7 Bahaya Susu Formula Untuk Bayi Baru Lahir. Moms Wajib Tahu!

Sabtu, 21 September 2019 11:00 WIB
Bahaya susu formula untuk bayi baru lahir
Sumber: Kiddieversity.com

Happinest.id - Antara memberikan ASI atau susu formula, mana yang akan Moms pilih untuk si kecil yang masih bayi? Meski ASI dan susu formula keduanya bisa memenuhi kebutuhan nutrisi dan makanan untuk bayi, tetap saja keputusan yang Moms ambil bisa berpengaruh besar bagi si kecil, lho! ASI dan susu formula bisa memberikan dampak yang berbeda untuk pertumbuhan dan perkambangan si kecil ya, Moms.

World Health Organization (WHO) telah merekomendasikan untuk memberikan ASI kepada bayi, setidaknya si kecil harus mendapatkan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama sejak kelahirannya. Sebenarnya memberikan susu formula bayi baru lahir kurang bagus Moms, itulah mengapa WHO tidak merekomendasikannya. Agar lebih jelas, Moms bisa simak nih 7 bahaya susu formula untuk bayi baru lahir yang patut Moms pertimbangkan.

1. Susu Formula Membuat Bayi Lebih Rentan Terkena Penyakit

Bahaya Susu Formula Untuk Bayi Baru Lahir Susu Formula Membuat Bayi Lebih Rentan Terkena Penyakit
Sumber: Videoblocks.com

Seperti yang telah kita tahu, susu formula terbuat dari campuran susu sapi, tepung terigu dan malt yang kemudian dimasak dengan tambahan kalium dan karbohidrat untuk mengurangi rasa asam. Meski telah ditambahkan, kandungan gizi dalam susu formula tetap tidak dapat disetarakan dengan ASI. Susu formula juga tidak mengandung antibodi sehingga tidak dapat meningkatkan sistem imun dalam tubuh bayi seperti yang terkandung pada ASI. Dampaknya, bayi mudah sakit dan rentan terkena infeksi dari berbagai kuman seperti virus dan bakteri.

2. Penyajian Susu Formula Terkadang Tidak Steril

Bahaya Susu Formula Untuk Bayi Baru Lahir Penyajian Susu Formula Terkadang Tidak Steril
Sumber: News.utexas.edu

Dari segi penyajian, susu formula lebih mudah terkena kuman dan bakteri ketimbang ASI. Ini karena dalam penyajiannya susu formula sering bersentuhan dengan berbagai benda yang tidak steril. Akibatnya bakteri atau kuman yang menempel dapat menimbulkan infeksi pada bayi dan membuat si kecil jadi sakit. Mengapa? Seperti yang telah dibahas, susu formula tidak mengandung zat antibodi seperti ASI. Akibatnya, bayi terkena diare atau masalah pencernaan.

3. Susu Formula Lebih Sulit Dicerna Oleh Bayi

Bahaya Susu Formula Untuk Bayi Baru Lahir Susu Formula Lebih Sulit Dicerna Oleh Bayi
Sumber: Parents.com

Memang susu formula dibuat menyerupai ASI. Namun Moms, sebenarnya susu formula terbuat dari susu sapi. Hal itu membuat susu formula tidak dapat dicerna langsung oleh bayi. Perlu diketahui juga nih Moms, ketika bayi mengkonsumsi susu formula, perut bayi memerlukan beberapa saat untuk membuat penyesuaian diri dengan susu formula tersebut. Nah, karena sulit dicerna bisa mengakibatkan alergi pada bayi lho Moms. Sedangkan dari segi tekstur, jika kita bandingkan dengan ASI ya Moms, pasti  Moms setuju tekstur ASI lebih mudah dicerna karena ASI sudah disesuaikan tekstur dan bentuknya untuk bayi.

4. Berisiko Terkena Sindrom Kematian Mendadak Pada Bayi

Bahaya Susu Formula Untuk Bayi Baru Lahir Berisiko Terkena Sindrom Kematian Mendadak Pada Bayi
Sumber: Mattressclarity.com

Pernahkah Moms mendengar Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) yang seringkali disebut sebagai kematian mendadak pada bayi yang sehat? Sindrom ini seringkali dialami oleh bayi saat mereka tengah tertidur. Diketahui pula bahwa salah satu penyebab bayi terkena sindrom SIDS ini adalah karena infeksi saluran pernapasan yang disebabkan kuman dan bakteri. Sementara susu formula tidak memiliki kandungan antibodi tambahan untuk melindungi bayi dari infeksi. Maka dari itu Moms, salah satu cara menghindari sindrom ini adalah dengan memberikan ASI.

