5 Cara Agar Rumah Tangga Harmonis Dan Bahagia

Waktu Baca: 5 menitSenin, 17 Februari 2020 10:00 WIB
Cara Agar Rumah Tangga Harmonis Dan Bahagia 3279
Sumber: Pexels.com

Salah satu hal paling membahagiakan di rumah ini adalah melihat mereka yang memiliki rumah tangga bahagia selamanya. Sesuai dengan doa-doa yang dilantunkan ketika upacara pernikahan. Sakinah, mawaddah warahmah. Tenang, penuh cinta, dan penuh kasih. Namun perlu disadari bahwa rumah tangga seperti ini pun tidak luput dari badai ya, Dads.

Sejatinya rumah tangga adalah penyatuan dua insan yang ‘spek’ nya sudah sangat berbeda dari awal diciptakan: lelaki dan wanita. Tentu saja keduanya akan sangat berbeda. Perbedaan itu seharusnya yang merekatkan. Dalam artikel ini, izinkan penulis mengungkap rahasia rumah tangga harmonis yang telah turun-temurun dilaksanakan keluarga yang tahan goncangan. Yuk simak tips agar rumah tangga harmonis dan langgeng berikut!

1. Kenali Definisi Keluarga Dan Karakter Orang-Orang Di Dalamnya

rahasia rumah tangga harmonis
Sumber: Pexels.com

Kenali kembali apa itu definisi keluarga bagi Dads, beserta visi dan misi keluarga yang dibentuk bersama Moms. Tidak perlu terlalu ideal, yang sederhana saja. Misal, keluarga mufakat. Apapun masalah sebaiknya dibicarakan dan didiskusikan bersama. Jangan lupa pelajari ilmu-ilmu seputar keluarga dan kehidupan sehari-hari ya Dads untuk memperluas khazanah ilmu dan membangkitkan empati.

Selain mematangkan pengetahuan kekeluargaan, penting bagi Dads untuk mengenal karakter orang-orang di dalam keluarga Dads. Misalkan, Moms yang butuh kata-kata penyemangat karena memiliki bahasa cinta words of affirmation. Kakak pertama yang agak egois. Si adik yang suka mengalah. Dengan mengenalinya, Dads akan lebih bijak dalam membantu menyelesaikan konflik dan memandu masing-masing individu untuk melejitkan potensinya serta meminimalisir potensi sifat-sifat buruk.

2. Mundur Dari Peperangan Adalah Hal Terjantan

rumah tangga bahagia
Sumber: Pexels.com

Wasiat orang-orang bijak dahulu adalah, ‘Satu maju, satu mundur. Keduanya maju dan tidak mau mengalah, keduanya mundur’. Hal ini efektif untuk meminimalkan konflik yang masih bisa diselesaikan dengan cara diplomatis. Efektif pula untuk mengurangi kekerasan fisik. Mundurlah dari medan perang, kuasai diri Dads, lalu mulai menghadap Moms ketika ketegangan mulai reda.

3. Jangan Cari Kesamaan, Perbedaan Itu Indah

kebutuhan rumah tanggah
Sumber: Pexels.com

Dalam pernikahan, “Jangan cari kesamaan, karena akan ketemu sedikit sekali. Jangan berusaha untuk sama. Tetaplah menjadi diri masing-masing dan pupuklah sikap saling menghargai perbedaan itu.” Sebuah nasihat yang terlihat simpel, tapi kadang susah dilakukan. Sebagai pasangan, terasa sangat menyenangkan ketika saling menemukan kesamaan satu sama lain. Tapi terkadang, kebanyakan kesamaan justru membuat perselisihan.

Masing-masing diri akan punya persepsi dan caranya sendiri. Pada kondisi minim pengetahuan, hal ini bisa menjadi masalah. Ketika menemukan perbedaan, pelajari asal mula perbedaan tersebut. Latar belakang pasangan, apa yang dihadapi pasangan, ilmu-ilmu seputarnya. Saling mengetahui akan meningkatkan penghargaan terhadap perbedaan. Indah, bukan?

4. Jangan Pakai Topeng, Jujur Saja

rumah tangga harmonis
Sumber: Pexels.com

Kadangkala kita berusaha selalu tampil baik di depan pasangan. Tapi manusia ada batasnya juga, Dads. Ada baiknya jangan saling mempertahankan gengsi. Buka topeng dan jujurlah dengan apa yang dirasakan, apa yang dipikirkan, segala mimpi-mimpi, dan keinginan dari Dads, juga Moms. Jika belum mungkin memenuhinya, bicarakan.

