Cara Hadapi Mertua Ikut Campur Rumah Tangga Dengan Masalah Yang Ada

Waktu Baca: 6 menitKamis, 22 Oktober 2020 10:34 WIB
Mertua Ikut Campur
Sumber: Yandex.com

Setelah menikah penting bagi seorang menantu untuk selalu menjaga hubungan baik dengan mertuanya. Bagaimanapun mertua merupakan orang tua dari pasangan HappyFams dan sudah sepantasnya harus dihormati dan disayangi layaknya orang tua kandung sendiri. Dalam membangun sebuah rumah tangga yang ideal tentu tidaklah mudah.

Namun apa jadinya jika mertua turut ikut campur dalam urusan rumah tangga anak dan menantu. Tentu hal ini membuat rumah tangga HappyFams menjadi kurang nyaman dan terkesan terlalu diawasi. Membuat kesalahan sedikit saja dapat menjadi pemicu terjadinya konflik dengan mertua.

Tentu hal tersebut tidak ingin dialami oleh rumah tangga manapun. Lalu bagaimana cara menghadapi mertua yang ikut campur dalam masalah rumah tangga? Tidak perlu panik, yuk simak caranya berikut ini!

1. Mertua Terlalu Mengontrol Rumah Tangga

Setelah menikah ada banyak rencana yang disusun antara HappyFams dengan pasangan. Mulai dari mempersiapkan rumah, pengaturan keuangan, memiliki anak, dan lain sebagainya. Namun tidak jarang pula mertua ikut serta dalam mengatur kehidupan rumah tangga anak dan menantunya. Dan akan tersinggung dan marah jika tidak sesuai dengan keinginannya.

Masalah ini akan menjadi lebih mudah apabila pasangan HappyFams merasa sependapat, namun menjadi bertambah sulit apabila pasangan tergolong anak penurut dan merasa bersalah jika tidak menuruti perintah ibunya.

Jangan khawatir, HappyFams bisa cari tahu terlebih dahulu permasalahannya mengapa mertua melakukan sikap demikian. Seperti mertua merasa takut jika anaknya lebih memilih pasangannya dibandingkan dengan orang tuanya. Dan jangan lupa untuk juga mencari tahu mengapa pasangan terlihat tak berdaya saat berhadapan dengan orang tuanya.

Jika sudah begitu HappyFams dapat berdiskusi dengan pasangan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dan ajak pasangan untuk bekerja sama agar terlihat kompak saat menghadapi mertua nantinya. Sebab bagimanapun rumah tangga harus dikendalikan oleh HappyFams bersama pasangan.

2. Mertua Turut Serta Dalam Mengurus Anak

mertua ikut campur pola asuh anak
Sumber: Yandex.com

Sebagai orang tua sudah kewajiban HappyFams untuk menjaga dan merawat anak. Sebab idealnya kegiatan ini harus dilakukan oleh pasangan Moms dan Dads. Namun terkadang dalam mengasuh anak sering diganggu oleh adanya pihak ketiga yakni mertua.

Mertua ikut campur mengurus anak terkadang membuat HappyFams menjadi kurang nyaman sebab dianggap kurang sejalan. Terkadang apabila hal ini tidak segera disikapi dengan baik, bukan tidak mungkin dapat menimbulkan permasalahan lain dengan pasangan.

Sebenarnya dengan adanya mertua ikut campur pola asuh anak bukanlah menjadi masalah besar. Bagaimanapun mertua sudah memiliki pengalaman dalam mengurus anak. Cobalah untuk dengarkan sarannya dengan begitu HappyFams bisa tahu apa saja yang baik dan tidak untuk diterapkan dalam mengasuh anak. Ajak mertua untuk mempraktekkan cara mengasuh anak, apakah memberikan dampak yang baik atau buruk terhadap anak.

Dengan demikian antara mertua dan HappyFams bisa dapat saling mengkoreksi tanpa adanya emosi. Jika ada yang dianggap kurang sesuai, HappyFams dapat membicarakannya baik-baik serta memberikan alasan yang tepat sehingga mertua paham atas kondisi tersebut.

3. Mertua Ikut Campur Dalam Masalah Rumah Tangga

Setiap rumah tangga pasti memiliki permasalahan tersendiri. Saat seseorang telah menikah, tentu sudah seharusnya masalah yang sedang dihadapi harus diselesaikan oleh suami dan istri secara bersama-sama. Namun ada kalanya mertua ikut campur masalah keluarga dan ini bisa jadi menimbulkan masalah baru dalam rumah tangga.

