7 Tips Sukses Mengatur Waktu Harian Setelah Kelahiran Anak Pertama

Waktu Baca: 5 menitSelasa, 30 April 2019 16:08 WIB
Tips Sukses Mengatur Waktu Harian Setelah Kelahiran Anak
Sumber: Essentialparent.com

Bagi seorang wanita yang baru saja memiliki bayi, pasti pernah mengalami kesulitan dalam membagi waktu antara kebutuhan bayi, suami, urusan rumah, dan diri sendiri sebagai ibu. Keterbatasan waktu, tenaga, dan pikiran terkadang membuat penanganan berbagai hal tersebut menjadi tak seimbang. Bahkan, karena baru pertama kali memiliki bayi, sang ibu kerap berfokus hanya kepada si kecil, yang tak jarang malah seringkali suami menjadi merasa terabaikan. Berikut 8 tips daily hack yang bisa dilakukan oleh Moms agar sukses mengatur waktu harian setelah kelahiran anak pertama. Yuk mari kita simak!

1. Membuat Jadwal Prioritas Harian, Mingguan, Bahkan Bulanan

Manajemen waktu harian Moms akan lebih teratur bila Moms sudah mengetahui apa saja yang akan Moms lakukan selama seminggu kedepan. Fokus adalah kunci utama Moms agar bisa menyelesaikan berbagai tugas harian sekaligus membagi waktu dengan si kecil. Dengan merencanakan waktu sebaik mungkin, Moms akan sekaligus melatih diri menjadi lebih produktif. Gunakan aplikasi di smartphone seperti kalender untuk mencatat jadwal harian, mingguan, atau bulanan Moms. Berusahalah untuk stick to the plan setiap harinya ya, Moms!

2. Bila Tidak Mampu, Jangan Ragu Meminta Bantuan Oranglain

Pekerjaan dan keluarga merupakan dua hal yang sama pentingnya dalam kehidupan sehari-hari. Tak jarang, bagi sebagian perempuan karir ataupun ibu baru, mengimbangi kedua hal ini menjadi tantangan tersendiri. Ada kalanya juga suatu waktu pekerjaan rumah Moms begitu padat sehingga merasa sangat lelah. Di saat seperti ini, janganlah ragu meminta bantuan orang sekitar. Misalnya saja, meminta dukungan mertua untuk membantu menjaga si kecil di rumah. Atau bila Moms merasa sangat lelah mengurus rumah dan mengurus anak sekaligus, Moms bisa berdiskusi dengan Dads untuk merekrut seorang asisten rumah tangga untuk berbagi tugas.

3. Meminta Pasangan Ikut Bekerjasama Membantu Urusan Bayi Atau Rumah Tangga

Di zaman modern seperti saat ini, aktifitas mengurus bayi seperti memandikan anak atau mengganti popok bukanlah pekerjaan seorang ibu saja. Kini, sudah banyak lho Dads yang mau membantu istrinya untuk mengurus anak, bahkan urusan rumah tangga bila Moms mulai terlihat kewalahan di rumah. Jangan ragu ya untuk meminta tolong pasangan bekerjasama membantu mengurus si kecil. Selain, pekerjaan rumah beres, kualitas hubungan Moms dan Dads pun bisa meningkat bila mau saling bekerjasama membantu urusan rumah tangga.

4. Memanfaatkan Teknologi Untuk Memudahkan Pekerjaan Harian Moms

Penggunaan teknologi bisa membantu pengelolaan rumah tangga jadi lebih efisien dan praktis lho, Moms! Bahkan, bagi sebagian Moms, mahir menggunakan teknologi malah menjadi sebuah ladang penghasilan. Kini pun dengan hadirnya beragam aplikasi online yang memudahkan kehidupan masyarakat, Moms juga bisa memanfaatkannya untuk meringankan tugas di kala waktu mengurus bayi dan rumah tangga mulai menumpuk. Misalnya, menggunakan aplikasi belanja kebutuhan sehari-hari secara online yang akan memangkas waktu perjalanan Moms saat ingin belanja bulanan. Jadi, manfaatkan dengan maksimal ya, Moms!

5. Menjaga Komunikasi Agar Memunculkan Rasa Saling Pengertian Dengan Pasangan.

Hadirnya si kecil tentu saja dapat membawa kebahagiaan kepada Moms dan Dads. Namun, bukan berarti hal ini akan mudah dilalui. Adanya beragam perubahan setelah si kecil hadir bisa membawa dampak hubungan pasutri yang merenggang bila tidak dikomunikasikan dengan baik. Oleh sebab itu, tak peduli seberapa lelahnya Moms dan Dads, jagalah selalu komunikasi berdua agar bisa saling memunculkan pengertian. Bila memang Moms sudah merasa kewalahan mengurus si kecil sendirian, janganlah pendam sendiri, komunikasikan saja dengan Dads ya!

6. Jangan Bawa Pekerjaan Ke Rumah

Sebuah penelitian dari Inggris menunjukkan bahwa pekerjaan yang tidak selesai di kantor, kemudian dibawa pulang serta dikerjakan dirumah akan bisa memicu tingkat stres Moms. Ya, ini biasanya dialami oleh working mom yang memiliki bayi. Membawa pekerjaan ke rumah juga bisa berarti Moms memiliki manajemen waktu yang buruk. Daripada membawa pekerjaan ke rumah sehingga persoalan mengurus bayi terbengkalai, lebih baik Moms mencari tahu bagaimana cara memiliki manajemen waktu yang lebih baik sehingga Moms tak lagi harus menyelesaikan pekerjaan kantor saat di rumah. Cukup berfokus pada keluarga dan bayi ya, Moms bila sudah sampai rumah!

7. Gunakan Waktu Akhir Pekan Untuk Relaksasi Ya, Moms!

Perempuan memang jago untuk multitasking, tapi Moms juga tentu butuh waktu untuk relaks. Maka, setelah Moms sukses mengatur waktu harian setelah anak pertama, Moms juga tidak boleh lupa untuk memasukkan jadwal relaksasi sebagai reward. Dengan begitu, rasa lelah pun akan berangsur pulih sehingga Moms bisa kembali membagi kebahagiaan kepada si kecil dan suami. Tentu, sebelumnya Moms juga harus membicarakannya dengan Dads supaya bisa gantian mengurus bayi ketika Moms sedang relaksasi. Atau Moms juga bisa cukup memasang aromatheraphy di rumah bila suatu waktu tidak sempat pergi relaksasi. Lakukanlah juga hal-hal yang membuat Moms rileks. Ibu yang bahagia dan rileks bisa membuat suami dan anak ikut bahagia. Setuju ya, Moms?

Demikian artikel ini dibuat untuk memotivasi para ibu muda agar bisa sukses mengatur waktu harian setelah kelahiran anak pertama. Bagaimana dengan Moms? Apakah punya tips tersendiri mengatur manajemen waktu harian? Yuk saling berbagi pengalaman di komentar!

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "7 Tips Sukses Mengatur Waktu Harian Setelah Kelahiran Anak Pertama"
related post
9 Tips Cara Menghentikan Bayi Menangis Yang Efektif, Dijamin Bisa!

Menghentikan bayi menangis memang gampang-gampang susah, terlebih lagi untuk Moms yang baru saja memiliki momongan. ... Lanjut Baca

Menjaga Pola Hidup Sehat Dan Bersih Anak Terlepas Dari Penyakit

Sebagai orang tua yang peduli terhadap pola hidup sehat, maka perlu pula untuk menerapkan pola ... Lanjut Baca