7 Cara Mengatasi Kenakalan Remaja Yang Wajib Dipahami Oleh Para Orangtua Millennials!

Waktu Baca: 3 menitKamis, 04 April 2019 13:00 WIB
Kenakalan-remaja
Sumber: Unsplash.com/ Mubariz Mehdizadeh

Kenakalan remaja adalah masalah yang selalu membuat orangtua gelisah. Memasuki usia remaja, anak sering bertindak sesuka hati dan mulai tidak mendengarkan perkataan orangtua. Hal ini menyebabkan anak rentan mengalami kenakalan remaja. Lalu, saat memasuki masa transisi, remaja akan mulai berpikir mengenai hal-hal baru, bahkan yang dianggap tabu. Rasa penasaran pada remaja kerap membuatnya mencoba hal yang dilarang. Sifat ingin tahu inilah yang kerap menjadi penyebab terjerumusnya remaja pada pergaulan yang salah. Tak ingin sang anak masuk dalam pergaulan yang negatif, berikut cara mengatasi kenakalan remaja yang bisa Moms dan Dads praktekkan!

1. Memberi Arahan Mengenai Bahaya Pergaulan Bebas

Hal dasar yang bisa Moms dan Dads lakukan adalah memberi arahan pada remaja tentang bahaya pergaulan bebas. Cara ini bisa diawali dengan memberikan edukasi mengenai hal-hal yang membuat anak remaja merasa penasaran, seperti bahaya seks bebas, narkoba, minuman beralkohol, rokok, dan kebiasaan lain yang meresahkan. Memang, secara umum pada usia remaja, anak tidak lagi mau menerima anjuran dari orangtua tanpa adanya alasan yang jelas. Menekan anak menggunakan amarah justru akan membuat remaja semakin penasaran mengapa hal-hal negatif begitu dilarang. Maka, orangtua harus mampu memberi penjelasan mengapa anak harus menghindari pergaulan bebas, serta memberi contoh positif.

2. Menjalin Komunikasi Efektif Dengan Anak

Kenakalan remaja sering disebabkan oleh kurangnya komunikasi antara anak dan orangtua. Untuk mengatasinya, orangtua harus bisa membangun komunikasi dengan anak. Meski remaja sering menjaga jarak dengan orangtua, Moms dan Dads bisa mencari cara untuk selalu mengajak anak berkomunikasi. Salah satu tips menghadapi kenakalan remaja adalah meluangkan waktu untuk quality time bersama keluarga sambil melakukan diskusi sederhana dengan anak. Diskusi kecil seperti ini akan membuat anak menjadi nyaman dalam bercerita, sehingga secara alami anak mau menceritakan setiap masalah yang dihadapi kepada orangtua.

3. Tidak Bersikap Keras Tetapi Tegas

Menggunakan tempramen kini tak lagi relevan diterapkan pada remaja. Melarang remaja melakukan sesuatu dengan amarah justru membuat remaja menjadi lebih nakal. Bahkan ia berani melakukan sesuatu yang dilarang secara sembunyi-sembunyi. Daripada menggunakan amarah, Moms dan Dads bisa menegur anak remaja dengan cara yang tegas dan jelas. Memberi alasan adalah cara terbaik untuk menunjukkan ketegasan. Jangan lupa untuk menerapkan peraturan dalam keluarga, sehingga anak menjadi lebih berhati-hati dalam bertindak. Tips mengatasi kenakalan remaja berikutnya adalah menerapkan sistem hukuman yang positif untuk memberikan efek jera terhadap anak. Misalnya, dengan memotong uang jajan jika sang anak remaja membeli rokok, atau menambah jam belajar jika anak remaja ketahuan bolos sekolah.

4. Mendukung Hobi Positif Anak

Salah satu cara mengatasi kenakalan remaja adalah dengan menyalurkan energi remaja untuk melakukan hal-hal yang positif. Daripada gelisah melihat sang anak berkeliaran di luar rumah, Moms dan Dads bisa mendukung hobi positif anak untuk menghabiskan waktu luangnya. Tak hanya mampu mencegah anak menghabiskan waktu untuk hal-hal yang negatif, cara ini bisa membuat anak lebih mendengar orangtua, karena ia merasa dipahami. Dukungan terhadap hobi positif anak juga bisa membuahkan prestasi yang tentu membuat Moms dan Dads menjadi bangga.

5. Mengawasi Pergaulan Anak Tanpa Mengendalikannya

Takut anak remaja salah pergaulan membuat banyak orangtua membatasi pergaulan anaknya. Padahal, cara menghadapi kenakalan remaja dengan metode ini akan membuat anak menjadi pribadi yang pilih-pilih teman dan kurang siap dalam menghadapi kehidupan sosial ketika dewasa nanti. Daripada terus mengatur dan membuat anak menjadi tidak jujur, Moms dan Dads hanya perlu mengawasi pergaulan mereka. Mengawasi bukan berarti Moms dan Dads terus ikut campur mengenai pergaulan anak. Hal ini bisa dilakukan dengan sesekali bertanya pada anak mengenai teman-temannya. Moms dan Dads juga bisa bertanya pada teman terdekat anak atau guru di sekolah untuk menanyakan hal yang ingin Moms dan Dads ketahui jika diperlukan.

6. Menguatkan Karakter Positif Anak

Kenakalan remaja tidak terjadi begitu saja. Ada lingkungan negatif yang membuat anak remaja menjadi terpengaruh melakukan hal yang tidak bisa diterima oleh masyarakat. Poin penting yang harus Moms dan Dads ketahui adalah mudahnya remaja untuk dipengaruhi. Nah, salah satu tips untuk mengatasi kenakalan remaja adalah pembentukan karakter positif anak sejak dini. Pembentukan karakter positif inilah yang kemudian akan menjadi pelindung bagi remaja. Remaja dengan karakter yang kuat dapat membedakan hal yang baik dan buruk untuk dilakukan, sehingga tidak mudah terpengaruh dalam pergaulan.

7. Menanamkan Norma Agama Dan Sosial

Sebelum terjerumus dengan pergaulan yang salah, Moms dan Dads bisa menanamkan nilai-nilai agama dan sosial yang kuat sejak dini. Mengingatkan anak tentang dampak dari melanggar norma agama dan sosial akan membuat anak menjauhi pergaulan yang negatif. Memberi contoh pada anak akan pentingnya beribadah untuk mencegah perbuatan buruk juga perlu dilakukan oleh orangtua. Pahamilah juga bahwa kenakalan pada remaja sering terjadi karena kurangnya kepedulian orangtua akan pentingnya menanamkan nilai-nilai moral pada anak. Sebelum terlambat, Moms dan Dads bisa mulai menanamkan nilai-nilai penting ini sejak dini.

Demikianlah cara mengatasi kenakalan remaja yang bisa Moms dan Dads lakukan. Jangan lupa untuk selalu menjaga komunikasi untuk mencegah si anak remaja terjerumus pada pergaulan yang salah.

Nah, bagaimana dengan pengalaman Moms and Dads? Yuk berbagi pengalaman dengan para orangtua lainnya di kolom komentar!

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "7 Cara Mengatasi Kenakalan Remaja Yang Wajib Dipahami Oleh Para Orangtua Millennials!"