Bolehkah Ibu Hamil Naik Pesawat? Ketahui Prosedur Maskapainya Yuk!

Waktu Baca: 7 menitSabtu, 04 Mei 2019 07:10 WIB
Bolehkan Ibu Hamil Naik Pesawat
Sumber: klikdokter.com

Apakah boleh ibu hamil naik pesawat? Jawabannya tentu saja boleh, asalkan mentaati berbagai peraturan yang ditetapkan setiap maskapai yang akan ditumpangi selama penerbangan. Bahkan, International Air Transports Association (IATA) yang merupakan organisasi perdagangan internasional untuk maskapai penerbangan dunia memberikan kebijakan bahwa ibu hamil dapat menggunakan jasa transportasi pesawat terbang selama dapat mempertimbangkan riwayat kesehatan dan kehamilannya.

Perlu dicatat juga bahwa Moms yang hamil anak kembar akan memiliki resiko yang lebih tinggi saat menggunakan moda transportasi udara ini, selain mempertimbangkan usia kehamilan. Umumnya, usia kandungan yang paling aman untuk naik pesawat terbang adalah ketika sudah memasuki trimester kedua (antara 16 sampai 24 minggu). Namun, perlu dipahami juga bahwa setiap maskapai penerbangan memiliki aturan yang berbeda ya, Moms. Seperti aturan khusu bagi ibu hamil atau bayi naik pesawat. Karena itulah, sebelum memesan tiket, sebaiknya cek dulu aturan yang berlaku di setiap maskapai, seperti yang terangkum di artikel ini.

Maskapai Penerbangan Lion Air, Wings Air, Batik Air

aturan ibu hamil lion air
Sumber: thejakartapost.com

Berikut ketentuan umum bagi penumpang ibu hamil untuk ketiga maskapai tersebut.

  1. Penumpang ibu hamil dengan usia kehamilan di atas 28 minggu wajib menyertakan surat keterangan medis. Surat tersebut berisi pernyataan bahwa penumpang tersebut sehat secara medis agar bisa ikut dalam penerbangan.
  2. Selain itu, penumpang juga diminta untuk mengisi formulir pertanggungan resiko Form of Indemnity (FOI) yang menyatakan maskapai bebas dari pertanggungjawaban terhadap resiko atau hal-hal diluar dugaan yang terjadi selama penerbangan.

Mudah kan persyaratannya, Moms? Hanya pastikan sudah mempertimbangkan segala resikonya ya!

Salah Satu Maskapai Terbaik Di Indonesia Ini Juga Memiliki Aturan Khusus Untuk Penumpang Ibu Hamil. Simak Yuk Peraturan Garuda Indonesia!

aturan ibu hamil garuda indonesia
Sumber: marketeers.com

Berikut ketentuan umum bagi penumpang ibu hamil untuk Garuda Indonesia tersebut.

  1. Garuda Indonesia menekankan pentingnya memperhatikan usia kandungan Moms sebelum menggunakan jasa maskapai Garuda. Bahkan, Garuda Indonesia secara spesifik memiliki aturan bagi ibu dengan kehamilan pertama hanya diperbolehkan terbang hingga usia kehamilannya mencapai 32 minggu. Serta, diberikan kewajiban untuk mengisi Formulir Informasi Medis atau MEDIF terlebih dahulu sebelum melakukan penerbangan.
  2. Sedangkan, bagi Moms yang tengah mengalami kehamilan untuk kedua kalinya, Garuda menetapkan tidak akan diperbolehkan mengikuti penerbangan jika usia kehamilan sudah memasuki usia 32 minggu.

Nah, wajib catat ini ya, Moms! Supaya perjalanan dengan maskapai Garuda tidak terhambat dan terasa lebih nyaman.

Citilink, Maskapai Penerbangan Yang Identik Dengan Warna Hijau Putih Ini Juga Memiliki Beberapa Aturan Yang Perlu Diperhatikan Oleh Ibu Hamil

aturan ibu hamil citilink
Sumber: lensapena.id

Berikut ketentuan umum bagi penumpang ibu hamil untuk maskapai Citilink tersebut.

