Apakah Benar Kondom Efektif Mencegah Hamil?

Waktu Baca: 5 menitSelasa, 28 April 2020 07:25 WIB
Mencegah Hamil
Sumber: Pexels.com

Happinest.id - Seks adalah salah satu kebutuhan utama pasangan suami istri. Tak semua seks dilakukan dengan tujuan reproduktif. Banyak juga pasangan suami istri yang menjadikan seks sebagai ajang relaksasi dan menambah keintiman satu sama lain.

Jika Moms dan Dads berniat untuk melakukan seks relaksatif tanpa khawatir kehamilan akan terjadi, sebaiknya gunakan alat kontrasepsi untuk mencegah hamil. Kontrasepsi artinya mencegah konsepsi/pertemuan sel telur dan sperma untuk membentuk zigot.

Ketahuilah, ada banyak metode kontrasepsi yang bisa dipilih. Di dalam artikel ini, akan dibahas lengkap mengenai cara mencegah hamil selain KB dan dengan KB. Khusus cara mencegah hamil non-KB, Happinest akan menggali berbagai metode kondom yang umum digunakan pasutri Indonesia, serta tingkat keakuratannya. Simak yuk, Moms!

Cara Mencegah Hamil Melalui KB Hormonal


Sumber: Unsplash.com

Keluarga Berencana (KB) adalah program yang diterapkan Pemerintah Indonesia dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Salah satu bagian program ini adalah pengaturan jumlah anak. Dalam program keluarga berencana, secara garis besar ditawarkan dua metode kontraseptif: hormonal dan non-hormonal

Metode kontrasepsi yang paling akurat adalah KB hormon. Prinsip penggunaan metode ini adalah mengontrol kadar hormon estrogen dan progesteron agar kedua hormon ini mengondisikan tubuh untuk tidak menyiapkan kehamilan. Adapaun, jenis KB hormonal ini adalah terdiri dari implan/susuk, IUD, pil, dan suntikan.

1. Implan

Implan ditanamkan di jaringan bawah kulit lemak dan akan menyalurkan hormon menuju sistem reproduksi. Keakuratan metode ini melebihi 99% dan dapat digunakan bertahun. 

2. IUD (Intra Uterine Device)

IUD atau spiral adalah alat berbentuk huruf T yang ditanamkan di dalam uterus, tepatnya di bagian tuba falopi. Di dalam batang IUD terdapat hormon progesteron yang akan keluar dan mempengaruhi fisiologi rahim, dan menggagalkan pertemuan sperma dengan sel telur.

Sama dengan implan, keakuratan metode ini adalah 99% dan dapat digunakan bertahun. Efek samping metode ini adalah haid yang lebih banyak atau penghentian haid sama sekali.

3. Suntik KB

cara mencegah hamil selain kb
Sumber: Unsplash.com

Suntik dapat digunakan dalam hitungan bulan. Zat yang disuntikkan adalah hormon progesteron dan regulatornya. Satu suntik biasanya berlaku untuk 3 bulan (12 minggu), jadi harus selalu diperbarui. Efek sampingnya adalah peningkatan berat badan, gangguan emosi, depresi, perubahan pada rambut atau kulit, dan perubahan gairah seksual. Mengenai tingkat keakuratannya, suntik KB bisa mencapai hingga 94% ya, Moms.

4. Pil KB

Pil KB adalah metode KB hormonal yang sifatnya harian. Ada dua jenis pil: pil KB biasa dan pil KB progestin. Pil progestin hanya mengandung progesteron saja tanpa adanya estrogen, namun tetap ampuh untuk mencegah hamil. Kedua pil ini memiliki efek samping yang mirip dengan suntik KB. Keakuratan kedua pil ini adalah 91%.

5. Koyo KB

Koyo KB juga mengandung hormon. Cara pakainya adalah menempelkan koyo pada kulit dan membiarkannya meresap. Masa berlaku koyo KB adalah 1 minggu dengan keakuratan 91%. Perlu Moms perhatikan, koyo harus diganti setiap minggu hingga minggu ketiga pemakaian, dan hentikan penggunaan koyo di minggu ke-4.

Jika Moms berani dan dapat izin untuk ‘bermain’ dengan hormon, cobalah gunakan KB hormonal seperti pil, suntik, dan IUD. Tapi perhatikan ya, tidak semua wanita bisa menerima pemakaian KB, baik dari segi pemikiran maupun dari segi tubuh. Jadi alternatif lain mencegah hamil untuk Moms adalah menggunakan KB non-hormonal.

Cara Mencegah Hamil Selain KB Hormonal, Bagaimana Ya?


Sumber: Unsplash.com

Ada beberapa cara mencegah hamil selain KB hormonal yang dapat Moms terapkan. Pertama, lakukan kontrasepsi permanen dengan menmotong tuba falopi (tubektomi) bagi Moms atau pemotongan vas deferens (vasektomi, saluran sperma dari testis menuju penis) bagi Dads.

Kedua, Moms bisa melakukan kontrasepsi menggunakan kalender menstruasi. Lakukanlah hubungan intim di luar masa subur. Kondisi lendir vagina yang lebih pekat akan menghalangi sperma sampai ke tuba falopi. Perlu diperhatikan juga bahwa keakuratan metode ini adalah 76%. Dari 100 orang, akan ada 24 orang yang hamil.

Ketiga, jika pasangan sudah dapat mengontrol ejakulasi, gunakan metode withdrawal (ejakulasi di luar vagina) dengan akurat. Keakuratan metode ini adalah 78%, sedikit lebih tinggi daripada kalender. 

