7 Mainan Anak Edukatif Berbasis Sensori Integrasi, Millenials Tahu?

Waktu Baca: 6 menitKamis, 25 April 2019 15:25 WIB
Mainan Anak Edukatif
Sumber: Unsplash.com/Bernard-Hermant

Menjadi orangtua di generasi millennial ini ternyata susah-susah gampang ya, Moms? Apalagi jika sudah membicarakan mainan anak edukatif yang tepat untuk si kecil. Kita sebagai orangtua terkadang dilema bila saatnya membelikan mainan untuk si kecil. Seringkali muncul pertanyaan, mainan yang baik itu untuk si kecil itu yang bagaimana sih? Nah, mainan bagi si kecil haruslah aman, dan tidak akan melukainya. Lalu, sebaiknya kita sebagai orangtua memberikan jenis mainan yang edukatif untuk si kecil sesuai usianya. Dengan begitu, si kecil juga bisa belajar untuk melatih kemampuan otaknya ya, Moms!

Pahamilah juga bahwa berbagai macam jenis mainan sensori juga sangat baik untuk perkembangan si kecil. Mungkin Moms belum tahu, apa sih manfaat permainan sensori ini? Sensori ini sebenarnya bisa dilatih melalui berbagai cara, namun yang paling mudah adalah melalui permainan yang dimiliki si kecil. Permainan sensoris merupakan permainan yang menuntut si kecil untuk lebih aktif dalam menggunakan semua panca indera mereka, seperti warna, bau, rasa ataupun tekstur. Selain itu, bermain mainan anak edukatif sensori juga melatih kemampuan otak berpikir, agar melatih si kecil untuk mengingat suatu hal.

Yuk Moms kenali 7 Permainan Anak Edukatif yang Berbasis Sensori

1. Menyusun Puzzle

Bermain puzzle merupakan salah satu mainan anak edukatif dimana sebuah gambar yang acak disusun menjadi gambar yang utuh. Permainan ini faktanya sangat baik untuk tumbuh kembang si kecil. Dengan menyusun gambar yang acak, maka si kecil akan dilatih berpikir ekstra dan tertantang. Artinya, si kecil akan belajar mencoba menyelesaikan masalah sendiri dengan cara yang kreatif. Selain itu, menyusun puzzle juga dapat mengembangkan sensorik si kecil karena puzzle umumnya hadir dalam berbagai bentuk dan warna yang dapat membantu mengembangkan koordinasi antara mata dengan tangan.

2. Playdough

Moms pasti sudah tidak asing dengan playdough atau plastisin? Ya, playdough biasanya menjadi salah satu mainan favorit bagi anak-anak. Sifat lunak dari playdough membuat si kecil mudah untuk membentuk playdough menjadi sebuah karakter. Dengan bermain playdough ini, si kecil pun akan bisa melatih keterampilan otot tangan si kecil sebelum belajar menulis. Mirip dengan permainan puzzle, playdough juga dapat melatih koordinasi mata dengan tangan.

Playdough juga dapat menumbuhkan kreativitas dan imajinasi si kecil. Karena si kecil dapat bebas berkreasi sesuai dengan yang inginkannya. Oh iya, namun pastikan juga playdough yang dimainkan oleh si kecil mempunyai bahan yang aman ya, Moms! Karena biasanya tanpa sengaja si kecil suka memasukan mainan ke dalam mulut. Jangan lupa untuk memperhatikan bahan yang digunakan dan perhatikan juga tips memilih mainan yang aman dan tak membahayakan bagi si kecil ya Moms!

3. Menyusun Menara dan Blok Warna

Meskipun si kecil belum bisa menyusun mainan anak edukatif seperti menara, blok ataupun lego secara rapi sempurna, faktanya permainan menyusun menara dan blok warna bisa membantu meningkatkan kepekaan sensorik si kecil. Pada saat si kecil memilih dan menyusun warna, rangsangan kognitifnya pun akan dilatih untuk bekerja maksimal. Serta panca inderanya juga akan membuat si kecil terbiasa membedakan warna dan bentuk. Dengan rutinitas bermain lego, si kecil pun bisa memaksimalkan kemampuan logika berpikirnya dalam menemukan dan menyelesaikan suatu masalah.