  1. Bagi Moms yang sedang hamil, dan memiliki pertanyaan apakah boleh ibu hamil naik pesawat? Ketahuilah bahwa setiap penumpang ibu hamil yang menggunakan maskapai Citilink wajib melapor ke petugas yang ada konter check-in, wajib memiliki surat rekomendasi terbang dari dokter, serta diharuskan mengisi surat pernyataan.
  2. Apabila usia kehamilan Moms memasuki usia kandungan 27 minggu, maka saat melakukan check-in, Moms diwajibkan untuk menandatangani surat pernyataan pertanggungjawaban terbatas Citilink. Dimana hal tersebut dilakukan untuk membebaskan Citilink dari pertanggungjawaban segala resiko ibu hamil yang timbul selama penerbangan.
  3. Jika Moms memiliki usia kandungan antara 28 minggu sampai 34 minggu, maka Moms diharuskan untuk menyerahkan surat keterangan dokter, dan mengkonfirmasi usia kehamilan kepada petugas maskapai Citilink. Surat keterangan tersebut juga harus menerangkan bahwa Moms sehat untuk melakukan perjalanan. Perhatikan juga bahwa validitas surat keterangan tersebut tidak boleh lebih dari 30 hari sejak jadwal keberangkatan pesawat.
  4. Yang terakhir, bila usia kandungan sudah lebih dari 35 minggu, maka penumpang ibu hamil tidak diizinkan untuk menggunakan jasa penerbangan maskapai Citilink.

Nah, perhatikan dengan detail ya usia kehamilan Moms! Jangan sampai sudah beli tiket dari jauh hari, ternyata usia kehamilannya sudah dilarang naik maskapai penerbangan. Sayang kan, Moms?

Moms, Sebelum Membeli Tiket, Perhatikan Dulu Syarat Penerbangan Bagi Ibu Hamil Dari Maskapai Sriwijaya Air dan NAM Air Berikut Ini!

aturan ibu hamil nam air
Sumber: industry.co.id

Sriwijaya Air dan NAM Air memiliki ketentuan bahwa penumpang ibu hamil yang memiliki kandungan dengan usia maksimal 32 minggu wajib menyertakan surat keterangan medis dari dokter. Selain itu, Moms juga wajib mengisi surat pernyataan yang disediakan oleh Sriwijaya Air, baik di bandara maupun kantor cabang sebelum bisa diizinkan naik ke dalam pesawat. Surat pernyataan tersebut berisi pembebasan Sriwijaya Air dari pertanggungjawaban terhadap hal tidak diinginkan atau resiko yang lainnya jika terjadi selama penerbangan. Catat ya, Moms!

Si Merah Air Asia, Juga Tidak Ketinggalan Dalam Mengeluarkan Aturan Khusus Bagi Ibu Hamil

aturan ibu hamil air asia
Sumber: avalonairport.com.au

Berikut ketentuan umum bagi penumpang ibu hamil untuk maskapai air asia tersebut.

  1. Air Asia menetapkan bahwa apabila ibu hamil sudah mencapai usia kehamilan 27 minggu, maka penumpang diharuskan untuk menandatangani pertanggungjawaban terbatas AirAsia saat proses check-in. Sama seperti maskapai lainnya, hal ini bertujuan untuk membebaskan AirAsia dari pertanggungjawaban yang timbul selama penerbangan.
  2. Apabila usia kehamilan sudah mencapai antara 28 minggu sampai 34 minggu, maka penumpang ibu hamil diharuskan untuk menyerahkan surat keterangan sehat dari dokter. Surat tersebut juga harus mengkonfirmasikan usia kehamilan, serta jaminan bahwa kehamilan tidak beresiko selama penerbangan. Pahami juga bahwa surat keterangan ini validitas tanggalnya tidak boleh lebih dari 30 hari sejak jadwal keberangkatan pesawat. Serta, penumpang ibu hamil juga harus bersedia menandatangani surat pernyataan pertanggungjawaban terbatas AirAsia saat check-in.
  3. Yang terakhir, Air Asia menetapkan apabila penumpang sudah mencapai usia kehamilan lebih dari 35 minggu, maka ia tidak lagi diperbolehkan untuk melakukan perjalanan menggunakan jasa maskapai AirAsia.