Keempat, menggunakan spermisida. Jika diperbolehkan, Moms dapat menggunakan cincin KB atau spermisida (cairan pembunuh sperma) yang dimasukkan ke dalam vagina. Keakuratan metode ini adalah 72% dengan resiko iritasi. Tapi, sebaiknya, konsultasikan kepada dokter dahulu ya, Moms.

Opsi lainnya adalah menggunakan alat penghalang sampainya sperma ke sel telur yang dapat dilepas-pasang. Alat-alat yang tergolong ke dalam opsi ini adalah kondom eksternal dan internal. Kemudahan pembelian dan penggunaan membuat kondom menjadi populer di kalangan suami istri. 

Serba-Serbi Kondom


Sumber: Unsplash.com

Mungkin Moms dan Dads sering memperhatikan kondom yang ada di kasir swalayan. Penasaran ingin mencoba, namun belum terlalu tahu tentang serba-serbi kondom. Apa itu kondom? Apa faedah menggunakannya? Berikut pembahasan mengenai kondom.

Apa itu Kondom?

Kondom adalah kantung kecil yang terbuat dari lateks atau poliuretan (bahan alternatif bagi pasien alergi latex). Kondom dipakai untuk menghalangi sampainya sperma ke dalam rahim. Ada dua jenis kondom, yaitu kondom eksternal (untuk lelaki) dan kondom internal (untuk wanita).

Kondom Eksternal

Kondom eksternal biasanya digunakan untuk ‘membungkus’ penis. Ada beragam jenis kondom eksternal yang dijual di pasaran. Mana yang Moms dan Dads suka?

  1. Kondom Biasa
    Kondom biasa memiliki ketebalan 0,5 mm. Kondom standar ini memiliki keakuratan hingga 82%. Selain itu, kondom juga optimal mencegah penyakit menular seksual lho, Moms! 
  2. Kondom Tipis
    Kondom tipis memiliki ketebalan 0,3 mm dan terbuat dari bahan yang sangat kuat. Jenis kondom ini digunakan untuk memaksimalkan kenikmatan. Karena ketebalannya, sensasi seks menggunakan kondom tipis tidak akan jauh berbeda dari seks tanpa pengaman.
  3. Kondom Dengan Rasa Dan Aroma
    Kondom jenis ini memiliki ketebalan biasa, namun memiliki rasa dan aroma tertentu. Biasanya digunakan untuk relaksasi atau membantu seks oral. Menurut data DKT Indonesia, perusahaan kondom, rasa yang disukai orang Indonesia adalah stoberi, bubble gum, dan anggur.
  4. Kondom Dengan Lubrikan
    Kondom ini sangat membantu bagi Moms yang menderita vagina kering. Dengan bantuan lubrikan ekstra, seks akan menjadi lebih nyaman. Kadang ada juga lubrikan yang membuat tahan lama lho, Moms.
  5. Kondom Dengan Tekstur
    Berani mencoba hal yang berbeda? Moms dapat meminta Dads memakan kondom bergerigi atau berbintik. Selain memberikan tekanan dan gesekan ekstra pada vagina, kondom ini dapat memberikan kenikmatan dengan cara yang tidak biasa.

Cara pakai kelima jenis kondom ini sama. Pertama, buka bungkus kondom dengan hati-hati. Pastikan apakah kondom tidak bolong atau rusak. Kemudian, cubit sisi yang menonjol dan letakkan sisi tersebut di kepala penis. Buka dan rentangkan gulungan kondom hingga menutupi keseluruhan penis. Pastikan bahwa kondom melekat erat dan tidak bergeser.

Kondom Internal

Kondom internal diperuntukkan untuk vagina. Kondom ini dipakai dengan memasukkannya ke dalam lubang vagina. Setelah dipastikan aman, barulah hubungan seksual dapat dilakukan. Tingkat keakuratan kondom ini mencapai 79%.

Jadi, Apakah Kondom Efektif Mencegah Hamil?

Setelah mengenal serba-serbi kondom, apakah kondom efektif mencegah hamil? Jawabannya iya, asalkan dipastikan tidak ada kebocoran pada kondom. Pastikan juga pemasangannya sudah benar ya, Moms dan Dads!

Cara Mencegah Hamil Setelah Berhubungan


Sumber: Unsplash.com

Jika terlupa menggunakan alat kontrasepsi, bagaimana cara mencegah hamil setelah berhubungan? Moms dapat mengonsumsi pil kontrasepsi darurat/morning after. Tingkat keakuratan metode ini berkisar antara 58-94%. Konsumsi secepatnya untuk mencegah kehamilan, paling lama hingga 5 hari setelah seks. Konsumsi sesuai aturan ya, Moms!

Demikian pembahasan mengenai metode kontrasepsi dan kondom. Share juga pengalaman Moms dengan alat kontrasepsi, ya! Mungkin Moms punya referensi yang dapat dibagikan bagi ibu-ibu milenial di seluruh Indonesia.

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "Apakah Benar Kondom Efektif Mencegah Hamil?"
related post
Pengaruh Kekerasan Dalam Rumah Tangga Terhadap Anak-Anak

happinest.id - Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) bukan sesuatu yang asing bagi sebagian besar masyarakat. ... Lanjut Baca

5 Cara Bersikap Dewasa Dalam Rumah Tangga, Pasangan Muda Wajib Tahu

Ada dua orang yang berkomitmen dalam satu biduk rumah tangga. Bukan hanya bermodalkan ... Lanjut Baca