Biji Kopi Robusta Terbaik Di Indonesia Berasal Dari Kota-Kota Ini Lho!

Waktu Baca: 6 menitSenin, 12 Juli 2021 08:27 WIB
biji kopi robusta terbaik 4707
Sumber: pexels

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kopi terbaik di dunia. Kopi-kopi terbaik robusta tersebar di berbagai daerah di seluruh pelosok Indonesia. 

Sebagai pecinta kopi tentu sudah tahu ada beragam jenis biji kopi yang dijual di pasaran. Arabika, Robusta, dan Liberika merupakan jenis kopi yang paling sering dinikmati oleh banyak orang. Masing-masing jenis kopi tersebut tentu memiliki ciri khas tersendiri yang membedakannya antara satu dengan lainnya.

Salah satu jenis kopi yang cukup banyak peminatnya di Indonesia yakni kopi robusta. Dapat dikatakan jika kopi robusta menjadi jenis kopi yang paling mudah dijumpai mulai dari warung kopi hingga cafe terkenal. Kopi robusta banyak digunakan sebagai bahan baku untuk kopi instan ataupun pencampur (blend) dengan kopi arabika agar meningkatkan cita rasa kopi.

Asal Usul Kopi Robusta

biji kopi robusta
Sumber: vecteezy

Biji kopi robusta adalah salah satu jenis tanaman kopi dengan nama latin Coffea canephora. Nama biji kopi robusta sendiri berasal dari kata "robust" yang memiliki arti kuat. Hal ini dikarenakan kopi robusta memiliki cita rasa yang kuat dan pahit apabila dibandingkan dengan kopi arabika.

Biji kopi robusta pertama kali ditemukan pada tahun 1898 di Kongo dan merupakan tanaman asli Afrika. Seiring berjalannya waktu tanaman biji kopi mulai dibudidayakan di beberapa negara termasuk di Indonesia.

Pada mulanya biji kopi robusta masuk ke Indonesia sekitar awal abad ke-20, tepatnya ketika Indonesia masih dikuasai oleh pemerintah Belanda. Masuknya biji kopi robusta berawal dari adanya wabah penyakit karat daun yang menyerang tanaman kopi arabika. Untuk itu pada tahun 1878 pemerintah Belanda mengganti tanaman kopi arabika dengan tanaman kopi liberika, akan tetapi tanaman kopi liberika juga terserang penyakit serupa di tahun 1890.

Hingga akhirnya di tahun 1902 pemerintah Belanda mendatangkan biji kopi robusta dari Belgia. Berdasarkan penelitian, tanaman kopi robusta dianggap lebih tahan penyakit karat daun dibandingkan jenis tanaman kopi lainnya. Di tahun 1907 pemerintah Belanda mulai membudidayakan kopi robusta untuk menggantikan kopi liberika.

Tidak heran sampai dengan saat ini sebagian besar perkebunan kopi di Indonesia ditanam biji kopi jenis robusta (80%) dan 17% untuk tanaman kopi arabika. Bahkan jumlah produksi kopi robusta dari Indonesia termasuk terbesar setelah negara Vietnam dan Brazil.

BACA JUGA:

Pengolahan Kopi Robusta

biji kopi robusta dikeringkan selama
Sumber: freepik

Untuk meningkatkan kualitas dan mutu dari biji kopi robusta perlu dilakukan proses pengolahan. Prosesnya sendiri terbagi menjadi 2 cara yakni pengolahan Robusta Wet Process (RWP) atau pengolahan basah, serta Robusta Dry Process (RDP) yakn pengolahan kering. Semua biji kopi yang telah dipanen harus melewati tahapan ini dengan tujuan menurunkan kadar air yang terdapat pada biji kopi hingga mencapai 9-12%. Dengan kadar air tersebut, biji kopi tidak akan berubah kondisi sifat dan karakteristiknya.

Pada Robusta Wet Process, buah kopi harus dikupas terlebih dahulu untuk kemudian dicuci hingga menghasilkan biji kopi yang bersih. Namun sayangnya pengolahan ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit karena diperlukan mesin untuk mengupas buah kopi. Untuk itu buah kopi yang dipilih haruslah matang agar proses pengolahan RWP menghasilkan rendemen tinggi, biji kopi lebih berisi dan padat, waktu pengeringan menjadi lebih singkat, serta warna dan cita rasa biji kopi yang dihasilkan menjadi lebih baik.

Untuk itu buah kopi akan diolah harus bebas dari kontaminasi jamur. Sebab buah yang telah terkontaminasi dapat mengalami perubahan rasa dan mutu biji kopi yang dihasilkan.