Bagaimana, sudah terjawab kan Moms? Perhatikan dan catat ya bila Moms akan melakukan perjalanan dengan Air Asia!

Jetstar, Walaupun Ada Beberapa Aturan Khusus Bagi Ibu Hamil, Tapi Dijamin Tidak Bikin Ribet Kok!

aturan ibu hamil jet star
Sumber: travelwithkidz.com.au

Berikut ketentuan umum bagi penumpang ibu hamil untuk jetstar tersebut.

  1. Apabila Moms tidak memiliki masalah kehamilan apapun hingga usia kehamilan mencapai 28 minggu, maka Jetstar tidak mewajibkan Moms untuk membawa dokumen khusus terkait keterangan dokter soal kehamilan Moms. Namun, perlu diperhatikan bagi Moms yang memiliki kehamilan bermasalah, maka tentu saja akan diwajibkan untuk membawa surat keterangan medis dari dokter.
  2. Kemudian, apabila Moms memiliki usia kandungan lebih dari 28 minggu, maka Moms diwajibkan untuk membawa surat keterangan medis dari dokter. Perlu diingat juga bahwa surat keterangan dokter yang dilampirkan validitasnya tidak boleh lebih dari 10 hari sebelum jadwal keberangkatan pesawat ya, Moms!
  3. Jetstar juga memiliki aturan khusus untuk penumpang hamil yang menempuh perjalanan kurang dari 4 jam, yaitu untuk kehamilan tunggal, penumpang diijinkan melakukan penerbangan hingga akhir minggu ke 40 usia kehamilan. Sedangkan, untuk kehamilan kembar, hanya diizinkan hingga akhir minggu ke 36 usia kehamilan saja untuk bisa ikut dalam penerbangan.
  4. Maskapai Jetstar juga memberlakukan aturan khusus untuk penumpang ibu hamil yang menggunakan jasa penerbangan maskapai ini dengan waktu tempuh lebih dari 4 jam, yaitu kehamilan tunggal diijinkan untuk mengikuti penerbangan hingga usia kehamilan 36 minggu. Sedangkan, kehamilan kembar hanya diperbolehkan hingga usia kehamilan 32 minggu.

Usia kehamilan ini memang memiliki peran utama untuk boleh atau tidaknya Moms bisa naik penerbangan Jetstar. Jadi, pastikan mengetahui usia kehamilan secara tepat ya, Moms!

Nah, jika sebelumnya Moms bertanya-tanya apakah ibu hamil boleh naik pesawat? Sekarang Moms sudah tidak perlu was-was lagi ya! Karena moda transportasi udara ini termasuk aman bagi ibu hamil. Hanya saja, Moms tetap harus memperhatikan beberapa hal yang terkait dengan kondisi kandungan. Konsultasikan kepada dokter sebelum perjalanan, dan jangan lupa untuk memperhatikan aturan yang berlaku. Apakah Moms punya pengalaman perjalanan naik pesawat saat hamil? Yuk share di komentar untuk berbagai dan share dengan Moms lainnya!

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "Bolehkah Ibu Hamil Naik Pesawat? Ketahui Prosedur Maskapainya Yuk!"
related post
5 Minuman Good Mood Untuk Ibu Hamil Bahkan Bisa Untuk Diet Juga Lho

Bosan dengan asupan nutrisi hamil yang itu-itu saja, HappiNest memberikan rekomendasi minuman good mood untuk ... Lanjut Baca

Begini Nih Gerakan Janin Jika Kepala Sudah Di Bawah Rahim Ibu Hamil

Kehamilan menjadi momen penting bagi seorang ibu. Selama masa kehamilan tentu terjadi banyak perubahan pada ... Lanjut Baca