Bukan berarti mertua tidak berhak untuk terlibat dalam rumah tangga anak dan menantunya. Memang urusan rumah tangga sebaiknya diselesaikan oleh HappyFams dengan pasangan. Mintalah pengertian kepada mertua dan pasangan bahwa HappyFams mampu menyelesaikan masalah rumah tangga dengan bersikap dewasa tanpa bantuannya. Sebab biasanya mertua cendrung membela anak kandungnya sendiri sekalipun pasangan HappyFams salah. Berikan penjelasan juga bahwa HappyFams sedang berusaha untuk bertanggung jawab dalam menyelesaikan permasalahan rumah tangga.

Apabila masalah dalan rumah tangga HappyFams tidak atau belum menemukan solusi, bukan tidak mungkin untuk melibatkan mertua. Ketika menjelaskan masalah kepada mertua jangan lupa untuk ajak pasangan, HappyFams. Jangan gunakan intonasi yang tinggi dan lebih baik gunakan bahasa yang sopan sehingga masalah yang sedang dihadapi dapat segera terselesaikan.

4. Mertua Mengatur Masalah Keuangan Rumah Tangga

Berbicara mengenai keuangan menjadi topik yang sangat sensitif untuk dibahas dalam rumah tangga. Umumnya pada sebuah rumah tangga, suami memiliki peran yang penting sebagai tulang punggung keluarga dalam mencari nafkah. Dan tugas dari seorang istri harus pintar dalam melakukan manejemen keuangan rumah tangga.

Namun begitu, ada saja masalah yang sering terjadi terkait dengan ekonomi, seperti mertua ikut campur masalah keuangan. Terutama jika pasangan HappyFams merupakan tulang punggung yang masih harus membiayai keluarganya juga.

Hal ini tentu menjadi permasalahan tersendiri bagi rumah tangga HappyFams. Mertua biasanya merasa tidak rela jika harus berbagi "gaji" anaknya terhadap menantu. Bahkan tidak jarang jika timbul pernyataan "menantu hanya bisa menghabiskan uang".

Nah, untuk menghindari hal tersebut tidak ada salahnya HappyFams turut membantu perekonomian rumah tangga agar menjadi lebih baik sehingga tidak dianggap sebagai benalu. Sebelum itu ada baiknya diskusikan terlebih dahulu bersama pasangan agar tidak menimbulkan masalah lain dalam rumah tangga.

5. Mertua Tidak Menghargai Privasi

mertua ikut campur masalah keuangan
Sumber: Yandex.com

Ada kalanya HappyFams merasa jengah dengan sikap mertua yang sering datang berkunjung tanpa pemberitahuan terlebih dahulu hingga berusaha mencari tahu pembicaraan HappyFams dengan pasangan. Bahkan apabila mertua tinggal satu rumah sekalipun, HappyFams tetap membutuhkan privasi dengan pasangan.

Jika sikap mertua kurang peka, sudah saatnya HappyFams dan pasangan harus membuat strategi dan batasan untuk menghentikan tindakan mertua. Pertama, usahakan untuk tidak mengumbar permasalahan rumah tangga jika tidak ingin mertua ikut campur rumah tangga, HappyFams. Kedua buatlah area privasi untuk HappyFams dengan pasangan, seperti meminta mertua untuk menghubungi terlebih dahulu jika ingin datang berkunjung hingga mengkunci pintu kamar saat berada HappyFams sedang bersama pasangan. Hormati juga privasi mertua dengan tidak turut ikut campur dalam permasalahan mereka. Dengan begitu mertua akan mengerti dan kehidupan rumah tangga HappyFams akan aman.

Hal terpenting yang perlu HappyFams lakukan saat menghadapi mertua ikut campur dalam rumah tangga yakni dengan bersikap netral dan atur emosi. Penting bagi masing-masing pasangan untuk saling memahami dan menghormati sehingga permasalahan rumah tangga dapat segera terselesaikan dan berakhir dengan hubungan yang semakin harmonis.

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "Cara Hadapi Mertua Ikut Campur Rumah Tangga Dengan Masalah Yang Ada"
related post
Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga Agar Tidak Boros

Tahukah HappyFams bahwa seberapa besar pendapatan atau pemasukan jika tidak bisa mengelola dengan baik maka ... Lanjut Baca

Bina Keluarga Balita Dengan 4 Konsep Keluarga Sejahtera

BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) memiliki program yang sangat bagus sekaligus menarik untuk ... Lanjut Baca

Peran Anak Dalam Keluarga Dari Kacamata Orangtua Muda

Jika berbicara soal peran anak dalam keluarga apa yang HappyFams pikirkan? Berbakti kepada orang tua? ... Lanjut Baca