Cara Komunikasi Yang Baik Antara Orang Tua Milenial Dengan Anak-anak

Waktu Baca: 3 menitSabtu, 14 November 2020 09:30 WIB
cara komunikasi yang baik
Sumber: freepik

HappyFams, Komunikasi merupakan sebuah hal yang tidak bisa kita pisahkan dari kehidupan sehari-hari. Untuk bisa menyampaikan informasi yang baik Anda perlu untuk dapat berkomunikasi dengan baik. Namun, tak jarang banyak orang yang merasa sulit untuk tahu bagaimana cara komunikasi yang baik antara orang tua dan anak.

Perbedaan zaman menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang tua milenial merasa resah dan bingung bagaimana cara komunikasi yang baik antara orang tua dan anak. Padahal, kunci penting dalam parenting tentang bagaimana komunikasi yang baik antara orang tua dan anak.

2 hal utama dalam berkomunikasi yang baik dan benar antara orang tua milenial dengan anak-anak yang perlu untuk dipahami supaya tidak terjadi perbedaan persepsi dan berujung dengan kesalahan komunikasi. Yuk belajar HappyFams!

Berkomunikasi Dengan Terbuka

Keterbukaan dalam keluarga menjadi tolak ukur apakah anak akan nyaman dalam menyampaikan seluruh hal yang dipikirkannya dengan orangtua atau menyimpan sendiri. Pada beberapa hal, kasus kenakalan remaja disebabkan kurangnya keterbukaan antara orang tua dan anak. HappyFams mungkin sudah sering mendengar tentang keterbukaan komunikasi seputar hubungan suami istri. Namun, bagaimana caranya membangun keterbukaan dengan anak yang tumbuh dalam perbedaan zaman?

Moms & Dads bisa memulai keterbukaan dengan mulai bercerita atau meminta pendapat anak Anda. Selain itu, Anda bisa memosisikan diri sebagai seorang teman dibandingkan sebagai seorang yang lebih tua. Ketika anak sudah mulai nyaman dengan Anda maka akan lebih mudah bagi mereka untuk terbuka. Bisa juga memulai dengan apa saja yang telah Anda alami dalam satu hari. Jangan lupa untuk menyisipkan pertanyaan kepada anak agar anak merasa bahwa pendapat mereka berharga. Apabila Anda sudah bisa melakukan ini secara rutin, nantinya keterbukaan komunikasi akan terbangun dengan lebih mudah.

Hindari Silent Communication

cara komunikasi yang baik
Sumber: pexels

Silent communication harus dihindari dalam cara komunikasi yang baik. Biasanya jenis ini merupakan masalah komunikasi yang cukup sering terjadi pada orang tua dengan kesibukan tinggi. Kebanyakan orang tua yang memiliki aktivitas padat di luar rumah akan lebih jarang bertemu dengan anak apalagi jika sudah sampai rumah, beberapa orang tua memutuskan untuk langsung beristirahat karena merasa cukup lelah seharian bekerja.

Silent communication yang berlangsung terus menerus hanya akan menimbulkan "jarak" antara orang tua dan anak. Apabila ingin memulai cara komunikasi yang baik maka Anda bisa "memancing" anak untuk bercerita terlebih dahulu. Banyak orang tua tidak menyadari sebenarnya anak juga memiliki masalah. Akan tetapi karena jarak yang ada dengan orang tuanya membuat sang anak tidak berani mengungkapkan apa masalah yang mengganggunya. Anda bisa memosisikan diri menjadi pendengar yang baik dan menunjukkan antusiasme yang tinggi saat anak sedang bercerita. Jika anak sedang bercerita, akan lebih baik Anda menjauhkan handphone dari genggaman. Selain itu, apabila seorang anak bekerja keras jangan lupa untuk memberi pujian atas kerja kerasnya agar mereka merasa dihargai.

Dengan komunikasi yang baik antara orang tua dan anak-anak, maka akan terhindar dari perbedaan pendapat, serta timbul hubungan emosional yang lebih erat. Anak merasa menjadi lebih dekat dengan orang tuanya, dan inipun berguna bagi kesehatan fisik maupun mental anak kedepannya.

Lakukan komunikasi yang baik dan selalu jadi pendengar yang baik ya Moms!

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "Cara Komunikasi Yang Baik Antara Orang Tua Milenial Dengan Anak-anak"
related post
4 Tips Membeli Peralatan Makan Bayi Yang Aman Sesuai Kebutuhan

Moms, bila asupan makanan si kecil sudah berhenti dari ASI, maka membeli peralatan makan bayi ... Lanjut Baca

Pola Asuh Otoriter Pada Anak Di Zaman Now Apakah Masih Perlu?

Pola asuh untuk anak zaman now memang harus ada penyesuaian, ada yang bilang bahwa anak ... Lanjut Baca

Pola Asuh Permisif Anak, Bebas Tanpa Aturan Namun Bisa Jadi Bumerang

Pola asuh anak memiliki beberapa cara, ada pola asuh otoriter, pola asuh demokratis maupun pola ... Lanjut Baca