterus terang. Ada yang sangat pembangkang tapi kejujurannya tidak usah dipertanyakan. Malah ia terlalu berterus terang akan segala sesuatunya. Ada perbedaan pengaturan disiplin antara satu anak dan anak lain. Yang patuh dapat dengan mudah mematuhi perintah dan larangan, sedangkan yang pembangkang cenderung mematuhi jika menggunakan pendekatan lain. Maka, HappyFams harus mengenali karakter anak dengan baik, ya.

4. Melarang Sembari Membentak, Atau Bahkan Berlaku Kasar Secara Fisik

berlaku kasar secara fisik pada anak
Sumber: Pixabay.com/Goumbik

Pahamilah terlebih dahulu, sebelum membentak atau melakukan kekerasan fisik pada anak, pikirkan dengan hati-hati apakah HappyFams akan suka jika diperlakukan demikian jika berada dalam posisi anak? Kadangkala dilarang melakukan sesuatu adalah hal yang menyebalkan. Apalagi jika HapyFams adalah seseorang yang cenderung keras kepala. Benar, bukan?

Demikian pula anak. Ia masih memandang dunia dengan sederhana dan memiliki peluang mengalami trauma berbekas yang jauh lebih besar daripada orang dewasa. Perlakuan kasar pada anak biasanya akan berjejak lebih dalam. Alih-alih menyelamatkan ia dari berbuat salah, HappyFams justru malah menimbukan rasa trauma bahkan dendam di hati sang anak. HappyFams tahu bukan, betapa pentingnya peran keluarga terhadap pembentukan karakter?

Berikut Beberapa Tips Sukses Mendisiplinkan Anak Yang Bisa HappyFams Coba!

Setelah mengevaluasi beberapa kesalahan yang kerap dilakukan orangtua, berikut kami sajikan tips sukses mendisiplinkan anak yang dapat diikuti oleh HappyFams. Check this out!

A. Pahami Pola Pikir Anak

cara mendisiplinkan anak tanpa memarahi pahami pola pikir anak
Sumber: Unsplash.com/Johannes Waibel

Sebelum HappyFams memberikan deretan perintah pada si kecil, pahami dahulu bagaimana cara berpikirnya. Anak-anak akan lebih memahami perintah jika disampaikan dengan baik dan tidak dengan cara dituntut. Gunakan bahasa sederhana dan perkaya pemahamannya dengan penjelasan mengapa ia harus patuh pada perintah tersebut. Misal, ketika memintanya membuang sampah pada tempatnya, gunakan kalimat seperti, "Ayo adik, buang sampahnya disini, biar rumahnya bersih dan adik tetap sehat," sembari menunjukkan tong sampah padanya.

B. Berikan Waktu Sejenak Untuk Mengatur Emosi

berikan waktu sejenak untuk mengatur emosi
Sumber: Rimma.co

Tatkala anak tak kunjung mematuhi apa yang diperintahkan, HappyFams jangan dulu membebani anak dengan kata kata kasar bahkan kekerasan fisik. Anak adalah makhluk yang cerdas, namun masih sangat perlu diberikan perlindungan, rasa aman, dan kepercayaan.

Kata kasar dan kekerasan fisik bisa membunuh kepercayaan anak, bahkan merusak kepribadiannya. Jika sejak awal kepribadiannya sudah tanggung, kerusakannya mungkin tidak begitu signifikan. Namun, bagaimana dengan anak yang berperasaan sangat halus?

Daripada membiarkan emosi kuasai HappyFams, ambillah jeda sejenak. Ambil napas, minum air, tenangkan diri, lalu aturlah strategi pendekatan baru. Dengan menjalankan hal ini, maka HappyFams akan dapat memperoleh perhatian dan kedekatan dengan anak lebih mudah.

C. Jadilah Role Model Yang Konsisten

cara mendisiplinkan anak usia dini jadilah role model bagi anak
Sumber: Verywellfamily.com

Hal ini akan sangat berlaku ketika memberikan larangan pada anak. Anak akan bingung ketika orangtua tidak konsisten dalam melarang. Ketika orangtua justru melakukan larangan yang ia sendiri berikan, anak akan merasa bingung dan mempertanyakan, haruskah aku melakukannya juga? Ingat, pemikiran si kecil masih belum matang layaknya orang dewasa. Kurangnya konsistensi dalam hal pelarangan aturan tertentu ini bisa membuat ia menyangsikan keputusan yang HappyFams buat, serta berdampak pada kepercayaannya, lho!

D. Jika Si Kecil Mengalami Tantrum, Kenali Penyebabnya

kenali penyebab tantrum anak
Sumber: Redbookmag.com

Ketika anak dilarang biasanya anak akan menunjukkan sikap protes. Salah satu bentuk protesnya adalah tantrum, yakni suatu bentuk ledakan emosi yang tidak terkendali. Saat tantrum, anak biasanya hanya ingin diperhatikan. Pada kasus larangan, HappyFams dapat memilih untuk tidak mengacuhkan reaksi anak, apalagi pada larangan yang beresiko jika hal yang dilarang akan dilakukan atau dimiliki. Misalkan pada barang-barang kecil seperti balok yang dapat dimasukkan ke mulut.

E. Berikan Hukuman Bila Perlu Dan Jangan Ragu

beri hukuman apabila perlu dan jangan ragu
Sumber: Unsplash.com/Chinh Le Duc

Ketika anak melanggar perintah dan larangan sebenarnya sah-sah saja jika HappyFams memberikan hukuman. Akan tetapi jangan berikan hukuman yang dapat mencederai fisik. Hukuman yang dapat HappyFams berikan misalnya tidak membuatkan makanan kesukaan anak jika ia tidak mematuhi aturan yang telah dibuat, dan semacamnya.

Mendisiplinkan anak memang gampang-gampang susah HappyFams. Namun satu yang harus diingat adalah masa kecil anak tidak terjadi dua kali. Apa yang terjadi di masa kecil mereka sedikit banyak akan menentukan kepribadian mereka di masa depan. Maka tetap semangat, pertebal kesabaran, dan perteguh langkah ya HappyFams! Jangan lupa share pengalaman HappyFams dalam mendisiplinkan si kecil di kolom komentar!

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "Cara Mendisiplinkan Anak Usia Dini Tanpa Harus Memarahi. Sudah Tahu?"
related post
Mengungkap Nasehat Orang Tua Jaman Dulu Kepada Anaknya, Yuk Cari Tahu!

Mungkin HappyFams masih pernah mengingat nasehat orang tua yang dari dulu sering diberikan ketika masih ... Lanjut Baca

7 Contoh Berbakti Kepada Orang Tua Dalam Kehidupan Sehari-hari

Ada banyak kegiatan yang menggambarkan contoh berbakti kepada orang tua. Berbakti kepada orang tua merupakan ... Lanjut Baca

Ini Penyebab Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) Pada Anak Dan Bayi

Tidak sedikit infeksi saluran pernapasan atas dialami oleh anak-anak di Indonesia. Sebagai orang tua maka ... Lanjut Baca