Bagaimana Cara Mengajarkan Anak Berpuasa, Apakah Harus Dipaksakan?

Waktu Baca: 4 menitSelasa, 05 April 2022 09:24 WIB
ajari anak berpuasa
Sumber: pixabay

Puasa merupakan rukun Islam ketiga setelah Syahadat dan Sholat. Berpuasa di Bulan Ramadan merupakan kewajiban setiap umat Muslim yang sudah dewasa dan memilki fisik serta mental yang sehat. Lalu bagaimana dengan anak-anak?

Anak-anak tidak diwajibkan untuk beribadah puasa, tapi sebagai orang tua, Moms perlu untuk mulai melatih anak laki-laki berpuasa juga anak perempuan supaya ketika sudah waktunya sang anak mulai paham dan dapat melakukan ibadah ini. Lalu bagaiamana caranya melatih anak berpuasa? Dan kapan bisa dimulai?

Kapan Saat Anak Mulai Diajari Untuk Berpuasa?

Tidak ada aturan kapan anak untuk diajari berpuasa tapi umumnya anak berusia 4-6 tahun sudah bisa dimulai untuk belajar berpuasa.

Jika dikira sang anak belum siap, jangan dipaksakan dahulu Moms karena setiap anak memiliki fisik maupun mental yang berbeda. Cukup perkenalkan apa itu puasa, bukan hanya menahan lapar dan dahaga tapi juga belajar menahan nafsu yang negatif di dalam diri.

Cara Mengajarkan Anak Berpuasa

BACA JUGA: 5 Menu Kuliner Buka Puasa Halal Ala Korea

Belajar berpuasa untuk anak bukanlah cara yang instant, tapi ajari prosesnya secara perlahan sampai ia paham dan mau menjalan ibadah puasa dengan ikhlas. Pahami juga hal yang diperbolehkan ketika berpuasa dan apa yang perlu untuk dihindari.

1. Jelaskan Makna Puasa Kepada Anak

Sebelum berpuasa anak perlu diberikan pemahaman terlebih dahulu apa itu puasa, kenapa puasa itu diwajibkan, apa manfaat puasa ramadan dan bagaimana cara berpuasa.

Ketika si kecil mulai paham makna puasa, baru dapat diajarkan caranya berpuasa.

2. Berikan Dukungan dan Motivasi

Anak tidak akan mau mulai berpuasa tanpa adanya dukungan dari orang tua. Bisa dengan memberi semangat ataupun dapat menjanjikan sesuatu berupa hadiah bila dapat menyelesaikan puasa dengan baik.

Bisa juga didukung puasa cukup sampai siang hari maupun sekuatnya saja. Tetap diberi dukungan dan motivasi positif.

3. Ajari Pola Makan yang Benar

Pola makan selama di bulan puasa berbeda dengan bulan lainnya, ajak anak untuk sahur bersama dan hindari minuman dingin ketika sahur karena itu bisa membuatnya menjadi lebih mudah haus.

Bisa juga mengajarkan anak untuk tidak makan terlalu banyak saat berbuka puasa, karena bila berlebihan akan membuat perut menjadi tidak nyaman.

4. Biarkan Anak Tetap Beraktivitas

Tidur-tiduran selama berpuasa bukanlah hal yang baik, sebaliknya kita tetap harus beraktivitas seperti biasanya. Begitupun anak-anak yang pada masa usia aktifnya, biarkan ia tetap berktivitas seperti anak-anak pada umumnya.

Biarkan ia bermain, belajar maupun berlatih hal yang positif sampai tanpa disadari waktu jam berbuka puasa tiba.

5. Hindari Berbuat yang Tidak Baik

Berpuasa bukan hanya menahan lapar maupun dahaga tapi juga menahan nafsu dari perbuatan tidak baik. Ajari anak untuk menghindari hal tersebut, seperti membicarakan hal buruk kepada teman-temannya atau sampai membully temannya.

Sehingga semakin sempurna amal dan ibadah sang anak selama menjalankan puasa di Bulan Suci Ramdan ini.

Hindari Hal ini Ketika Melatih Anak Berpuasa

cara mengajarkan anak berpuasa

Selain memahami cara melatih anak berpuasa, Moms juga perlu memahami cara yang harus dihindari ketika melatih anak berpuasa. Karena bila salah, anak malah menjadi tidak mau berpuasa tapi juga jadi enggan untuk berpuasa di kemudian hari.

BACA JUGA: 7 Tips Puasa Untuk Asam Lambung Ini Agar Ibadah Makin Lancar

1. Jangan Memaksa, Berikan Contoh

Sesuatu yang dipaksakan hasilnya tidak akan baik. Begitu juga ketika melatih anak untuk belajar berpuasa. Lebih baik memberikan contoh kepada anak caranya berpuasa yang benar, sehingga anak perlahan dapat meniru dan mengikuti apa yang dilakukan orangtuanya.

Jika anak belum mau, tidak perlu dipaksa untuk ikut berpuasa. Ataupun bila anak sudah tidak kuat di tengah-tengah berpuasa, persilahkan ia untuk membatalkan puasanya. Bila tetap dipaksakan bukannya hal baik yang didapat malah dapat berdampak kesehatan terganggu.

2. Membanding-bandingkan Dengan Anak Lain

Setiap orang tidak suka disbanding-bandingkan dengan orang lain, terlebih lagi anak-anak. Tanpa disadari anak menjadi tidak nyaman dan merasa berkompetisi dengan orang lain, baik kepada teman ataupun saudara yang lain dalam hal berpuasa.

Cukup jelaskan manfaat berpuasa dan perbedaannya bila dibandingkan dengan tidak berpuasa, dengan demikian anak lebih paham lagi.

3. Melakukan Aktivitas Fisik Berlebihan

Ketika dikatan tidak baik untuk tidur-tiduran ketika berpuasa, bukan berarti anak juga dipaksakan untuk beraktivias fisik berlebihan yang dapat menguras tenaga dan menjadikan anak lebih mudah untuk membatalkan puasanya.

Lebih baik ajak melakukan beraktivitas positif seperti belajar, menonton tv, bermain games dan lainnya. Kegiatan ini sangat efektif sambil menunggu waktu berbuka puasa tiba.

Dengan memahami cara melatih anak berpuasa serta menghindari tindakan yang jangan dilakukan, maka Moms dapat memulai untuk melatih anak berpuasa. Sekali lagi tidak ada yang instant tapi bila dimulai dari kecil untuk diperkenalkan dengan rukun Islam ke tiga ini maka anak jadi lebih paham apa makna dibalik berpuasa dan sudah mulai terbiasa untuk mejalankan ibadah puasa.

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "Bagaimana Cara Mengajarkan Anak Berpuasa, Apakah Harus Dipaksakan?"