7 Lagu Anak-Anak Jaman Dulu Yang Tidak Akan Hilang Walau Zaman Berubah

Waktu Baca: 5 menitMinggu, 03 Januari 2021 09:25 WIB
Lagu Anak Anak
Sumber: freepik

Dahulu kehidupan anak-anak tentu berbeda dengan kehidupan anak jaman sekarang. Ada beragam permainan tradisional yang memanfaatkan berbagai benda-benda di sekitar seperti bambu, batu, kayu, dan lain sebagainya. Berbicara mengenai kehidupan masa kanak-kanak, tentu HappyFams tidak asing dengan lagu-lagu khas yang selalu dinyanyikan dalam waktu atau kesempatan tertentu.

Bahkan hingga kini, lagu-lagu tersebut masih dinyanyikan meskipun telah berganti jaman. Lalu lagu-lagu apakah dari jaman dahulu hingga saat ini masih terus eksis dinyanyikan hingga sekarang? Mari disimak daftarnya berikut ini!

1. Lagu Bintang Kecil

Siapa yang tidak asing dengan lagu satu ini? Lagu anak-anak bintang kecil ini diciptakan oleh Raden Gerardus Joseph Daldjono Hadisudibjo atau biasa disebut sebagai Pak Dal. Meskipun terdengar sederhana namun lagu bintang kecil ini memiliki pesan yang amat kuat yakni tentang keindahan alam semesta beserta keagungan Tuhan dan juga mengajarkan anak-anak untuk meraih cita-cita setinggi-tingginya.

Bahkan beberapa dari HappyFams secara tidak sadar akan menyanyikan lagu ini saat sedang melihat bintang di langit malam, atau ketika sedang mendeskripsikan benda-benda langit seperti bintang kepada buah hati. Tidak heran jika lagu bintang kecil masih ada hingga saat ini.

2. Lagu Potong Bebek Angsa

anak-anak potong bebek angsa
Sumber: Chordify.net

Lagu anak-anak potong bebek angsa merupakan salah satu lagu daerah yang berasal dari Nusa Tenggara Timur. Hingga kini tidak diketahui siapa pencipta lagu ini. Ada yang mengatakan No Name (NN) namun beberapa sumber menyebutkan Pak Kasur adalah pencipta lagi potong bebek angsa.

Lagu ini sering dinyanyikan sebagai lagu pengiring suatu permainan. Bahkan hingga saat ini lagu potong bebek angsa dinyanyikan sambil melakukan tarian bagi si kecil yang sedang belajar mengetahui arah. Misal pada lirik "sorong ke kiri, sorong ke kanan" anak dilatih untuk menggerakan badan ke arah kiri dan ke kanan.

Bahkan menurut para ahli, ketika anak bernyanyi dan menari mereka sedang berlatih mengendalikan dan juga mengekspresikan emosinya.

3. Lagu Pelangi

lagu anak-anak jaman dahulu
Sumber: Yandex.com

Setiap kali hujan reda dan matahari mulai bersinar kembali, pada momen tertentu HappyFams dapat dengan mudah menemukan pelangi. Tidak heran jika keindahan pelangi membuat Abdullah Totong Mahmud atau biasa disapa dengan nama A.T. Mahmud terinspirasi untuk membuat lagu dengan judul pelangi, tepatnya ketika sedang mengantar anaknya pergi ke sekolah.

Lagu anak-anak jaman dahulu yang satu ini hingga sekarang masih dinyanyikan sebagai bentuk pengenalan kepada anak-anak tentang warna-warna yang terdapat pada pelangi. Bagi HappyFams yang ingin mengajarkan tentang warna pelangi tidak ada salahnya menyanyikan lagu ini bersama si kecil.

4. Lagu Cicak Di Dinding

Siapa tidak kenal hewan melata yang selalu ditemukan menempel pada dinding dan langit-langit rumah. Lagu anak-anak cicak di dinding menjadi lagu yang populer hingga sekarang. Bahkan masih menjadi lagu bertema binatang yang terus dinyanyikan dari masa ke masa.

Tidak hanya itu saja, dari lagu ini anak-anak menjadi tahu hewan apakah yang selalu merayap dan menempel di dinding hingga mengetahui makanan dari hewan tersebut yaitu nyamuk. Ada kemungkinan HappyFams menyanyikan lagu cicak di dinding bersama si kecil saat melihat cicak sedang berada di dekat kalian. Pernah mengalaminya?

5. Lagu Balonku

anak-anak bintang kecil
Sumber: zamekliberec.cz

Satu lagu yang tidak pernah lekang oleh jaman dan selalu dinyanyikan oleh siapa pun baik muda maupun tua. Lagu balonku juga diciptakan oleh A.T. Mahmud sama seperti pelangi dan cicak di dinding.

Di balik lagu balonku ini ternyata HappyFams dapat mengajari anak-anak tentang warna. Tidak hanya itu saja, bahkan di lagu ini anak juga belajar berhitung.

Misalnya pada lirik "hijau, kuning, kelabu, merah muda, dan biru". Kemudian pada saat lirik "meletus balon hijau, dor!", HappyFams dapat menanyakan kepada anak berapa jumlah balon yang tersisa dan warna apa. Dengan begitu anak akan mulai berpikir dan mencoba menjawab pertanyaan yang diajukan.

6. Lagu Abang Tukang Bakso

lagu anak-anak abang tukang bakso
Sumber: Windowssearch-exp.com

Mungkin anak-anak jaman sekarang cukup asing dengan lagu anak-anak abang tukang bakso ini. Lagu yang diciptakan oleh Mamo Agil ini sangat populer di masanya. Sekilas lagu ini bercerita tentang seseorang yang ingin segera menikmati bakso karena telah kelaparan.

Namun pada terdapat lirik yang berisi sebuah nasihat yaitu "jadi anak jangan kau suka bohong. Kalo bohong digigit kambing ompong." Meskipun terdengar menyeramkan, sebenarnya lirik tersebut mengajarkan anak-anak untuk tidak berbohong.

Saat ini beberapa orang tua masih menyanyikan lagu ini kepada anak-anaknya sebagai sarana hiburan dan juga penyampaian nasihat.

7. Lagu Selamat Ulang Tahun

Hampir semua orang di Indonesia tidak asing dengan lagu anak-anak selamat ulang tahun. Lagu ini selalu dinyanyikan saat perayaan ulang tahun yang diikuti oleh lagu potong kueh. Tidak heran anak-anak hingga orang tua sekalipun hapal dan bertepuk tangan sebagai musik pengiring dari lagu ini.

Menurut sejarah lagu selamat ulang tahun diciptakan oleh Adikarso, dinyanyikan oleh Munif Bahasuan dengan diiringi oleh Orkes Melayu Kelana Ria. Dan lirik asli dari lagu selamat ulang tahun memiliki durasi lebih panjang dari lirik yang biasa dinyanyikan pada setiap perayaan pesta ulang tahun.

Nah, HappyFams itulah tadi beberapa daftar lagu anak-anak jaman dulu yang tidak akan hilang meskipun zaman telah berubah. Sebagai generasi penerus sudah sepantasnya lagu-lagu tersebut terus dilestarikan agar keberadaannya terus ada hingga kapanpun. 

 

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "7 Lagu Anak-Anak Jaman Dulu Yang Tidak Akan Hilang Walau Zaman Berubah"