4 Tips Membeli Peralatan Makan Bayi Yang Aman Sesuai Kebutuhan

Waktu Baca: 3 menitSabtu, 21 November 2020 11:20 WIB
peralatan makan bayi
sumber aliexpress

Moms, bila asupan makanan si kecil sudah berhenti dari ASI, maka membeli peralatan makan bayi sudah perlu untuk dipersiapkan. Pertimbangan ini salah satunya dikarenakan usia si kecil yang sudah cukup untuk mencoba MPASI (makanan pengganti ASI). Dan hal ini juga berarti bahwa peralatan makan yang dimaksud bukan hanya piring, mangkok, atau sendok makan, tapi juga wadah penyimpan makanan untuk menyimpan makanan si kecil.

Dalam membeli peralatan makan untuk bayi, sangat dianjurkan untuk melakukannya lebih awal, bahkan ketika berbelanja perlengkapan bayi baru lahir. Dan untuk membantu Moms memilih peralatan makan bayi yang tepat dan aman untuk si kecil, yuk simak 4 tips berikut ini!

1. Pilih Peralatan Makan Bayi dari Bahan yang Aman

Biasanya, peralatan makan bayi terbuat dari plastik, meskipun ada juga yang terbuat dari material lain seperti kaca, stainless steel, dan keramik. Meski begitu, peralatan dari plastik jauh lebih populer karena tahan lama, tidak mudah rusak, dan lebih terjangkau dari segi harga. Pilihan warnanya pun jauh lebih beragam.

Hanya saja, sebelum Moms membeli peralatan makan bayi dari plastik, cek dulu label pada kemasannya dan pastikan bahwa ada keterangan kalau produk tersebut non-BPA atau BPA-free. BPA sendiri merupakan zat kimia yang terdapat dalam proses pembuatan plastik dan bisa berpindah ke makanan, yang kemudian mengakibatkan beberapa masalah kesehatan, seperti gangguan otak atau perilaku anak. Oleh karena itu, ini wajib untuk diperhatikan oleh Moms.

2. Sesuaikan Ukuran dengan Porsi Makan Bayi

Menakar porsi makan bayi penting dilakukan untuk memastikan bahwa kebutuhan nutrisinya cukup, alias tidak kurang atau lebih. Dan seiring dengan perkembangan usia, kebutuhan nutrisi anak juga bertambah, yang dapat diperoleh lewat pertambahan porsi.

Di samping itu, memilih peralatan makan bayi yang sesuai dengan porsi si kecil – terutama piring, mangkok, dan wadah penyimpanan, juga untuk menghindari risiko banyak MPASI yang terbuang. Sebagai contoh, makanan yang sudah terkena air liur bayi tidak bisa disimpan lagi untuk menghindari risiko pertumbuhan bakteri pada makanan.

3. Cek Kerapatan Penutup Wadah Makanan

Pada wadah makanan, pasti masing-masing dilengkapi dengan penutup, kan? Nah, Moms perlu pastikan bahwa penutup wadah makanan untuk menyimpan MPASI harus rapat dan kencang. Tujuannya adalah untuk menjaga agar makanan di dalam wadah tidak berceceran dan berantakan, serta mencegah masuknya kuman yang bisa mengontaminasi makanan. Di samping itu, wadah makanan dengan tutup juga sangat ideal digunakan untuk menyimpan makanan dengan tekstur cair dan kental seperti halnya tekstur beragam jenis MPASI.

4. Cek Kelengkapan Peralatan Makan

Biasanya, peralatan makan bayi dijual dalam set, kecil maupun besar. Misalnya, set mangkok dan piring dilengkapi dengan sendok dan garpu. Apapun setnya, pastikan kelengkapannya sudah sesuai dan memiliki desain yang tidak membahayakan si kecil. Contohnya pada sendok dan garpu, pilih yang ujungnya lembut dan tumpul. Lebih aman lagi, hindari penggunaan garpu sampai anak menginjak usia 18 bulan.

Peralatan makan bayi memang terlihat sederhana, namun tidak ada salah lebih seksama diperhatikan. Sehingga asupan makanan bayi dapat terjaga sehat, aman dan nyaman diterima oleh bayi. Makannya lahap dan tubuh si kecil pun sehat.

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "4 Tips Membeli Peralatan Makan Bayi Yang Aman Sesuai Kebutuhan"
related post
7 Lagu Anak-Anak Jaman Dulu Yang Tidak Akan Hilang Walau Zaman Berubah

Dahulu kehidupan anak-anak tentu berbeda dengan kehidupan anak jaman sekarang. Ada beragam permainan tradisional ... Lanjut Baca

Pengertian Kecerdasan Emosional (EQ) Anak Perlu Dilatih Sejak Dini

Selama ini banyak orang menganggap bahwa bahwa kecerdasan intelektual atau IQ menjadi kunci kesuksesan seseorang. ... Lanjut Baca

Pengertian Laktasi Untuk Ibu Menyusui, Agar Bayi Lancar Menghisap ASI

Menyusui merupakan sebuah tahap berikutnya bagi wanita setelah melakukan proses persalinan. Kegiatan menyusui tidak hanya ... Lanjut Baca