Bicarakan hingga habis, jangan sepotong-sepotong karena akan menuai masalah baru lagi. Pasangan adalah pakaian bagi kita. Merekalah yang menutupi aib-aib kita. Jadi, sudah seyogyanya jangan malu mengekspresikan diri, dari yang baik sampai paling buruk di hadapan pasangan ya, Dads! Ingat, tidak perlu gengsi dengan pasangan sendiri.

5. Adakan Quality Time Untuk Diri, Pasangan, dan Keluarga

membina rumah tangga
Sumber: Pexels.com

Quality time adalah durasi waktu yang dihabiskan bersama untuk memperbaiki kualitas diri dan suatu hubungan. Ada banyak ragam quality time yang dapat Dads lakukan. Quality time bersama diri sendiri terdengar aneh, tapi quality time sendirian (me-time) juga tidak ada salahnya lho, Dads! Mungkin selama ini Dads selalu menjadi sosok ayah atau suami yang harus selalu bisa diandalkan. Tak ada salahnya Dads memanjakan diri sejenak.

Beberapa yang dilakukan oleh Dads adalah pergi ke toko buku sendirian, membaca selama satu jam, atau menghabiskan waktu di toko mainan untuk membeli Hot Wheels kesukaan. Terdengar kekanakan? Mungkin iya! Tapi, bayangkan kegembiraan saat melakukannya. Dads akan siap kembali ke rumah dengan perasaan yang bahagia.

Quality time bersama pasangan sangat penting lho, Dads! Ingatlah ketika nanti anak sudah besar, Dads dan Moms akan tinggal berdua saja. Biar tidak tengsin saat sudah berdua. Tidak usah ke tempat yang fancy. Cukup saja habiskan waktu bersama untuk mengurus anak, memasak berdua, berkencan di teras rumah sambil ngeteh berdua, atau mengurus kebun di depan rumah. Yang penting mengerjakan sesuatu berdua!

Jika tidak ada kesamaan aktivitas antara Dads dan Mom, Dads bisa mengajak Moms sesekali untuk ikut dalam aktivitas Dads. Misalkan bermain Playstation atau membersihkan rumah bersama keluarga. Ajak Moms untuk memainkan game ringan jika Moms tidak biasa bermain game. Atau bertukang, ajak Moms untuk membuat benda-benda yang mungkin dibuat. Quality time bersama keluarga adalah cara menjaga keutuhan keluarga yang sederhana.

Budayakan saja makan malam bersama keluarga di rumah. Matikan televisi, simpan telepon genggam. Melalui waktu-waktu sederhana seperti inilah, Dads bisa menggali kebutuhan keluarga. Mendengar curhatan anak di sekolah. Mengetahui apa yang disukai dan tidak disukai anak. Mengetahui tingkat keharmonisan antar anggota keluarga.

Demikian lima cara membina rumah tangga bahagia. Rumah tangga yang bahagia diharapkan dapat menjadi tempat kembali yang selalu dinanti seluruh anggota keluarga, dengan Dads sebagai pemimpinnya. Yuk bagikan pengalaman pribadi Dads di kolom komentar! Mana tahu bisa jadi pelajaran untuk seluruh ayah di Indonesia. Semoga bermanfaat!

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "5 Cara Agar Rumah Tangga Harmonis Dan Bahagia"
related post
Apa Benar Anak Yang Jujur Akan Dipercaya, Disayang Dan Menjadi Sukses?

Anak yang jujur akan mendapatkan kesuksesannya, asalkan mampu menjaganya sampai dewasa, apakah pernyataan ini benar? ... Lanjut Baca

Mengungkap Rahasia Bayi Tabung Untuk Pasangan Tidak Bisa Memiliki Anak

Program bayi tabung menjadi solusi alternatif bagi Moms and Dads yang ingin mempunyai keturunan. Ketika, ... Lanjut Baca

7 Manfaat Memeluk Anak Setiap Hari, Kunci Mendidik Mental Anak Sehat

Memeluk anak merupakan kesempatan yang bahagaia bagi semua orang tua. Ketika sang buah hati baru ... Lanjut Baca