Belajar Investasi Reksadana, Ini Caranya Agar Tidak Merugi

Waktu Baca: 5 menitSenin, 20 Januari 2020 10:00 WIB
Cara Investasi Reksadana
Sumber: Yandex.com

Apakah HappyFams ingin mengatur keuangan dengan lebih cermat? Yups, mengatur keuangan merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan berumah tangga. Meskipun memiliki fungsi yang sangat penting, namun ternyata mengatur keuangan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Jika selama ini HappyFams masih bingung untuk menyisihkan pendapatan atau gaji bulanan, ada baiknya sebagian dari pendapatan mulai dialirkan untuk berinvestasi.

Investasi adalah pilihan tepat HappyFams jika ingin mendapatkan hasil yang lebih untuk masa depan. Dari sekian banyak jenis investasi, reksa dana bisa menjadi pilihan tepat. Investasi reksadana sampai saat ini masih dipercaya banyak orang sebagai salah satu jenis investasi yang paling aman sehingga bisa dijadikan alternatif investasi pertama bagi yang baru mulai berinvestasi. Bagaimana caranya? Mari simak beberapa cara belajar investasi agar tidak merugi.

Memiliki Tujuan Investasi Yang Jelas

Pengertian Reksadana
Sumber: Yandex.com

Cara investasi reksadana agar tidak merugi dimulai dengan menentukan tujuan investasi. Sebelum HappyFams memutuskan berinvestasi, sebaiknya pahami dulu tujuan investasi dengan jelas. Apabila sudah menemukan tujuan investasi, tentu HappyFams akan semakin termotivasi untuk belajar lebih jauh lagi agar tidak salah dalam mengelolanya. Perlu diingat juga bahwa investasi merupakan proses yang berkaitan dengan waktu serta resiko tersendiri.

Untuk itu, sangat penting menentukan instrumen yang tepat dalam berinvestasi. Tujuan investasi ini nantinya juga akan bisa digunakan sebagai panduan dalam menentukan produk reksa dana yang tepat untuk HappyFams. Caranya, dengan memahami jangka waktu, serta profil resiko setiap investasi. Sudahkah HappyFams memiliki tujuan investasi yang jelas?

Kenali Resiko

Resiko dalam investasi reksadana ternyata tergantung dari jenis investasi yang dilakukan. Setiap jenis investasi hadir dengan resiko tersendiri. Untuk itu, sebaiknya HappyFams memilih jenis reksadana yang sesuai. Sederhananya, profil resiko merupakan kerelaan seorang investor untuk menerima kemungkinan atas hilangnya sebagian atas seluruh dari nilai investasi demi mendapatkan hasil yang lebih besar di masa depan kelak.

Dalam dunia investasi, ada beberapa jenis profil resiko. Investor dengan profil resiko yang agresif lebih banyak memiliki toleransi resiko yang tinggi sehingga lebih berani kehilangan sebagian atau keselurahan jumlah investasi demi berspekulasi untuk mendapatkan hasil yang lebih besar. Di sisi lain, ada juga seorang investor dengan profil resiko konservatif, yaitu lebih memilih mempertahankan pokok investasinya. Penting sekali mengenal tiap profil resikonya.

Menentukan Jangka Waktu Berinvestasi

Setelah HappyFams memahami pengertian reksadana, serta pentingnya menentukan tujuan investasi, hingga mengenali resikonya, maka langkah selanjutnya yaitu menentukan jangka waktu investasi. Perlu HappyFams ketahui juga bahwa investasi dalam reksadana memiliki periode waktu yang berbeda-beda. Mulai kurang dari setahun, 1-3 tahun, 3-5 tahun, hingga ada yang lebih dari 5 tahun. Setiap jangka waktu tentu hadir dengan resikonya masing-masing.

Jika pilihan jangka waktu yang ditetapkan untuk berinvestasi kurang dari setahun, disarankan untuk memilih jenis reksa dana pasar uang, dimana investasi masuk ke dalam instrumen pasar uang, deposito contohnya. Jenis pasar uang ini memiliki resiko yang lebih rendah. Tapi, apabila HappyFams memutuskan ingin melakukan investasi dalam kurun waktu 1 sampai 3 tahun, pilihlah jenis reksa dana pendapatan tetap.

