Banyak Moms yang mengalami stres dan merasa tertekan setelah mengalami keguguran. Stres ini dapat merusak cara kerja dan keseimbangan hormon yang mengatur ovarium untuk ovulasi, sehingga dapat menyebabkan ovulasi terlambat atau justru tidak terjadi ovulasi. Dengan demikian, Moms harus dapat membuang jauh-jauh rasa stres dengan melakukan berbagai hal yang dapat membuat tubuh dan pikiran Moms menjadi rileks. Hal ini dapat dilakukan dengan berbicara dengan pasangan atau keluarga agar mendapat dukungan motivasi, cobalah untuk menerima kondisi, membaca buku inspiratif, mencari hiburan, atau merencanakan liburan bersama pasangan.
Perasaaan sedih dan depresi biasanya menghampiri Moms yang baru saja mengalami keguguran. Banyak Moms yang merusak diri dengan mengkonsumsi makanan tidak sehat, yang berkafein, minum minuman beralkohol, merokok, bahkan menggunakan narkoba. Tentu Moms tahu bahwa mengonsumsi hal-hal di atas dapat merusak tubuh bahkan dapat merusak peluang kehamilan. Contohnya seperti rokok yang menjadi penyebab utama kerusakan sel telur dan organ reproduksi, keguguran berulang, cacat pada bayi, hingga penyakit pernapasan pada sang buah hati. Mengkonsumsi kopi yang mengandung kafein pun juga cukup berbahaya untuk Moms yang sedang mencoba program kehamilan karena dapat merusak umur dan kondisi sel terus sehingga dapat membuat peluang kehamilan mengalami kegagalan.
Alangkah baiknya Moms beralih gaya hidup sehat seperti memilih makan makanan yang dapat membantu peluang terjadinya kehamilan. Makanan yang mengandung protein tinggi dan rendah karbohidrat dapat menjadi pilihan yang sangat tepat. Namun, Moms juga harus tetap memperhatikan cara memasaknya ya! Contoh sumber protein yang sangat baik antara lain daging ayam tanpa lemak, ikan, kuning telur, dan makanan yang kaya asam lemak omega 3 seperti ikan salmon, biji rami, biji chia, dan kenari. Mengkonsumsi banyak ikan juga disarankan. Tapi, dengan catatan tidak mengonsumsi ikan yang mengandung merkuri tinggi ya, Moms! Merkuri ini merupakan senyawa kimia berbahaya yang biasa ditemukan dalam ikan tuna, hiu, makarel, dan marlin. Moms lebih disarankan untuk mengonsumsi ikan yang aman seperti ikan lele, kerang, udang, tiram, salmon, cumi-cumi, ikan patin dan ikan nila.