Cara Mendidik Anak Agar Mandiri, Orang Tua Wajib Terapkan 5 Hal Ini!

Waktu Baca: 4 menitKamis, 23 Mei 2019 18:33 WIB
Cara Mendidik Anak Agar Mandiri Cover
Sumber: Pinterest.com

Semua orang tua tentu ingin memiliki anak yang mandiri. Meski masa kanak-kanak tidak bisa dilepaskan dari peran orang tua, tetapi akan ada kebanggaan tersendiri bila anak bisa melakukan hal-hal sederhana dan tidak selalu bergantung pada orang tua. Apalagi, kelak anak akan menghadapi dunia dengan tantangan yang jauh lebih berat daripada saat ini.

Moms tentu tak mau si kecil dicap anak mami oleh teman-temannya karena selalu meminta Moms menyelesaikan masalahnya? Karena itulah, kemandirian merupakan hal wajib yang harus ditanamkan pada anak sejak mereka masih kecil. Berikut kami berikan 5 cara mendidik anak agar mandiri. Ternyata tidak sesulit yang dibayangkan lho, Moms!

Beri Kepercayaan Dan Tanggung Jawab

Cara Mendidik Anak Agar Mandiri Beri Kepercayaan Dan Tanggung Jawab
Sumber: Pinterest.com

Kepercayaan dan tanggung jawab yang dimaksud di sini tentu beda dengan konsep kepercayaan dan tanggung jawabnya orang dewasa. Karena masih terlalu kecil untuk mengenal konsep kepercayaan dan tanggung jawab yang sesungguhnya, maka sebaiknya Moms sekalian mulai mengajarkan konsep tersebut dengan hal-hal yang sederhana saja.

Moms bisa mulai dengan menyuruh anak untuk membereskan sendiri mainannya ketika selesai digunakan, belajar menggunakan pakaian sendiri, dan membiasakan untuk gosok gigi sendiri. Meskipun aneka kegiatan ini terlihat sederhana, tetapi sesungguhnya jika dilakukan dengan rajin, maka bisa membentuk pribadi mandiri yang menyatu dengan kebiasaan sehari-hari.

Biasakan Anak Memecahkan Masalah Sendiri

Biasakan Anak Memcahkan Masalah Sendiri
Sumber: Unsplash.com/Caleb Woods

Untuk membentuk pribadi mandiri pada anak, Moms bisa mulai melatih anak untuk belajar memecahkan masalahnya sendiri. Mengapa demikian? Karena hal ini secara tidak langsung juga mengajari anak untuk belajar beradaptasi dengan berbagai macam kondisi dan situasi yang berbeda-beda. Ini tentu merupakan awal dari karakter yang mandiri.

Selain mengajarkan kemandirian kepada anak, cara ini mampu meningkatkan rasa toleransi anak dan mencegah munculnya stres. Pada akhirnya, latihan ini mampu meningkatkan kecerdasan dan merangsang pembentukan karakter anak yang lebih kuat. Tentu saja HappyFams ingin memiliki anak yang tangguh ketika kelak ia dewasa, bukan?

Ajak Anak Berinteraksi Dengan Dunia Luar

Ajak Anak Berinteraksi Dengan Dunia Luar
Sumber: Unsplash.com/Andy Kelly

Mengajak anak berinteraksi merupakan cara mendidik anak agar mandiri yang mudah Moms terapkan. Tahukah Moms bahwa kebiasaan dan karakter anak mulai terbentuk ketika masa kanak-kanak? Jika Anak sering malu, takut, atau bahkan tidak mau jika diajak berbaur dengan orang-orang di sekitarnya, maka Moms harus lebih sering lagi membawanya untuk bertemu dengan banyak orang.