Sedangkan pada Robusta Dry Process buah kopi tidak melewati tahapan pengelupasan kulit buah. Buah kopi yang telah dipanen langsung dijemur di bawah sinar matahari. Biji kopi robusta dikeringkan selamaKopi 10-15 hari atau tergantung dari ketersediaan sinar matahari. Tidak heran proses pengolahan RDP membutuhkan waktu yang lama serta tempat yang luas.

Pengolahan RDP hanya diperuntukan bagi buah kopi berwarna hijau atau yang terserang bubuk buah. Tidak hanya itu saja, pengolahan ini juga digunakan untuk biji kopi berkualitas inferior atau rendah.

Daerah Penghasil Kopi Robusta Di Indonesia

biji kopi robusta terbaik
Sumber: freepik

Kopi robusta memang menguasai sebagian besar perkebunan kopi di Indonesia. Tidak heran beberapa daerah di Indonesia terkenal sebagai penghasil biji kopi robusta terbaik. Berikut daftar daerah di Indonesia yang terkenal akan penghasil kopi robustanya.

1. Kopi Lampung

Sudah sejak lama jika Lampung terkenal sebagai penghasil kopi terbaik di Indonesia. Biji kopi robusta Lampung telah diekspor ke sejumlah negara di dunia. Hampir sebagian besar tanaman kopi robusta Lampung ditanam di dataran rendah dengan ketinggian 600 mdpl pada kondisi tanah subur dan letak geografis yang baik.

Kopi robusta lampung memiliki aroma yang tegas, bertekstur, namum tetap lembut saat diminum. Tidak heran jika kopi robusta Lampung sangat cocok dijadikan sebagai kopi blend atau campuran dengan kopi arabika.

2. Kopi Temanggung

Penghasil biji kopi robusta berikutnya berasal dari Temanggung, yakni salah satu daerah di Jawa Tengah. Kopi ini dikenal juga dengan nama Java Robusta atau Java Mocha. Perlu diketahui jika Temanggung terkenal akan kondisi tanahnya yang subur dan sangat cocok untuk melakukan budidaya kopi.

Kopi ini terkenal dengan ciri khas beraroma seperti tembakau, coklat, dan full body namun dengan memiliki taste yang clean. Bahkan beberapa orang pecinta kopi berpendapat jika kopi robusta dari Temanggung mirip dengan kopi moka.

3. Kopi Toraja

Biji kopi robusta Toraja Kopi tentu sudah tidak asing di telinga para pecinta kopi. Kopi yang banyak dibudidayakan di Sulawesi Selatan ini tidak kalah pamor dengan kopi arabika Toraja. Meskipun memiliki rasa yang lebih pahit dibandingkan dengan kopi arabika Toraja, namun secara keseluruhan, biji kopi robusta Toraja memiliki beberapa kesamaan dengan kopi arabika Toraja yakni terdapat taste seperti cinnamon dan kapulaga.

4. Kopi Flores

Sebagai salah satu tempat di Provinsi Nusa Tenggara, Flores terkenal sebagai penghasil biji kopi robusta terbaik di Indonesia. Kopi robusta Flores terkenal memiliki rasa yang unik yakni terdapat rasa kacang-kacangan, gandum, sereal, serta good body. Tidak heran kopi robusta ini banyak masuk ke cafe atau warung kopi terkenal di Indonesia dan tidak sedikit juga penggemar kopi ini berasal dari luar negeri.

5. Kopi Malang

Ternyata kota Malang tepatnya di Kecamatan Dampit, Jawa Timur juga terkenal sebagai penghasil kopi robusta terbaik di Indonesia. Bahkan Dampit telah lama dijadikan sebagai pusat pengepulan komoditas pertanian dari beberapa kecamatan di Malang pada zaman pemerintahan Belanda.

Budidaya tanaman kopi robusta banyak dilakukan di sekitar kaki Gunung Semeru dengan ketinggian 900 mdpl. Penggemar kopi robusta Dampit banyak berasal dari Eropa sebab kopi ini memiliki rasa yang spesial. Kopi ini beraroma karamel dan manis seperti roti yang baru matang, serta coklat yang bercampur dengan kopi.

Nah, HappyFams itulah tadi informasi mengenai kopi robusta serta beberapa tempat yang terkenal sebagai penghasil kopi terbaik di Indonesia. Kopi robusta mana yang menjadi favorit, HappyFams? Tulis di kolom komentar, ya.

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "Biji Kopi Robusta Terbaik Di Indonesia Berasal Dari Kota-Kota Ini Lho!"