4. Bubble Magic

Permainan ini merupakan permainan yang sederhana dan Moms bisa membuat sendiri di rumah. Dengan memainkan gelembung di sekitarnya, si kecil akan mengasah daya sensoriknya. Arah mata si kecil akan mengikuti gelembung yang bergerak, dan si kecil juga akan berusaha untuk menangkap gelembung-gelembung bubble. Selain itu, sensasi bubble magic yang pecah yang dirasakan akan membuat si kecil mengasah refleks sederhana.

5. Finger Painting

Jangan takut untuk ajari si kecil untuk terjun langsung mengenali lingkungan sekitarnya. Karena berani kotor itu juga baik, bukan? Tidak ada salahnya mengenalkan langsung tekstur dan warna kepada si kecil dengan bermain finger painting. Dengan finger painting, Moms bisa mengenalkan beragam warna dan si kecil bisa merasakan langsung tekstur dari cat air sebagai tempat berkreasi. Tidak apa-apa kotor sedikit Moms, yang penting si kecil bisa melatih kemampuan sensoriknya yang tentunya akan sangat bermanfaat kelak untuk masa depan ketika ia dewasa nanti, kan?

6. Pasir Kinetik

Moms juga bisa lho melatih sensorik si kecil dengan bermain pasir. Mungkin Moms bertanya, apakah pasir kinetik ini berbahaya untuk si kecil? Tenang saja ya, Moms! Faktanya, pasir ini memang didesain untuk melatih sensorik si kecil, jadi bahan dasar yang digunakan untuk permainan ini sudah pasti aman bagi si kecil. Dengan pasir kinetik, anak dilatih untuk mengenal tekstur basah dan kering. Selain itu, bermain pasir kinetik untuk anak-anak juga dapat membantu mengembangkan tiga kemampuan dasar yang ada pada si kecil lho Moms! Yaitu kemampuan kognitif, sosial emosi, serta fisik yang secara tidak sadar akan terlatih disaat si kecil meremas-remas pasir kinetik tersebut. Menarik ya, Moms?

7. Buku Gambar Bertekstur

Saat ini banyak sekali tersedia Buku Gambar Bertekstur untuk berbagai macam umur, mulai dari 6 bulan hingga 24 bulan. Moms tentu saja bisa memilih buku yang sesuai dengan umur si kecil. Buku yang hadir dengan beragam warna dan tekstur bermacam-macam seperti ini umumnya akan membuat si kecil lebih tertarik membacanya. Moms juga bisa memilih bahan buku yang tidak mudah dirobek oleh si kecil, seperti buku yang berbahan plastik atau berbahan kain. Jadi, tinggal di sesuaikan saja dengan kebutuhan Moms dan usia si kecil ya! Faktanya, melalui buku gambar bertekstur Moms juga bisa melatih kosakata si kecil, dan membuat anak-anak lebih tertarik untuk mendengarkan apa yang Moms katakan. Secara spesifik, memberikan buku gambar yang bertekstur dapat memunculkan Reaksi Sirkuler Tersier. Ini merupakan reaksi dimana si kecil tertarik dengan objek mainan anak edukatif bertekstur yang juga bisa membantu si kecil mengasah logika berpikirnya.

Nah, itu adalah beberapa jenis permainan sederhana yang bisa Moms pilih untuk memberikan edukasi sekaligus melatih sensorik si kecil. Selanjutnya, perhatikan tips untuk memilih permainan untuk si kecil juga yuk, Moms! Boleh juga lho meninggalkan komentar di bawah dan bercerita tentang pengalaman Moms memilih mainan edukatif untuk si kecil!

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "7 Mainan Anak Edukatif Berbasis Sensori Integrasi, Millenials Tahu?"
related post
Ini Lho Bahaya Ketika Anak Kebanyakan Main Gadget, Bisa Merusak Mata

Anak main gadget sebenarnya mempunyai dampak positif, hanya saja satu catatan penting yang perlu dipahami ... Lanjut Baca