Awalnya, mungkin anak akan merasa tidak nyaman dan risih. Namun, pembiasaan merupakan obat dari gejala malu dan takut tersebut. Jangan sampai rasa takut dan malu tersebut akan terus terbawa sampai anak beranjak dewasa. Karena itu, mulai sekarang, ajari anak untuk bergaul dengan orang lain. Moms bisa mulai dari lingkup yang kecil dulu baru, kemudian beralih ke lingkup yang lebih besar.

Biasakan Anak Untuk Menentukan Sendiri Pilihannya

Biasakan Anak Menentukan Pilihan Sendiri
Sumber: Unsplash.com/Mahda Doglek

Ciri anak mandiri adalah tidak terlalu bergantung pada orang lain untuk urusan yang bisa diselesaikan sendiri. Moms yang bijak harus membiasakan anak untuk mengambil sendiri keputusannya dan tidak terlalu memaksakan kehendak bila ingin agar buah hati tumbuh mandiri. Jika Moms selalu memaksa keinginan Moms pada anak, maka hal itu hanya akan membuat anak merasa tidak nyaman dan menghambat perkembangan berpikirnya.

Ketimbang memaksakan kehendak pada pilihan anak, akan lebih baik jika Moms memberikan motivasi dan masukan pada anak tentang keputusan yang dipilihnya dengan cara-cara yang mendidik. Anak perlu mandiri dan tidak takut mengemukakan pendapat dan pilihannya sendiri. Jika pilihan yang dibuatnya keliru, berikanlah penjelasan yang mudah dimengerti agar kelak anak bisa mengambil pilihan yang lebih baik.

Libatkan Anak Dalam Aktivitas Rumah

Libatkan Anak Dalam Aktivitas Rumah
Sumber: Unsplash.com/Jerry Wang

Cara mendidik anak agar mandiri berikutnya yaitu dengan melibatkan anak untuk mengerjakan aktivitas rumah. Ada baiknya Moms selalu melibatkan anak dalam kegiatan rumahan yang ringan tapi bermanfaat, seperti menemani anak belajar membuat kue bersama. Hal ini penting sekali, karena anak akan senantiasa mencari sosok untuk dijadikan contoh selama masa pertumbuhannya. Kegiatan kecil seperti membuat kue bersama, bisa mengajarkan anak untuk bertanggung jawab dalam menggunakan peralatan masak. Ini tentu merupakan cikal bakal dari terbentuknya karakter mandiri pada anak.

Dari beragam cara mendidik anak agar mandiri di atas, bisa disimpulkan bahwa anak yang mandiri adalah anak yang berani mencoba hal-hal baru dan berinteraksi dengan orang lain di sekitarnya. Karakter yang mandiri merupakan salah satu kunci yang dibutuhkan anak agar bisa bertahan menghadapi tantangan zaman. Maka dari itu, persiapkanlah anak menjadi karakter yang mandiri dari sekarang yuk, HappyFams!

Bagaimana menurut Moms? Ayo ceritakan pendapat dan pengalaman Moms di kolom komentar ya! Bila artikel ini dirasa bermanfaat, Moms juga bisa bagikan artikel ini ke media sosial.

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "Cara Mendidik Anak Agar Mandiri, Orang Tua Wajib Terapkan 5 Hal Ini!"
related post
Mengungkap Rahasia Bayi Tabung Untuk Pasangan Tidak Bisa Memiliki Anak

Program bayi tabung menjadi solusi alternatif bagi Moms and Dads yang ingin mempunyai keturunan. Ketika, ... Lanjut Baca

5 Cara Menghilangkan Bau Ketiak Pada Anak Dengan Permanen Secara Alami

Bau badan sangatlah mengganggu orang yang sekitar, namum kadang tidak disadari oleh diri sendiri, terlebih ... Lanjut Baca

Apa Benar Anak Yang Jujur Akan Dipercaya, Disayang Dan Menjadi Sukses?

Anak yang jujur akan mendapatkan kesuksesannya, asalkan mampu menjaganya sampai dewasa, apakah pernyataan ini benar? ... Lanjut Baca