5. Susu Formula Dapat Mempengaruhi Feses Dan Sistem Pencernaan Bayi

Bahaya Susu Formula Untuk Bayi Baru Lahir Susu Formula Dapat Mempengaruhi Feses Dan Sistem Pencernaan Bayi
Sumber: Mommylabornurse.com

Patut diperhatikan juga nih Moms, bayi yang mengkonsumsi susu formula fesesnya cenderung lebih berbau, berwarna lebih gelap, dan lebih padat dari pada bayi yang mengkonsumsi ASI. Jika feses bayi lebih padat bisa menyebabkan perut bayi sakit karena sembelit lho, Moms. Selain itu, pahami juga bahwa perubahan warna pada feses bayi yang tidak wajar merupakan gejala gangguan sistem pencernaan yang perlu diwaspadai ya, Moms.

6. Susu Formula Bisa Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Bahaya Susu Formula Untuk Bayi Baru Lahir Susu Formula Bisa Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung
Sumber: Tentangibu.com

Moms juga perlu tahu nih, jika bayi baru lahir diberikan susu formula ternyata malah dapat meningkatkan tekanan darah pada bayi lho. Hal ini juga akan meningkatkan kerja jantung yang sangatlah tidak aman dan tidak baik untuk bayi yang baru lahir. Akibatnya, bayi pun bisa berisiko terkena penyakit jantung. Jadi, sebaiknya Moms harus pertimbangkan lagi ya jika berniat memberikan susu formula pada si kecil agar tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan.

7. Susu Formula Bisa Menyebabkan Gigi Bayi Sakit Dan Rusak

Bahaya Susu Formula Untuk Bayi Baru Lahir Susu Formula Bisa Menyebabkan Gigi Bayi Sakit Dan Rusak
Sumber: Romper.com

Jika bayi baru lahir menyusu susu formula hingga saat mulai tumbuh gigi bisa menyebabkan munculnya karies pada gigi. Karies gigi ini disebabkan oleh penumpukan zat gula pada gigi susu bayi yang terkandung dalam susu formula. Gula yang terkandung dalam susu formula ini berjenis laktosa dan sukros yang lama-lama bisa membuat gigi bayi sakit dan rusak lho, Moms.

Nah, setelah mengetahui 7 bahaya pemberian susu formula pada bayi baru lahir ini, Moms sudah bisa dong mengambil keputusan terbaik untuk si kecil? Memang, terkadang ada faktor yang menyebabkan Moms tidak bisa memberikan ASI sehingga mau tak mau pemberian susu formula harus dilakukan. Seperti ASI yang sulit keluar hingga dalam masa mengkonsumsi obat yang bisa mempengaruhi kualitas ASI. Jika harus memberikan susu formula Moms perlu memperhatikan kesterilan dalam penyajian, serta memilih susu formula dengan kandungan gula rendah.

Sekarang yang menjadi pertanyaanya, di usia berapa seharusnya bayi baru boleh minum susu formula? Beberapa dokter kesehatan gizi menyarankan untuk memberikan ASI hingga bayi usia 6 bulan. Sementara itu, penggunaan susu formula untuk bayi baru lahir memang ada izin resminya, namun harus dalam pengawasan. Saat si kecil mengkonsumsi susu formula dan muncul berbagai gejala aneh, maka hal ini bisa mengindikasikan bahwa susu tersebut tidak cocok untuk bayi. Jika beberapa kondisi berikut terjadi, artinya Moms harus segera mengganti susu formula yang lebih cocok untuk kondisi si kecil, berikut gejala yang mungkin terjadi.

  • Terjadinya alergi yang ditandai dengan kemerahan pada beberapa area, adanya ruam pada kulit, nafas bayi yang terlihat sesak dan disertai batuk.
  • Terjadinya masalah pada pencernaan bayi seperti sakit perut, kembung, konstipasi, diare, hingga muntah-muntah.
  • Si kecil mendadak mengalami penurunan beran badan yang menunjukkan kecukupan gizinya masih belum mencukupi.

Kesimpulannya, dari semua pembahasan diatas, ASI memang jauh lebih unggul dibanding susu formula ya, Moms. Pahami juga bahwa sebaiknya susu formula diberikan jika dalam keadaan darurat saja sebagai pengganti ASI sementara. Selama si kecil mengkonsumsi ASI, Moms jangan lupa untuk memperhatikan berbagai gejala yang mungkin timbul ya, Moms. Dengan demikian, si kecil bisa mendapat penanganan lebih cepat bila memang tidak cocok dengan susu formula.

Apakah Moms punya pengalaman susu formula bayi baru lahir? Yuk share di komentar!

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "7 Bahaya Susu Formula Untuk Bayi Baru Lahir. Moms Wajib Tahu!"