Bila ingin melakukan investasi dalam jangka yang lebih panjang selama 3-5 tahun, maka lakukanlah investasi reksa dana campuran. Yang terakhir, jika ingin melakukan investasi dalam jangka waktu lebih dari 5 tahun, maka reksa dana saham adalah pilihan yang tepat. Sekedar catatan, waktu berinvestasi ini hanyalah panduan umum saja. Sebelum melakukan investasi, tentu saja HappyFams wajib mengenali terlebih dahulu profil resiko setiap jenis investasi.

Cari Informasi Terkait Proses Uang yang Diinvestasikan

Tahap belajar reksadana selanjutnya, yaitu dengan menggali informasi sebanyak-banyaknya terkait dengan proses uang yang diinvestasikan. HappyFams bisa memahami keterangan yang tertulis, serta terperinci yang terdapat dalam prospektus reksa dana. Keterangan yang disajikan berisi informasi terkait dengan proses uang yang diinvestasikan.

Mulai dari siapa pihak pengelola, hingga informasi lain terkait dengan produk secara lebih rinci. Melalui informasi tersebut, HappyFams baru bisa memutuskan, serta menyesuaikan apakah produknya sudah sesuai dengan harapan. HappyFams bisa memanfaatkan Fund Fact Sheet dan Product Card dari produk reksa dana tersebut.

Investasi Reksadana
Sumber: Yandex.com

Mencari Manajer Investasi yang Terpercaya

Jika HappyFams melakukan investasi reksadana untuk pertama kalinya, sebaiknya carilah manajer investasi yang terpercaya. Manajer investasi merupakan pihak ketiga yang akan mengelola, serta menginvestasikan dana dari masyarakat yang sudah terkumpul dalam satu instrumen investasi yang akhirnya berbentuk reksa dana.

Manajer investasi inilah yang akan berupaya untuk mengelola semua dana sesuai dengan analisa keunagan dan analisa pasar. Jangan lupa, untuk memilih manajer investasi yang sudah memiliki reputasi baik dan tentunya bisa dipertanggungjawabkan. Tanyakan kerabat, rekan kerja, atau famili yang sudah mulai berinvestasi reksa dana terlebih dahulu sebagai referensi.

Menentukan Tempat Pembelian Reksa Dana

Sebelum memulai investasi di reksadana, penting untuk menentukan tempat pembelian reksa dana. Kami sarankan untuk memilih perusahaan manajer investasi yang sudah berpengalaman dan memiliki track record yang sudah terpercaya. Mudahnya, informasi tersebut bisa dicari melalui internet. Di era digital seperti saat ini sangat mudah mendapatkan informasi, manfaatkanlah untuk menggali info sedetail mungkin.

Segera Mulai

Banyaknya informasi yang didapatkan terkait dengan belajar investasi di reksadana akan bisa lebih dipahami bila investasi segera dilakukan. Tanpa memulainya, HappyFams tidak akan pernah mengetahui bagaiamana rasanya mengelola uang di reksadana. Keuntungan dan juga resiko investasi ini pun akan bisa lebih dipahami setelah HappyFams menjalaninya.

Itulah 6 cara mudah belajar investasi supaya tidak merugi yang bisa HappyFams semua terapkan. Jadi, jangan hanya terburu-buru melakukan investasi, akan tetapi kenali juga bagaimana tahapan dan prosesnya supaya tidak merugi kedepannya. Apabila HappyFams memiliki informasi tambahan jangan lupa untuk berbagi di komentar ya. Semoga bermanfaat!

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "Belajar Investasi Reksadana, Ini Caranya Agar Tidak Merugi"
related post
Menjaga Pola Hidup Sehat Dan Bersih Anak Terlepas Dari Penyakit

Sebagai orang tua yang peduli terhadap pola hidup sehat, maka perlu pula untuk menerapkan pola ... Lanjut Baca

7 Sikap Suami Tidak Peduli Perasaan Istri Tapi Diam-diam Sayang

Moms mungkin pernah merasa bahwa terkadang suami tak peduli lagi dengan keluarga dari sikap-sikapnya yang ... Lanjut Baca